Brand Strategi Di Era Millenials dan Gen-Z

Brand Strategi Di Era Millenials dan Gen-Z – Membuat suatu brand dikenal, merupakan usaha yang gampang-gampang sulit. Ia akan menjadi sulit jika kita tidak memahami point apa saja yang dapat menjadikan sebuah brand tersebut efektif di kenal, namun hal tersebut dapat menjadi mudah saja, jika kita mampu memahami qlue yang menjadi kartu as meningkatkan branding diri kita ataupun usaha kita.

8 Qlue ini sekiranya dapat menjadi sebuah sandaran yang cetar membahana bagi anda yang hendak meningktkan branding sebuah produk ataupun personal branding yang anda miliki agar ia dikenal sesuai dengan harapan yang di inginkan.

  1. Marketing

Brand Strategi Di Era Millenials dan Gen-ZDi dunia ini apapun itu bentuknya, selama ia hendak memperkenalkan dan membuat orang lain tertarik maka marketing ini menjadi dasar pembuka itu semua. Melakukan marketing ini pun membutuhkan strategi yang sugses, diantaranya adalah tempat untuk melakukan marketing (memasuki generasi millenials dan generasi z maka hal yang wajib anda miliki adalah website dan media sosial dengan design yang maknyus nan aduhai). Yang kedua adalah management yang tepat, mengintegrasikan antara marketing online dan offline, pembangunan traffic di perangkat marketing anda seperti offline ataupun online, mengoptimalkan proses dan strategi marketing yang telah dilakukan, melakukan monitoring dan analisis keberhasilan, dan membuat planning selanjutnya.

  1. Website Advertaising

Brand Strategi Di Era Millenials dan Gen-ZDahulu mungkin orang akan membuka Koran ataupun melihat papan bilborad untuk mencari informasi. Namun di era sekarang pencarian inoformasi sebagian besar beralih melalui online. Walaupun pangsa pasar advertising lewat offline seperti Koran ataupun iklan asal temple seperti iklan sedot wc masih banyak dilakukan. Namun jika anda masih saja kolot dan menggunakan cara jadul seperti ini, sudah dapat dipastikan interest dan brand awareness di mata para millennial dan gen-z kesulitan bergaung.

Untuk itu dengan memiliki website untuk menjual keahlian anda sangat penting dilakukan. Kelola website anda jangan sampai terlalu lama di “anggurin”. Ingan ini website advertising, bukan leaflet iklan spam di tempelan pohon.

  1. Logo

Brand Strategi Di Era Millenials dan Gen-ZMilikilah sebuah logo untuk menunjang keprofesionalan laman anda. Dengan memiliki logo artinya anda sudah siap dengan brand yang anda tampilkan dalam logo tersebut. Logo pun memiliki manfaat untuk merepresentasikan secara singkat brand yang hendak anda bangun.

  1. Gunakan Design yang menakjubkan

Brand Strategi Di Era Millenials dan Gen-ZWalaupun sederhana yang terpenting design tersebut menakjubkan. Buatlah design anda yang mampu menjelaskan maksud dari pemikiran anda. Jangan sampai ketinggalan watermark dari brand yang anda miliki atau logo yang menyertainya.

  1. Brand Identity

Brand Strategi Di Era Millenials dan Gen-ZMonggo bisa di lihat dari penjelasan brand di gambar di atas yang telah saya lihat di atas.

  1. Strategy

Brand Strategi Di Era Millenials dan Gen-ZAda sebuah ungkapan yang menyatakan bahwa, kejahatan yang terkoordinasi akan mengalahkan kebaikan yang tak terkoordinasi. Dalam hal strategy branding pun demikian. Lakukanlah perencanaan strategy yang matang. Pilihlah para ahli brand, atau belajar dari akun saya ini akun konsultan brand millenials dan genz no 1 indonesia :D.

  1. Trust

Brand Strategi Di Era Millenials dan Gen-ZMonggo bisa di lihat penjelasan di gambar yang telah saya buat.

  1. Value

Brand Strategi Di Era Millenials dan Gen-ZDan yang terakhir adalah sebuah value yang mana dengan value tersebut, anda dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Karena dengan memberikan sebuah kebermanfaatan kepada sesama, maka hukum timbal balik kebaikan pun akan kita rasakan.

Selain 8 qlue di atas anda juga dianjurkan untuk rajin-rajin update informasi yang update yang membahas mengenai strategi brand-brand di situs-situs yang mengkhususkan diri di bisnis, marketing, teknologi, dan situs psikologi nomer 1 indonesia seperti Psikologi Mania (Psikoma) ini. Bagi penulis sendiri situs yang dapat anda coba update adalah markeeters (mark plus) milik bapak hermawan kertajaya yang memang update dan mengikuti perkembangan zaman. Untuk di bidang tekhnologi rekomendasi penulis anda dapat membaca referensi di tech in asia, atau dailysocial. Strategimanajemen.net juga rekomendasi yang bisa anda baca dan ikuti juga.

Selain melalui update website anda sebaiknya tidak ketinggalan pula untuk melihat trend di media sosial. Karena di sanalah pasar masa depan dapat terlihat dan terbaca lewat behavior dan minat para generasi Millenial dan Gen-z hingga alpha. Karena 3 generasi itulah yang akan mengisi pos-pos di masa depan sebagai bonus demografi indonesia. Tentang media sosial ini sebelumnya telah saya ulas di buku yang baru saja saya buat dan di terbitkan oleh penerbit Visi Media 17 Juli 2017 lalu. Buku tersebut sudah bisa anda dapatkan di beberapa toko buku seperti gramedia ataupun di toko-toko online. Meskipn pada saat saya cek di toko buku, memang saya sempat kesulitan berkat anemo yang luar biasa besar para pembaca. Untuk pemesanan lewat akun fanspage facebook psikologi indonesia, ataupun instagram psikologi indonesia (@ipsikologi) juga bisa, namun persediaannya terbatas. Monggo sebelum kehabisan.

Begitu pentingnya memahami strategi branding, menjadikan strategi branding ini tidak boleh salah. Karena ibarat salah menentukan taktik dalam berperang, maka resiko kekalahan dan kematian anda tanggung sendiri akibatnya. Oleh karena itu selamat untuk meningkatkan branding diri dan branding usaha anda. Ingat Sharing-mu, Personal Branding-mu.

Muhamad Fadhol Tamimy

Penulis adalah co-founder Psikologi Indonesia dan Psikoma sekaligus penulis buku Sharing-mu, Personal Branding-mu.

Pemerhati social media, Branding Strategy for Millenials & Gen-Z Behavior

tamimyf@yahoo.com