Ini Dia Komponen Penting Dari Cinta Menurut Teori Psikologi

Cinta Menurut Teori Psikologi. Cinta merupakan salah satu hal yang banyak memberikan warna di dalam hidup kita. Pastinya hampir semua pernah merasakan apa itu yang dinamakan cinta.

Namun demikian, pastinya banyak orang yang belum memahami, sebenarnya cinta itu membutuhkan apa saja supaya bisa berjalan dengan lancar dan juga sukses. Misalnya dengan pasangan atau dengan keluarga. Komponen apa saja yang penting dan harus ada di dalam cinta, supaya tidak mengalami masalah?

Nah, ada sebuah teori psikologi yang menggambarkan tentang komponen – komponen yang ada di dalam cinta. Cinta yang muncul atau cinta yang Anda rasakan, seharusnya atau idealnya memiliki beberapa komponen tersebut. Ada tiga komponen penting yang ada di dalam cinta, yang membuat teori ini dikenal dengan istilah Love Triangle, atau segitiga cinta.

Bagi Anda yang ingin mengetahui komponen – komponen apa saja yang harus ada sehingga cinta bisa berjalan dengan baik sebagaimana mestinya, berikut ini adalah ketiga komponen penting dari cinta, menurut teori segitiga cinta :

  1. Passion atau Hasrat

Komponen dari cinta yang pertama adalah passion atau hasrat. Dalam suatu hubungan, komponen hasrat ini memiliki peran yang sangat penting dalam aspek emosi Anda. Misalnya Anda merasa jatuh cinta pada pandangan pertama, maka komponen passion inilah yang muncul pada diri Anda.

Segala sesuatu yang berhubungan dengan emosi dan perilaku Anda karena adanya cinta, dibentuk oleh komponen yang satu ini. Selain itu, hasrat juga dapat menjadi bahan bakar yang selalu menjaga cinta Anda tetap bertahan. Dengan adanya passion atau hasrat ini, maka Anda akan selalu semangat dan juga selalu ingin menunjukkan rasa cinta Anda kepada orang yang Anda cintai.

  1. Commitment / Komitmen

Komitmen adalah komponen cinta yang kedua. Pastinya Anda sudah tidak memerlukan penjelasan lengkap mengenai komitmen ini bukan? Komitmen adalah komponen cinta yang merujuk pada keputusan yang dibuat untuk menjaga supaya hubungan Anda dan orang yang Anda cintai tetap bertahan, entah apapun caranya, entah apapun halangannya.

Bagi Anda yang menjalani hubungan dengan pasangan Anda, dan ingin melanjutkan ke jenjang pernikahan misalnya, komitmen adalah komponen yang tidak boleh dilewatkan, dan harus ada.

  1. Keintiman atau Intimacy

Keintiman juga merupakan komponen penting dalam cinta. Dengan adanya keintiman, hubungan Anda dengan orang yang Anda cintai akan semakin lekat dan juga dekat.

Anda lebih mementingkan, bagaimana supaya Anda dan orang yang Anda cintai nantinya tetap bisa berhubungan dengan lancar, sering bertemu, ataupun selalu berusaha supaya Anda bisa membahagiakan orang yang Anda cintai.

Biasanya, perilaku yang muncul karena pengaruh komponen ini adalah, Anda sering mengantar jemput orang yang Anda cintai, Anda sering mengobrol dan berjalan – jalan dengan orang yang Anda cintai, dan sebagainya.

Keintiman tidak hanya terlihat dari seberapa sering Anda dan orang yang Anda cintai bersama, namun terlihat juga dari seberapa “klik” nya Anda dengan orang yang Anda cintai. Kekompakan, atau yang sering kita kenal dengan istilah sehati, adalah salah satu ciri dari komponen intimacy di dalam cinta.

Apakah Cinta Yang Sempurna Itu Ada?

Jawabanya adalah ada, namun sulit untuk dicapai. Untuk mencapai cinta yang sempurna, maka Anda harus bisa menghadirkan ketiga komponen cinta tersebut sekaligus di dalam hubungan Anda dengan orang yang Anda cintai. Sangat sulit sekali mencapai hal seperti ini, karena banyak hal dan juga faktor.

Namun demikian, dengan usaha dan juga tekad yang kuat, maka pastinya Anda pun bisa mencapai kondisi cinta yang sempurna, dimana Anda memiliki ketiga komponen cinta tersebut di dalam hubungan Anda dengan orang yang Anda cintai.

Itulah beberapa hal yang dapat kita ketahui tentang komponen penting dari cinta menurut teori psikologi. “Cintailah dengan cinta yang sesungguhnya karena ia akan selalu hadir menyempurnakan ketidaksempurnaan dengan keindahan dan kebahagiaan (Tamimy)”.

By: Eduardus Pambudi