Yuk Kenali 8 Tahap Perkembangan Manusia

Yuk Kenali 8 Tahap Perkembangan Manusia

Posted on

Perkembangan ManusiaTahap Perkembangan Manusia. Sebagai makhluk hidup, maka sudah pasti manusia dapat berkembang dari waktu ke waktu. Perkembangan pada manusia ditandai oleh berbagai ciri – ciri khas tertentu, dan memiliki karakteristik unik, khusus dan juga khas pada masing-masing periodenya.

Ada banyak pandangan mengenai periode – periode perkembangan manusia. Namun di dalam Psikologi, paling tidak ada 8 periode perkembangan manusia yang umum dan banyak digunakan.

Yuk simak dan kenali 8 tahap perkembangan manusia ini

  1. Tahap Prenatal

Periode prenatal merupakan periode paling awal yang pernah dilalui oleh seseorang. periode prenatal merupakan periode sebelum terjadinya proses kelahiran, dimana periode ini dimulai ketika terjadinya proses konsepsi, yaitu bertemunya sel telur dengan sperma, yang membentuk zigot, dan akan menjadi janin.

Dalam proses ini, gizi dari sang ibu wajib diperhatikan dengan sungguh – sungguh, karena pada masa ini, rentan sekali terjadi kelainan pada janin apabila tidak didukung dengan gizi dan juga perawatan yang tepat.

  1. Masa Bayi

Periode berikutnya dalam perkembangan manusia adalah periode bayi (Infancy and Toddler). Yang termasuk ke dalam periode perkembangan ini adalah usia 0 hingga 3 tahun. Dalam periode ini, seluruh refleks dan juga perkembangan otak manusia mulai berkembang. Selain itu, pada periode ini, berbagai kejadian atau pengalaman, seperti kelekatan dengan orangtua, belajar merangkak, belajar mengucapkan kata – kata juga menjadi salah satu momen penting yang umum dicapai oleh manusia pada periode infancy dan toddler ini.

  1. Masa Kanak-Kanak Awal

Periode kanak-kanak awal ini dimulai dari usia kurang lebih 3 tahun hingga kurang lebih 6 tahun. Pada periode ini, anak-anak akan belajar mengenai kemampuan motorik, seperti berlari, menggambar, menulis, bermain, dan sebagainya. Selain itu pada periode ini, kemampuan berpikir, mengingat dan juga mengerjakan tugas-tugas ringan juga mulai berkembang dengan baik. Anak-anak pada masa ini sudah mulai memahami mengenai konsep diri, dan siapa dirinya, mulai berusaha mandiri dan juga penuh inisiatif.

  1. Masa Kanak – Kanak

Merupakan lanjutan dari periode kanak-kanak awal, dimana pada periode ini (6 hingga 11 / 12 tahun) anak-anak mulai mengembangkan kemampuan kognitifnya. Kemampuan ini dikembangkan dengan cara menempuh pendidikan dasar di sekolah. Anak- anak juga sudah mulai memiliki kemampuan kognitif yang semakin meningkat dan mulai bisa menggunakan logika dalam berpikir. Pada periode ini, teman sepermainan atau peers memiliki peran yang penting, dan menjadi salah satu fokus dari anak-anak pada periode ini.

  1. Masa Remaja

Masa remaja (11/12 hingga 20 tahun) merupakan masa transisi dari masa kanak – kanak menuju masa dewasa. Dalam periode ini, remaja akan mengalami pubertas, dan mulai mampu untuk tertarik dengan lawan jenis. Pola pikir dan kemampuan untuk berpikir secara abstrak mulai berkembang dengan baik.

Tanggung jawab secara moral dan sosial semakin meningkat. Selain itu, pada periode ini, pencarian identitas adalah salah satu hal penting yang dilakukan oleh remaja, mulai dari mencari hobi, cita – cita, berkumpul bersama teman – teman, and mencoba hal yang baru adalah salah satu hal yang umum dan wajar terjadi pada periode remaja.

  1. Periode Dewasa Awal

Periode dewasa awal dimulai pada usia 20 tahun hingga 40 tahun. Dalam periode ini, masa remaja sudah terlewati, dan kebanyakan pada periode ini sudah banyak yang berhasil menemukan identitas mereka, mulai dari passion, serta keinginan.

Kemampuan berpikir semakin membaik, dengan kemampuan menggabungkan penilaian subjektif dan juga objektif dalam menghadapi suatu masalah. Pernikahan dan juga hubungan dengan orang lain, seperti lawan jenis dan rekan kerja menjadi lebih intens pada periode ini, dan kemampuan fisik dari dewasa awal berada pada puncaknya.

  1. Periode Dewasa Madya

Periode Dewasa Madya berlangsung pada rentang usia 40 hingga 65 tahun. Pada periode ini, biasanya karir dan juga kemampuan finansial berada pada masa puncaknya. Banyak yang mencapai jabatan tinggi, serta kesuksesan dalam bisnis pada usia ini. Kemampuan berpikir yang lebih matang, yang digabungkan dengan pengalaman – pengalaman terdahulu membuat mereka yang berada pada periode ini sering dianggap sebagai orang yang bijak dan menjadi panutan.

  1. Periode Dewasa Akhir dan Lansia

Selepas usia 65 tahun, maka masuk pada periode dewasa akhir dan juga lansia. Masa-masa pensiun dan menikmati hasil yang sudah dicapai selama periode dewasa adalah salah satu hal yang umum dilakukan oleh mereka yang sudah berada pada periode ini. Berkumpul bersama keluarga, menekuni hobi yang mungkin sudah lama tidak dilakukan, serta berjalan – jalan dengan keluarga, teman atau komunitas adalah salah satu hal yang bisa dilakukan pada periode ini.

Masalah kesehatan cukup banyak muncul pada periode ini, mulai dari penyakit degenaratif, seperti Alzheimer dan dementia, hingga penyakit yang disebabkan oleh masalah kesehatan.

Nah, itu adalah 8 tahap perkembangan manusia menurut ilmu psikologi. Kira – kira, anda saat ini berada di periode yang mana yah? Apakah anda sudah menjalani periode perkembangan anda dengan baik dan sesuai?

Ini Dia Sistem Yang Mempengaruhi Tahap Perkembangan ManusiaTahap Perkembangan manusia adalah salah satu hal yang menarik untuk dipelajari di dalam dunia Psikologi. Ada banyak sekali teori- teori yang mempelajari dan membahas mengenai perkembangan seseorang, mulai dari urutan-urutan perkembangan seseorang, hingga bagaimana lingkungan sosial dan juga sistem mampu membentuk dan mempengaruhi perkembangan mereka, mulai dari lahir hingga tua nanti.

Salah satu tokoh yang membahas mengenai masalah ini adalah Brofenbrenner, yang mengemukakan teori mengenai teori bioekologikal, yang mengungkapkan mengenai lingkungan sosial yang mempengaruhi perkembangan manusia.

Ada lima tahapan atau struktur dari lingkungan sosial yang mempengaruhi perkembangan seseorang. Berikut ini adalah lima tahapan atau struktur tersebut :

Sistem Yang Mempengaruhi Tahap Perkembangan ini

  1. Microsystem / Mikrosistem

Microsystem merupakan tahapan paling awal dari lingkungan sosial dan sistem yang mempengaruhi perkembangan seseorang.

Microsystem merupakan sebuah sistem atau lingkungan sosial terkecil, yang merupakan tempat dimana pertama kali manusia tinggal. Microsystem meliputi lingkungan keluarga, lingkungan tempat tinggal, sekolah, rekan kerja, teman sepermainan, dan sebagainya. Seluruh interaksi dalam microsystem ini adalah interaksi sosial yang paling intens dan juga paling dekat dengan manusia.

  1. Mesosystem

Mesosystem merupakan lingkungan berikutnya atau struktur berikutnya yang mempengaruhi perkembangan seseorang.

Mesosystem merupakan suatu keterkaitan antar microsystem seseorang.  Misalnya keterkaitan antara masalah keluarga dengan masalah pertemanan. Contohnya, perceraian dengan pasangan karena adanya teman yang menjadi orang ketiga. Ini adalah contoh dari mesosystem, yang akan mempengaruhi perkembangan seseorang.

  1. Exosystem

Exosystem merupakan suatu tahapan atau struktur dimana adanya suatu sistem tertentu yang mempengaruhi atau memiliki keterkaitan dengan microsystem seseorang, dan memberikan dampak tidak langsung terhadap perkembangannya.

Misalnya saja, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, yang berhubungan dengan lingkungan pekerjaan (microsystem), yang secara tidak langsung menyebabkan terjadinya perubahan pada hidup seseorang.

  1. Macrosystem

Macrosystem merupakan sebuah keterkaitan antara suatu pola – pola budaya tertentu, ataupun suatu ideologi atau sistem politik dan ekonomi tertentu terhadap microsystem. Misalnya saja, kebudayaan di wilayah tertentu, yang berhubungan dengan hukum adat, akan mempengaruhi perkembangan seseorang, karena microsystem nya sudah dipengaruhi oleh hukum adat tertentu, yang pastinya berbeda antara adat yang satu dengan adat yang lainnya.

  1. Chronosystem

Chronosystem merupakan sebuah sistem paling luas yang bisa mempengaruhi perkembangan seseorang. Chronosystem berhubungan dengan siklus tertentu, ataupun berhubungan dengan bagaimana waktu dapat merubah microsystem seseorang. Misalnya, kondisi kehidupan keluarga seseorang (microsystem) yang berubah, dari tahun ke tahun, yang akan mempengaruhi perkembangan seseorang.

Kelima sistem tersebut bisa anda temui, bahkan di dalam kehidupan anda sendiri. Dan, mungkin anda baru menyadari bahwa kelima sistem tersebut memang bisa memberikan dampak dan juga pengaruh yang cukup besar bagi kehidupan dan juga perkembangan anda.

Beberapa dari sistem tersebut mungkin memang tidak anda sadari, dan tidak memberikan efek atau dampak langsung yang bisa mempengaruhi perkembangan anda, ataupun mempengaruhi perilaku, ataupun sikap yang anda miliki. By: Muhamad Fadhol Tamimy