Cara Mendeteksi Kebohongan Dengan Tepat dan Jitu

Cara Mendeteksi Kebohongan Dengan Tepat dan Jitu

Posted on

Cara Mendeteksi Kebohongan Dengan Tepat dan JituCara mendeteksi kebohongan – Mungkin kita tidak tahu, apakah orang lain itu benar-benar baik pada diri kita atau tidak. Bisa saja mulutnya manis memuji kelebihan kita. Namun siapa sangka dibelakang, ternyata mereka membeberkan aib kita pada orang lain. Atau kasus lain, seperti pacar yang sangat romantis dan baik pada kita. Namun siapa sangka ternyata ia sering main mata dengan wanita lain.

Mulut adalah bagian tubuh yang bisa dikendalikan oleh otak. Jika otak memerintahkan untuk berbohong, maka ia akan berbohong. Dan apabila otak memerintahkan untuk jujur, maka ia pun akan jujur. Terlepas dari kontrol sosial, berbohong menjadi suatu kebiasaan yang paling mudah untuk dilakukan oleh manusia. Entah bohong pada orang tua, pacar, teman, dan lain sebagainya.

Jika orang yang kita percayai malah berbuat hal yang merusak kepercayaan, tentu saja kita akan marah. Bahkan bisa jadi benci, apabila perbuatan tersebut adalah hal yang sangat tidak disukai.

Sayang, kita bukanlah seorang peramal yang mampu untuk mengetahui isi pikiran dan apa yang ada di dalam hati orang lain. Hanya lewat mulut sajalah mereka mengatakan, entah itu adalah kejujuran atau kebohongan.

Bagaimana kita tahu bahwa ia sedang bohong atau jujur ?

Tentu saja anda harus memiliki keahlian atau kemampuan khusus untuk mengetahui pertanda seseorang tersebut melakukan kebohongan. Bukan sembarangan orang yang dapat dengan mudah mengetahui apakah yang diucapkan itu sebuah kejujuran ataukah perkataan syarat muatan kebohongan. Bisa jadi hal yang paling kita sukai adalah kebohongan yang dibuat oleh orang lain. Atau hal yang kita benci adalah kejujuran yang sesungguhnya.

Ada beberapa tips untuk mengetahui, bagaimana lawan bicara kita mengungkap isi hati dan pikirannya. Cara ini dapat dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Hanya anda harus benar – benar jeli untuk melihat apakah ia sedang bohong atau tidak. Lantas, bagaimana hal tersebut dapat di ketahui?

Cara Mendeteksi Kebohongan Dengan Jitu

Coba anda lihat bagaimana bahasa tubuhnya ? Dalam psikologi dikenal dengan istilah gesture dan membaca mimik wajah. Cara ini cukup ampuh untuk mengetahui apakah orang lain sedang berkata jujur atau tidak. Sebab bahasa tubuh adalah bagian dari diri manusia yang tidak bisa diajak untuk berbohong. Sejauh apapun mulut mencoba berbohong, namun gesture selalu menampakkan kejujuran. Oleh siapa saja dan di mana saja.

Lantas seperti apa sajakah bahasa tubuh itu ?

  1. Perhatikan kemana arah bola mata melihat

Cara mendeteksi kebohongan yang pertama adalah memperhatikan mata. Orang yang berkata bohong bisa dilihat dari bagaimana bola matanya bergerak. Ketika anda berkomunikasi dengan orang yang berbohong, perhatikan arah bola matanya. Apakah menuju pandangan arah ke kanan atau ke kiri saat memulai pembicaraan. Jika bola mata ke arah kiri, maka ia sedang mengingat kejadian dan mengungkapkan hal yang sebenarnya. Namun jika mengarah ke kanan, berarti ia sedang berusaha mengarang cerita dengan baik.

2.  Tidak mampu beradu pandangan dengan anda dalam waktu lama

Ketika anda sedang berusaha menemukan kebenaran, coba lihat matanya dalam – dalam. Temukan kebohongan dan kebenaran di dalam matanya. Orang yang berbohong tidak bisa menatap mata anda lama. Ada ketakutan dalam matanya. Selain itu, anda bisa melihat apakah pupil matanya mengecil atau membesar. Jika pupilnya membesar berati ia sedang berusaha jujur.

3. Tangan yang selalu bergerak

Selain memperhatikan mata, anda juga bisa mengamati gestur tubuh lain seperti tangan. Apakah tangan tersebut bergerak kemana – mana seperti mencari cerita baru dan berusaha merangkainya atau tetap diam di tempat. Orang yang berbohong akan cenderung membuat gerakan seperti mengibaskan tangan dan bersedekap.

4. Menjawab pertanyaan dengan lama

Coba amati waktu yang digunakan untuk menjawab pertanyaan. Jika ia mampu menjawab dengan cepat setiap ragam pertanyaan yang anda berikan, berati ia benar – benar berkata sesuai dengan keadaan sesungguhnya. Namun jika ia menjawab dengan banyak basa basi terutama dalam waktu lama, kemungkinan besar ia tengah berbohong.

Membaca tanda kebohongan orang lain tak lantas mudah untuk dilakukan tanpa adanya pembiasaan melakukan observasi lingkungan sekitar. Dengan mencoba membiasakan melakukan observasi lingkungan sekitar, secara tidak langsung kita melatih kepekaan dalam merasa.

7 Alasan Mengapa Seseorang suka berbohong ?

7 Alasan Mengapa Seseorang suka berbohong ?Alasan Berbohong – Pernah kah kamu berkata tidak jujur ? Pernahkan kamu menutupi kebenaran ? Pernahkan kamu mengatakan suatu hal yang tidak pernah terjadi ? Atau hanya mengarang cerita agar tampak baik di mata orang ? Hampir semua orang pasti pernah melakukan semua hal – hal tersebut. Bohong menjadi suatu hal yang semua orang pernah mengalami dan melakukannya.

Banyak alasan mengapa orang melakukan kebohongan. Baik itu kebohongan untuk menutupi kebenaran, berbohong untuk melindungi harga diri, berbohong agar tidak tampak buruk di mata orang lain, dan kebohongan – kebohongan yang lainnya. Kebiasan buruk ini menjadi hal yang ‘lumrah’ bahkan biasa di lakukan hampir semua orang. Padahal ini adalah suatu hal yang buruk, untuk diri sendiri dan orang lain.

Alasan orang berbohong

Lantas, sebenarnya alasan apa yang menyebabkan seseorang menjadi kecanduan untuk berbohong ? Mengapa banyak orang melakukan bertubi – tubi kebohongan untuk menutupi dirinya ? Alasan apa setiap orang melakukan kebohongan – kebohongan ini ?

  1. Takut yang sangat tinggi

Alasan utama seseorang untuk melakukan kebohongan adalah karena adanya rasa takut. Perasaan ini cukup tinggi, sehingga membuat seseorang harus melakukan kebohongan untuk menutupi rasa takutnya. Misal, ketika anda takut di phk dari perusahaan. Ketika melakukan kesalahan, anda terpaksa berbohong atau tidak mengaku. Tujuannya adalah agar tidak di pecat.

  1. Mendapatkan hukuman

Alasan lain yang menyebabkan seseorang berbohong adalah karena takut mendapatkan hukuman. Biasanya kesalahan yang di buat ini cukup besar (bagi diri pelaku). Sehingga mereka terpaksa berbohong agar tidak mendapatkan hukuman. Misal dengan mengganti nilai 3 pada ujian matematika dengan nilai 8 agar tidak di hukum ayah saat di rumah.

  1. Agar tampak baik di mata orang lain

Biasanya orang – orang melakukan kebohongan adalah ingin tampak keren. Apalagi di depan seseorang yang membuat diri anda tertarik. Misal berbohong pada saat ujian. DI gambarkan bahwa anda adalah anak yang pandai. Namun suatu hari, anda tidak bisa belajar saat persiapan ujian. Lantas melakukan kecurangan dalam ujian yakni dengan mencontek. Tujuannya adalah agar tetap mendapatkan nilai baik. Kebohongan ini di maksudkan agar selalu tampak baik di mata orang lain.

  1. Menjaga citra diri

Biasnaya ini di lakukan pada orang – orang yang memiliki harga diri dan gengsi yang tinggi. Ia akan bertahan menjaga citra dirinya meskipun dalam keadaan terjepit sekalipun. Kebohongan demi citra diri ini biasa di lakukan oleh orang – orang yang memiliki status sosial tinggi. Misal berbohong bahwa dirinya adalah pebisnis yang sukses, padahal dirinya susah keras mencari utang piutang ke sana kemari.

  1. Untuk menarik perhatian lawan jenis

Ada kebohongan lain yang memang bertujuan pada hal – hal yang simpel. Yakni kebohongan yang di lakukan lelaki pada wanita maupun wanita pada lelaki. Tujuannya adalah untuk menarik perhatian lawan jenis. Seperti lelaki yang di ajak jalan – jalan wanita. Di tengah jalan, ia mengungkapkan bahwa ia adalah pekerja keras dengan memiliki banyak usaha. Padahal aslinya ia adalah pengangguran yang sedang cari kerjaan. Agar tampak keren dan bisa menarik perhatian lawan jenis, biasanya mereka berbohong.

  1. Untuk hiburan orang lain

Lantas, masih ada alasan lain yang menyebabkan seseorang melakukan kebohongan. Yakni bertujuan untuk hiburan. Misalnya dengan mengarang – arang cerita di depan orang lain dengan ekspresi yang menggebu – gebu. Lantas orang lain yang melihat akan terhibur dengan gurauannya. Kebohongan ini juga tidak baik untuk di lakukan, meskipun memiliki tujuan yang baik.

  1. Meningkatkan Derajat Sosial Diri

Alasan lain yang kerap dilakukan oleh seseorang yang bohong adalah, dikarenakan agar mendapatkan derajat sosial tinggi di lingkungan sekitarnya. Bisa jadi apa yang dilakukan berhasil, namun terkadang saat kebohongan yang di perbuatnya terbongkar, justru dapat merusak drajat sosial diri di lingkungan sekitarnya. Oleh sebab itu hindari melakukan kebohongan ya guys.

Kebohongan pada dasarnya memang tidak pernah baik untuk di lakukan. Sama sekali tidak ada istilah ‘kebohongan putih’. Karena di mana – mana kebaikan itu tidak bisa di peroleh dengan cara yang baik. Salam.

Konsultasi Psikologi, Mengatasi Kebiasaan Berbohong Yang Sudah Sangat Kronis

Mengatasi Kebiasaan Berbohong Yang Sudah Sangat KronisNama : Mrs kimmy
E-mail : via.axxx@gmail.com
Judul : Mengatasi Kebiasaan Berbohong Yang Sudah Sangat Kronis
Isi Konsultasi : Dear admin,, Saya seorang ibu rumah tangga dengan 3 orang putra…saya sudah 10 tahun berumah tangga.sepertinya kebiasaan berbohong saya ini sudah sangat mendarah daging…kenapa saya seperti ini awalnya saya hanya tidak ingin menimbulkan masalah.. saya ingin semuanya tenang dan baik baik saja…awalnya saya punya prinsip biarlah berbohong demi kebaikan…namun semakin kesini saya semakin sulit untuk berkata jujur bahkan pada suami dan diri sendiri..

Terus terang saya takut berkata jujur dan sangat tidak bisa. misalkan tentang masalah keuangan.. saya selalu berkata semuanya baik baik saja padahal sebenarnya nya minus bahkan saya sampai mencari solusi sendiri dengan meminjam kepada teman atau saudara tanpa sepengetahuan suami…sampai suatu saat suami mengetahui semuanya dan dia bilang benci dengan sifat bohong saya ini…entah mengapa begitu sulit untuk bicara jujur apa karena saya tidak siap untuk menerima reaksi dari bicara jujur tsb.

Sampai suami saya berkata bahwa dia sudah kehilangan kepercayaan kepada saya…admin sekali lagi saya tidak berbuat hal yg membahayakan rumah tangga seperti selingkuh dan lain lain…masalah ini hanya murni masalah keuangan yg selalu saya berbohong. betapa sakitnya  admin jikalau suami sendiri sudah tidak mempercayai saya…padahal semua yg saya lakukan demi keutuhan rumah tangga saya berusaha untuk menyelesaikan setiap masalah tanpa sepengetahuan suami karena saya tidak ingin menambahkan beban padanya..namun kenyataannya yg saya lakukan ini salah di mata suami…

Jadi admin…apa yg harus saya lakukan untuk memperbaiki perilaku buruk saya…karena saya sendiri pun sulit memaafkan diri sendiri dan selanjutnya langkah apa yg harus saya lakukan untuk memperbaiki kepercayaan suami. demikian lah keluhan saya ini semoga penjelasan ini cukup lengkap untuk mendapatkan jawaban. Terimakasih

Jawaban

Mengatasi Kebiasaan Berbohong – Hai Mrs. Kimmy, bagaimana kabarnya? Semoga baik dan sehat selalu yah.

Mungkin kejadian yang anda ceritakan bukan fokus ke berbohong nya, namun lebih kepada takut untuk membicarakan sesuatu dengan pasangan (dalam hal ini adalah suami anda). Jadi, apa yang anda anggap sebagai “berbohong” sebenarnya hanyalah sebuah rasa takut, cemas, atau mungkin tidak mau untuk membicarakannya dengan suami anda. Hal ini bisa terjadi karena kemungkinan komunikasi antara anda dan suami anda berjalan kurang baik. Namun demikian, hal ini baru sekedar asumsi, karena kalau dilihat dari cara anda menutupi masalah keuangan adalah lebih kepada tidak mau membicarakannya dengan suami anda.

Lalu, apa yang harus dilakukan? Pertama-tama, cobalah meminta maaf terlebih dahulu dengan suami anda atas segala hal yang telah terjadi. Suami anda adalah orang yang paling dekat dan paling mengenal anda untuk saat ini, jadi berpikir positiflah dan yakin bahwa suami anda akan menerima dan mendengarkan anda. Setelah itu, anda mungkin bisa mencoba untuk melatih skill komunikasi anda, dan mungkin sedikit melatih keberanian anda untuk mengungkapkan apa yang terjadi, dan apa yang anda rasakan kepada suami anda.

Caranya? Sebenarnya cukup mudah, anda hanya perlu fokus pada masa depan yang positif. Yakinlah bahwa ketika anda mampu mengkomunikasikan masalah yang anda alami dengan baik, maka semua masalah pasti juga akan terselesaikan dengan baik. Jangan berpikir jelek atau negatif terlebih dahulu, cukup lakukan saja. Jangan mencap diri anda sebagai pembohong, karena apabila anda terus-terusan mencap dan men-judge diri anda sebagai pembohong, anda tidak akan pernah berjalan maju. Tanamkan di dalam diri anda, “Saya bisa, Saya Mampu untuk membicarakan masalah ini dengan suami saya” “tidak ada hal yang tidak mungkin” “ Hal yang dikomunikasikan dengan baik, pasti akan berakhir dengan baik pula”.

Singkat kata, kemungkinan terbesar dari masalah yang anda alami mungkin hanyalah sebatas masalah komunikasi. Selamat mencoba, dan semoga berhasil. Psikologi Mania