Menyingkap Rahasia Mekanisme Pikiran Dalam Kehidupan

Menyingkap Rahasia Mekanisme Pikiran Dalam Kehidupan

Posted on

Cara selanjutnya yang paling mudah untuk mengetahui hal itu adalah dengan mencoba untuk memperhatikan antara orang jawa dengan orang batak. Selain daripada territorial yang berbeda, tentu cara berpikir dan juga karakternya pun berbeda pula. Masing-masing dari kultur yang ada merupakan kumpulan dari nilai, adab, nasihat (ucapan), tata karma, dan juga pemikiran setempat yang akan diterima setiap harinya hingga membentuk karakter.

Selain daripada repetisi, faktor dari lingkungan pun juga mempengaruhi nilai nilai yang telah tertanam di dalam pikiran alam bawah sadar seseorang yang mana ia telah mengalami hal tersebut berulang kali pula.

Sebenarnya yang dapat mempengaruhi kesuksesan seseorang tersebut bukanlah semata-mata dari latar pendidikan ataupun dari status sosial keluarga, melainkan hal yang paling mempengaruhi adalah karakter dan juga perilaku dari seseorang tersebut.

Meskipun ia berada dalam tempat dan ruang yang sama, namun mereka akan memiliki suatu perbedaan dalam hal nilai dan juga pemikiran. Karakter dari perilaku pun merupakan sebuah hasil dari nilai yang sudah tertanam, serta pemikiran dan juga kebiasaan yang telah terjadi berulangkali.

Contoh Repetisi Dalam Kehidupan

Menyingkap Rahasia Mekanisme Pikiran Dalam Kehidupan

Berikut adalah contoh dari kebiasaan yang telah mengalami suatu repetisi; cobalah untuk di perhatikan seseorang yang sedang berbicara pada temannya sambil ia memainkan keypad dan juga handphone. Meskipun ia sedang dalam keadaan tidak fokus pada hanphonenya, namun ajaibnya ia masih dapat menuliskan beberapa kalimt-kalimat secara benar walaupun matanya tidak melihatnya.

Setiap nilai yang telah tercipta nantinya akan dapat mempengaruhi keyakinan (belief system) dan juga dari pencitraan diri (self image) seseorang. Sebab, value adalah kumpulan dari data pendukung atas terciptanya kedua hal itu.

Contoh: adalah pada saat seorang muslim mendengar kata Allah, spontan ia akan mengatakan Allah itu adalah dzat agung sebagai pencipta seluruh alam. Namun seandainya anda memiliki agama dan juga keyakinan yang berbeda misalkan saja buda, hindu dan lain sebagainya, mendengar kata Allah, ia akan mengatakan bahwa Allah adalah tuhan umat islam.

Nah, belief system ini tak dapat langsung tercipta begitu saja. Ia telah dimulai dari nilai nilai yang telah ditanamkan oleh orang tua, guru agama, keluarga, ataupun beberapa informasi informasi yang mendukung sehingga hal tersebut menjadi suatu nilai yang permanen. Dan juga biasanya setelah belief system ini tercipta, hal tersebutlah yang mempengaruhi pencitraan diri (Self image) Anda di dalam kehidupan sehari-hari.

Itulah beberapa hal yang dapat kita pahami tentang  dalam peranan pikiran sadar dan bawah sadar yang mana hal ini akan sangat mempengaruhi terhadap tindakan ataupun karakter dari seseorang, yang tentunya akan dapat mempengaruhi pua kehidupan setiap manusia. By: Muhamad Fadhol Tamimy