Apakah Anda Memiliki Kesehatan Mental Yang Baik? Kenali Tanda-Tanda Kesehatan Mental Yang Baik

Ciri Memiliki Kesehatan Mental yang Baik

Posted on

Kesehatan MentalKesehatan mental yang baik adalah salah satu ciri-ciri individu yang sehat. Banyak orang terlalu fokus pada kesehatan fisik mereka sendiri, dan cenderung kurang awas dengan kesehatan mental. Padahal, ini salah satu hal yang penting yang harus dijaga agar kehidupan menjadi lebih sejahtera. Nah, berikut ini adalah beberapa tanda bahwa anda memiliki kesehatan dari mental yang baik :

1. Tidak mudah stress

Stress merupakan salah satu masalah psikologis, dan juga masalah yang banyak muncul pada siapapun. Stress adalah hal yang wajar, namun ketika anda terlalu mudah mengalami stress, maka itu adalah tanda bahwa ada yang salah dengan anda.

Anda yang memilikinya akan lebih tahan terhadap stress, dan tidak mudah mengalami stress. Jadi apabila anda memang jarang sekali merasa stress karena hal kecil, maka selamat, anda memiliki ciri yang baik.

2. Emosi yang stabil

Emosi merupakan suatu respon afeksi yang berbentuk emosi positif dan juga emosi negatif. Apabila anda memiliki emosi yang stabil, artinya mampu mengontrol dan mengatur emosi di dalam diri anda, maka anda adalah individu yang sehat secara mental. Misalnya saja ketika diledek, anda tidak mudah marah dan sanggup mengontrol emosi anda. itulah salah satu tanda yang baik.

3. Selalu berpikir positif

Apapun yang terjadi, baik atau buruknya suatu pengalaman yang anda terima, berpikir positif adalah kunci dari kesehatan mental yang luar biasa. Ketika anda mampu untuk berpikir positif di berbagai situasi, maka anda dipastikan memiliki kesehatan daripada mental yang baik.

Tidak perlu berlebihan dalam optimis, paling tidak anda mampu untuk menerima setiap kejadian dengan rendah hati, dan percaya bahwa pasti ada suatu makna lain dari kejadian yang anda alami. Itu juga merupakan sebuah contoh dari berpikir positif yang menunjukkan anda sehat secara mental.

4. Motivasi tinggi dan selalu bersemangat

Motivasi tinggi, selalu memiliki semangat dan passion yang tinggi dalam melaksanakan berbagai aktivitas adalah ciri dan tanda lainnya dari mental yang sehat. Apapun kegiatan dan aktivitas yang anda lakukan, apabila anda mampu bersemangat dan passion dalam melakukannya, maka pastinya anda sangat sehat secara mental

5. Tidak mudah iri hati, dengki, sensitif, dan juga sirik

Sudah sangat jelas, hal tersebut adalah sebuah masalah yang sering dialami oleh mereka yang kurang baik. Mereka yang sehat secara mental akan sangat jarang sinis, iri hati, dengki, dan juga sensitif dengan orang lain. Kebalikannya, individu yang sehat secara mental akan sangat kooperatif dan menerima kekurangan diri sendiri dan juga kekurangan orang lain.

6. Menerima kritik

Kritik, sepedas apapun itu akan selalu dipandang sebagai hal yang membangun bagi orang yang sehat secara mental. Kritik akan ditanggapi dan diterima dengan rendah hati, bukan dengan rasa kesal, marah, bersungut-sungut dan keinginan untuk membalas dendam.

Tanggal 10 Oktober adalah hari kesehatan mental sedunia. Hal ini mengingatkan kita semua bahwa masih banyak penduduk dunia ini yang masih mengalami berbagai masalah tersebut, termasuk di Indonesia. Banyak yang kurang paham mendeteksi problem ini, dan tidak mengetahui apa yang harus dilakukan apabila seseorang mengalami masalah tersebut.

Cara Tepat Dalam Mendeteksi Kesehatan Mental Seseorang

Lalu, bagaimana cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksinya? Apa yang harus dilakukan agar kondisi seseorang bisa terlihat, dan diketahui secara jelas? Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melihat dan mendeteksinya.

1. Melakukan serangkaian asesmen dan pengukuran secara psikologis

Salah satu hal penting yang dapat membantu mendeteksinya seseorang adalah dengan cara melakukan asesmen dan pengukuran secara psikologis. Pemeriksaan psikologis ini biasanya menggunakan berbagai macam alat ukur atau instrumen psikologis, yang kita kenal dengan nama psikotes.

Psikotes dapat membantu mengungkapkan kondisi mental seseorang, dan mendeteksi kondisi seseorang. Meskipun demikian, bukan berarti psikotes mampu mengungkapkan kondisi seseorang secara penuh. Psikotes hanyalah sebagian kecil dari pemeriksaan psikologis yang dilakukan untuk mendeteksi kondisi seseorang.

2. Melakukan proses observasi

Manusia banyak menunjukkan perilaku-perilaku tertentu saat berada di berbagai situasi. Nah, perilaku-perilaku yang muncul bisa menjadi salah satu tolak ukur kesehatan mental seseorang. Banyak orang dengan kondisi  tertentu menunjukkan perilaku yang tidak biasa atau aneh.

Misalnya saja orang yang mengalami skizofrenia. Mereka yang mengalami skizofrenia akan menunjukkan ciri-ciri gangguan skizofrenia yang bisa diobservasi dan diamati. Misalnya saja sering berbicara yang tidak jelas, emosi dan afek yang datar, dan sebagainya.

3. Melakukan wawancara

Wawancara juga merupakan salah satu bagian dari rangkaian pemeriksaan psikologis yang mampu mendeteksi kondisi seseorang. Wawancara dilakukan dengan cara mewawancarai klien (orang yang melakukan pemeriksaan psikologis) dan juga orang terdekat, seperti misalnya keluarga, pasangan, teman, dan juga sahabat.

Wawancara biasanya banyak mengungkapkan kondisi mental seseorang, misalnya apakah seseorang memiliki kecenderungan depresi, mudah trauma, dan masalah yang lainnya.

4. Melihat catatan-catatan klien

Klien yang melakukan pemeriksaan psikologis bisa jadi pernah memiliki buku diary, catatan medis khusus, ataupun catatan-catatan lainnya yang menggambarkan kondisinya. Meskipun tidak selalu digunakan, namun catatan-catatan seperti itu terkadang mampu mengungkapkan dan melihat kondisi seseorang.

Catatan-catatan seperti reka medis, autobiografi (buku diary), foto, tulisan atau cerita yang pernah dibuat, dan lain sebagainya bisa menjadi salah satu hal yang mampu membantu mendeteksi  seseorang.

Hindari Hal-Hal ini yang Lebih Baik Lagi

Kesehatan mental adalah salah satu hal yang sangat penting dan harus diraih oleh siapapun. Hal ini ditandai dengan proses berpikir yang sehat, perilaku yang baik, dan juga mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial dengan baik. Nah, ada beberapa hal yang harus dihindari supaya anda bisa memperoleh yang optimal. Berikut ini adalah beberapa hal-hal yang harus dihindari supaya anda bisa memiliki kesehatan mental yang optimal:

  1. Iri hati dan cemburu

kesehatan mental

Hal pertama yang harus anda hindari apabila anda ingin memperoleh kesehatan psikologis dan mental yang optimal adalah menghilangkan rasa iri hati dan juga cemburu. Iri hati dan cemburu adalah salah satu bentuk emosi negatif yang akan menyebabkan kesehatan psikologis dan mental anda memburuk. Anda yang terlalu sering merasakan iri hati dan juga cemburu, bahkan untuk hal-hal yang kecil sekalipun akan terjebak dalam situasi yang tidak enak, dan selalu merasa bahwa diri anda tidak memiliki hal apapun untuk disyukuri. Padahal, mensyukuri apa yang dimiliki adalah salah satu kunci kesehatan mental yang optimal.

  1. Nyinyir

Nyinyir, suka ngomongin orang, menggosip, sirik adalah sifat yang hampir sama dengan iri hati atau cemburu. Anda yang sering nyinyir dengan orang lain akan memiliki kecenderungan kesehatan psikologis dan mental yang kurang baik. Anda terlalu sibuk melihat sisi negatif pada diri orang lain, dan lupa bahwa orang lain juga memiliki hal positif di dalam dirinya. Hal ini secara tidak langsung akan membuat anda selalu menilai orang lain secara negatif, yang tentu saja tidak baik untuk anda.

  1. Sombong dan Takabur

Siapa yang suka dengan orang sombong? Sepertinya tidak ada orang yang suka dengan orang sombong bukan? Nah, supaya anda memiliki kesehatan yang optimal dan lebih baik daripada mental anda, maka sombong dan takabur ini wajib anda pinggirkan. Tidak harus 100% hilang dari diri anda, namun setidaknya anda tidak merasa sombong dalam segala hal. Rendah hati adalah kunci lainnya dari kesehatan yang optimal.

  1. Egois dan tidak mau berbagi

Egois dan tidak mau berbagi adalah hal berikutnya yang harus anda pinggirkan untuk mencapai kesehatan secara psikologis yang optimal. Orang yang egois cenderung tidak mau berteman, dan sedikit pula orang yang mau berteman dengan orang yang egois. Hal ini akan membuat anda kehilangan teman dan orang kepercayaan akibat keegoisan anda. Padahal, teman dan orang terdekat adalah salah satu hal penting untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kesehatan mental anda loh. Jadi, kurangi dan hindari menjadi orang yang terlalu egois kalau anda ingin  menjadi lebih optimal.

  1. Pesimis dan mudah putus asa

Hindari Hal-Hal ini Untuk Kesehatan Mental yang Lebih Baik Lagi

Pesimis adalah kunci dari keterpurukan mental, begitu pula dengan putus asa. Ketika anda terlalu sering mengalami dua hal ini, maka kondisi anda akan menjadi sangat down, anda akan merasa menjadi orang yang sangat tidak berguna karena tidak mampu untuk mencapai tujuan anda. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi kesehatan mental anda. Bagi anda yang mungkin sering merasa pesimis dan mudah putus asa, kurang-kurangilah, dan perbanyak berpikir positif untuk  yang lebih baik dan lebih optimal lagi.

Itu adalah beberapa hal yang harus anda hindari apabila anda ingin mengoptimalkan kesehatan mental anda. Masih ada beberapa hal lainnya yang harus anda hindari, yang akan dibahas pada artikel psikologi berikutnya. Selamat mencoba, dan semoga anda bisa menggapai yang lebih baik dan optimal.

  1. Malas

Siapa yang tidak pernah merasa malas? Malas adalah hal yang harus dihindari supaya mental anda sehat dan bisa lebih optimal lagi. Bukan berarti anda harus benar-benar menjadi orang yang terlalu rajin. Menjadi orang malas boleh-boleh saja, namun ada batasnya. Jangan sampai rasa malas ini malah akan membuat anda merasa kesulitan dalam menghadapi permasalahan, dan mendominasi diri anda.

  1. Terlalu ambisius

Keinginan mencapai ambisi adalah hal yang sangat penting. Anda harus memiliki keinginan untuk mencapai ambisi supaya hidup anda menjadi lebih berharga dan anda bisa merasa puas dengan pencapaian anda. Namun demikian, jangan sampai ambisi yang anda buat, terlalu tinggi, sehingga membuat anda menjadi orang yang terlalu ambisius. Terlalu ambisius akan membuat anda tidak mampu berpikir jernih, dan tentu saja anda tidak akan bisa mendapatkan mental yang sehat dan lebih optimal apabila anda terlalu ambisius.

  1. Overthinking

Overthinking merupakan hal lainnya yang harus anda hindari supaya anda bisa mengoptimalkan kesehatan mental anda. Overthinking banyak mengarah kepada pikiran-pikiran negatif, seperti salah satunya adalah pesimisme. Overthinking juga dapat menimbulkan rasa cemas yang besar. Ketika anda terlalu berlebihan dalam memikirkan sesuatu, anda akan lebih mudah merasa cemas, takut, bahkan mungkin merasa paranoid. Sangat jelas bahwa kecemasan berlebihan, bahkan hingga paranoid adalah salah satu bentuk kondisi kesehatan mental yang kurang baik. Karena itu, anda bisa menghilangkan atau paling tidak menghindari overthinking supaya anda bisa mencapai kondisi yang lebih optimal.

  1. Terlalu percaya diri

Sebagai manusia, tentunya kita juga harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Namun, rasa percaya diri yang tinggi ini bisa menjadi bumerang bagi anda apabila anda tidak mampu mengontrolnya. Rasa percaya diri yang berlebihan akan menyebabkan anda menjadi orang yang sombong, dan tidak mampu memperhitungkan resiko yang akan muncul. Hal ini bisa menjadi masalah dan membuat  anda terganggu. Maka dari itu, optimalkan kesehatan mental anda dengan cara menghindari sikap terlalu percaya tinggi, atau percaya diri yang berlebihan.

Manfaat Liburan untuk Kesehatan Mental Anda

Yuk, Maksimalkan Musim Liburan Untuk Kesehatan Mental AndaManfaat liburan pastinya akan memberikan banyak kebaikan untuk diri anda. Pada musim liburan seperti ini, tentu saja anda harus memaksimalkan liburan supaya anda mendapatkan manfaat liburan untuk kesehatan mental anda sendiri. Jangan pernah melewatkan liburan, karena dengan melewatkan liburan, maka anda akan melewatkan kesempatan untuk memperbaiki kesehatan mental anda yang membutuhkan asupan “gizi” yang lebih.

Seperti kita ketahui, rutinitas adalah salah satu yang sangat membosankan dan berpotensi tinggi memunculkan masalah psikologis, bahkan masalah kesehatan mental. Hitung saja berapa banyak karyawan yang stress karena pekerjaan, atau berapa banyak mahasiswa yang pusing karena tugas kuliah yang tak kunjung selesai.

Pemberian hari libur dalam tiap minggu, tiap bulan, atau tiap tahun sangat efektif untuk memperbaiki masalah yang anda alami. Yuk simak beberapa manfaat liburan untuk kesehatan mental anda:

  1. Melepaskan stress

Stress adalah musuh luar biasa, karena dapat menjadi pintu masuk bagi berbagai macam masalah kesehatan mental. Karena itu, stress benar-benar harus dihadapi dengan serius. Caranya tentu saja dengan memanfaatkan liburan anda. Dengan berlibur, anda akan mengalami suasana hati yang positif. Hal ini akan sangat membantu anda untuk melakukan stress relief, yaitu proses pelepasan beban pikiran yang mengganggu selama ini.

Jadi, bagi anda yang sudah bosan dan stress dengan rutinitas, liburan adalah salah satu cara terbaik yang bisa membantu mengurangi masalah tersebut.

  1. Memunculkan emosi positif

Selain stress, emosi negatif juga merupakan masalah lainnya yang bisa memunculkan berbagai macam masalah kesehatan mental. Karena itu, butuh banyak usaha untuk membuang emosi negatif yang sudah anda tumpuk akibat rutinitas anda. Kesal, marah, kecewa, merasa terbebani, adalah beberapa emosi negatif yang bisa anda buang semua ketika anda liburan. Jadi, manfaatkan liburan untuk melepaskan emosi negatif anda, dan memunculkan emosi positif, seperti rasa senang, bahagia, puas, dan lain sebagainya.

  1. Refresh kembali pikiran

Ibarat sebuah komputer, pikiran anda mungkin sudah overheat, atau CPU Usage hingga 100%. Nah, karena itu dibutuhkanlah sebuah sistem “reboot” bagi pikiran anda. caranya? Manfaatkanlah liburan anda. liburan dapat bermanfaat untuk merefresh dan mereset ulang pikiran anda, sehingga anda bisa melupakan dan membuang sejenak pikiran yang memberatkan anda. pokoknya, pikiran anda akan kembali fresh dan lega setelah melalui masa liburan yang efisien

  1. Relaksasi diri

Liburan juga memiliki manfaat sebagai media relaksasi. Liburan ke tempat yang tenang, seperti pegunungan, atau laut dan air terjun akan sangat efektif untuk merelaksasikan tubuh anda. atau anda bisa mencoba liburan di tempat yang memiliki suasana yang nyaman, dengan fasilitas yang lengkap. Hal ini akan membuat anda menjadi semakin rileks dan tentu saja menjadi lebih tenang. Tubuh yang rileks akan memunculkan energi positif yang tentu saja sangat baik untuk mengembangkan kesehatan mental yang baik pula.

Baca Juga Macam-macam gangguan kesehatan mental

Nah, itu adalah 4 manfaat liburan yang bisa anda peroleh untuk kesehatan mental anda yang lebih baik. Jadi, tunggu apalagi? Segera manfaatkan kesempatan anda untuk berlibur agar anda bisa memperoleh manfaat liburan sekarang juga.