Mengenal DDST, Test Untuk Melihat Perkembangan AnakTest untuk melihat perkembangan anak saat ini sudah mulai banyak dikembangkan, mulai dari test yang sifatnya mengukur aspek psikologis, kematangan, hingga yang mengukur kemampuan sosial dan motorik pada anak. Salah satu Test untuk melihat perkembangan anak yang biasa digunakan adalah DDST. Apa itu DDST dan apa saja yang diukur menggunakan alat tes ini? Berikut ini adalah sedikit penjelasan dari DDST.

Apa itu DDST?

DDST merupakan kependekan dari Denver Developmental Screening Test. Dari namanya saja, maka sudah terlihat bahwa test ini adalah tes yang dilakukan untuk melihat perkembangan dari anak-anak. Namun demikian, test ini sifatnya hanyalah sebagai screening, alias pemeriksaan terhadap kondisi perkembangan si anak saja, dan bukan merupakan test diagnostik ataupun test IQ.

DDST terdiri dari 125 macam tugas-tugas umum yang biasa dilakukan oleh anak usia 1 bulan hingga 6 tahun. Tugas-tugas tersebut terdiri dari beberapa aspek mulai dari perkembangan sosial, motorik kasar hingga motorik halus. Test ini diberikan dengan cara melakukan observasi ataupun memberikan tugas sesuai dengan yang tertera pada DDST kepada si anak.

Aspek Perkembangan yang Dinilai dari DDST

Ada beberapa aspek perkembangan anak-anak yang dinilai dalam pemberian tes DDST ini. Berikut ini adalah beberapa aspek perkembangan yang dinilai dari DDST:

  1. Aspek Perilaku Sosial

Aspek pertama yang dinilai dari DDST adalah aspek perilaku sosial. Dalam hal ini, perkembangan anak dalam dunia sosial diukur dan dilihat, apakah perkembangan sosial si anak sudah sesuai dengan usia perkembangannya. Aspek perilaku sosial ini dilihat berdasarkan observasi terhadap kemampuan sosial anak, atau pemberian tugas sosial kepada anak-anak. Beberapa contoh dari aspek perilaku sosial yang diukur melalui DDST adalah:

  • Tersenyum secara spontan
  • Memakai baju
  • Tersenyum dengan lawan main
  • Menggunakan bau
  • Mengambil makanan
  • Gosok gigi tanpa bantuan
  1. Gerakan Motorik Halus

Aspek berikutnya yang diukur dalam DDST adalah gerakan motorik halus. Gerakan motorik halus berhubungan dengan kemampuan dalam menggerakkan bagian tubuh tertentu. Misalnya pergelangan tangan, jari, dan sebagainya. Gerakan ini biasanya muncul pada kebiasaan seperti menulis, menggambar, dan sebagainya. Tugas-tugas dari DDST dalam aspek gerakan motorik halus ini mencakup:

  • Menarik garis di atas kertas
  • Menggambar mengikuti garis tengah
  • Meraih
  • Mencari benang
  • Mencoret-coret
  • Menyusun menara balok
  1. Gerakan Motorik Kasar

Ada gerakan motorik halus, ada juga gerakan motorik kasar. Gerakan motorik kasar merupakan gerakan motorik yang berhubungan dengan pergerakan tubuh secara umum. Misalnya saja berjalan, berlari, loncat, dan sebagainya. Berikut ini adalah beberapa tugas yang ada di dalam DDST mengenai gerakan motorik kasar:

  • Berdiri tanpa pegangan
  • Berdiri sendiri
  • Membungkuk
  • Berjalan mundur
  • Berlari
  • Menendang bola ke depan
  1. Bahasa

Aspek perkembangan lainnya yang juga diukur dalam DDST adalah perkembangan bahasa. Sesuai dengan namanya, aspek ini mengukur kemampuan berbahasa dari anak-anak. Pelafalan kata, kemahiran dalam menyusun kalimat atau frase dan sebagainya.

Nah, itu adalah sedikit penjelasan singkat mengenai DDST, yaitu test untuk melihat perkembangan anak. Dari test ini dapat dilihat, apakah si anak bisa memiliki perkembangan yang baik atau tidak, disesuaikan dengan norma penilaian yang sudah ada berdasarkan kriteria atau golongan usia. By Eduardus Pambudi