Saat Hati Berada Di Pusara Cinta Segitiga, Apa Yang Harus Kulakukan?Nama : vianx
E-mail : reviaxxx@gmail.com
Judul : cinta segitiga
Isi Konsultasi : Hello dok saya mau konsul nih mengenai kisah percintaan saya dengan mantan saya . Awal mula nya saya udah lupa sama dia . Dia nya datang lagi ke kehidupan saya . Dia mnta nikah segala macem udah insyap karna dia playboy kelas kakab . Di sisi lain saya sayang dia . Tapi orang tua saya tidak restui dok karna alasan tertentu . Di sisi lain saya sayang sekali dia dan gamungkin lupa in dia . Nah se waktu waktu kita anget anget ajah nih . Dan tiba tiba dia sudah ada calon istri . Saya sudah tau tapi saya masih jalan segala macem sama dia . Saya berfikir apa yg harus saya lakukan sama dia . Apa saya harus tetep menjalin hubungan seperti kekasih . Tapi saya sudah tau dia mau menikah . Karna dia masih kontek segala macem (menuruti parasaan sayang saya ) walau sakit harus jadi yg ke dua apalagi melihat tiap kemesraan nya di socmed Atau saya harus menjauh dan jutek walau masih sayang dan gabisa lupain dia . Saya bingung tindakan apa yg harus saya ambil dok . Makasih .

Jawaban: terimakasih untuk mba vian, memang rasa cinta terhadap seseorang yang pernah kita sayang tersebut, tak mudah untuk di hilangkan, meskipun kisah cinta tersbut telah di akhiri oleh kalian berdua. Salah satu hal yang menjadi penyebab susah move on  tersebut salah satunya adalah dikarenakan masih intensnya hubungan komunikasi yang terjadi di antara anda dengan mantan.

Tentu saja hal tersebut semakin sulit untuk di hilangkan, dikarenakan dengan mencoba untuk secara terus menerus komunikasi tersebut, justru membuat anda semakin mengalami flashback kisah indah di masa lalu, yang anda impikan dan cita-citakan namun belum terwujud.

Memang rasa cinta yang dimiliki tersebut tidak salah jika kita menyimpannya dalam hati, namun akan lebih baik lagi jika kita bisa lebih memahami dampak yang dirasakan oleh orang lain. Menyakitkan kah atau membahagiakan. Menimbang untung rugi, atau manfaat dan kerugian lebih baik untuk di lakukan, terlebih lagi apabila ia telah memiliki seorang calon pendamping hidup.

Namun memang ada baiknya untuk merenungkan kembali, apakah hal yang kita lakukan tersebut benar dan tidak menyakiti orang lain. Saya memahami anda, sebagai seorang wanita tentu akan sedikit membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk melupakan orang-orang yang di sayang. Ada hal yang menarik untuk di cermati, yang mana seorang lelaki yang tulus mencintai seorang wanita, ia tak akan mendua dengan calon pasangan hidup yang telah ia ucapkan komitmen di dalamnya.

Jika komitmen yang telah ia ucapkan terhadap wanita lain, hingga berencana untuk menikah, lantas apakah pantas seorang lelaki masih saja mengumbar rasa peratian terhadap wanita lain, khususnya pada diri anda. Jika memang benar ia mencintai anda, apakah ia benar-benar tidak akan melakukan hal serupa terhdap calon yang sekarang dalam memperlakukan anda.

Cobalah dengan hati yang tenang dan ikhlas dalam mencermati segala persoalan yang ada. Toh jika anda ikhlas untuk melepas, justru akan membuat anda lebih berbesar hati, dan akan mendapatkan ganti yang lebih baik di kemudian hari. Selama kesabaran dan kesungguhan untuk merubah diri menjadi pribadi yang lebih baik, hal tersbut bukanlah hal mustahil untuk terjadi.

Anda masih muda dan anda masih menarik, masa depan anda masih panjang, dan tentunya aka nada lelaki yang lebih baik yang datang dengan sebuah komitmen tanpa menduakan hati anda nantinya. Belajar ikhlas adalah bagaimana belajar melepas. Segala kemampuan manusia terbatas, yang ada adalah berusaha untuk melepas dengan ketulusan tanpa batas. Semoga di mudahan untuk mba vian untuk bisa lebih jeli dalam hal cinta segitiga dan kehidupan percintaannya di kemudian hari. Psikologi Mania

 


admin

Pencinta Psikologi, percandu kata, hidup Psikologi Indonesia