7

Posted on

6. Histrionik Merupakan bentuk gangguan kepribadian, dimana individu yang mengalami gangguan ini cenderung berlebihan, meluap – luap, dan juga cenderung dramatic. Hal ini merujuk pada kondisi individu yang ingin menjadi pusat perhatian. Berikut ini adalah ciri – ciri dari gangguan kepribadian histrionic : • Tidak merasa nyaman ketika tidak menjadi pusat perhatian • Sering memberikan perilaku provokatif dan menggoda secara seksual ketika berinteraksi dengan orang lain • Ekspresi emosi yang dangkal • Secara terus – menerus menggunakan penampilan fisik untuk menarik perhatian (misalnya selalu menggunakan make up yang tebal kemanapun) • Memiliki gaya bicara yang tinggi • Ekspresi emosi yang berlebihan, dramatis, dan teatrikal • Mudah dipengaruhi oleh orang lain 7. Narsistik Mungkin saat ini narsis banyak dikategorikan sebagai perilaku mempercantik dirinya sendiri, atau menganggap dirinya cantik. Namun gangguan kepribadian narsistik ini merupakan suatu kondisi dimana individu merasa bahwa dirinya memiliki rasa kepentingan yang besar. Gangguan kepribadian ini ditunjukkan dengan beberapa ciri, yaitu : • Rasa kepentingan diri yang besar, seperti misalnya melebih – lebihkan bakat, dan berusaha terlihat superior di mata orang lain • Memiliki preokupasi terhadap khayalan akan keberhasilan, kekeuatan, kecerdasan yang tidak terbatas • Merasa yakin bahwa dirinya adalah satu – satunya, unik, dan membtuhkan perlakuan khusus • Memiliki kebutuhan akan rasa bangga yang besar • Eksploitatif, mengambil keuntungan dari orang lain untuk dirinya sendiri • Tidak memiliki empati • Sering iri dengan orang lain, atau merasa yakin bahwa orang lain iri kepada dirinya • Memperlihatkan perilaku sombong 8. Avoidant / Menghindar Merupakan gangguan kepribadian, dimana mereka yang mengalaminya cenderung menghindar karena merasa ditolak. Individu dengan gangguan ini bukan karakter individu yang brkepribadian schizoid, karena mereka sebenarnya ingin berkomunikasi dan berinteraksi sosial, namun merasa rendah diri, malu, dan cenderung mudah merasa cemas. Berikut ini adalah ciri – ciri gangguan kepribadian menghindar / avoidant : • Meghindari aktivitas interpersonal, karena takut dikritik, dicela, atau ditolak • Tidak mau terlibat dengan orang lain, kecuali yakin akan disenangi orang lain • Keterbatasan dalam hubungan intim karena takut akan diledek dan dipermalukan • Preokupasi, atau merasa dirinya sedang dikritik, dan jga ditolak dalam situasi sosial • Terhambat dalam situasi interpersonal yang baru • Memandang diri sendiri janggal dalam bidang social 9. Dependen Merupakan salah satu gangguan kepribadian, dimana mereka yang mengalami hal ini cenderung dependen dan juga sangat bergantung pada orang lain. cenderung tidak percaya diri, dan sering merasa tidak nyaman ketika sedang sendiri. Berikut ini adalah beberapa ciri dari gangguan kepribadian dependen : • Kesulitan dalam mengambil keputusan tanpa nasehat dari orang lain • Butuh orang lain untuk menerima tanggung jawab dalam sebagian besar bidang utamanya • Sulit dalam mengekspresikan ketidaksetujuan • Sulit dalam memulai proyek ataupun hal untuk dirinya sendiri • Berusaha keras untuk mendapatkan dukungna dan juga suhan dari orang lain • Merasa tidak berdaya apabila sendirian • Segera mencari orang lain untuk mendukugnya apabila hubungan dekatnya berakhir • Terokupasi pada rasa takut ditinggal secara tidak realistic 10. Obsesif kompulsif Anda mungkin pernah mendengar mengenai OCD atau Obsessive Compulsive Disorder. OCD merupakan gangguan dimana individu mengalami kompulsif dan obsesif terhadap suatu hal. Namun gangguan kepribadian obsesif kompulsif (OCPD / Obsessive Compulsive Personality Disorder) sangat berbeda dengan OCD. OCPD merupakan gangguan kepribadian dimana individu yang mengalaminya cenderung perfeksionis, keras kepala, dan mengalami penyempitan emosional. Ada beberapa ciri dari gangguan kepribadian obsesif kompulsif ini, yaitu : • Terfokus pada perincian, aturan, daftar, urutan, dan juga jadwal pada aktivitas – aktivitas utama • Perfeksionisme yang mengganggu penyelesaian tugas, misalnya tidak mampu menyelesaikan tugas dalam waktu yang ditentukan, karena terlalu banyak merubah – rubah, akibat standar diri sendiri yang terlalu ketat • Setia pada pekeraan dan juga produktivitas hingga mengabaikan waktu luang • Hati – hati, teliti, dan tidak fleksibel, terutama pada moral, etika dan nilai – nila • Menyimpan benda yang tidak berguna, meskipun sudah tidak bernilai apapun • Tidak mau mendelagasikan tugas kepada orang lain • Memiliki gaya belanja yang kikir • Kaku dan juga keras kepala Nah, itu adalah 10 gangguan kepribadian menurut ilmu Psikologi. Bagaimana, apakah anda memiliki beberapa ciri – ciri kebribadian tersebut?