Waktu Yang Tepat Mengenalkan Agama Pada Anak

Sumber: Warungislam

Mengenalkan Agama Pada Anak – Agama adalah kepercayaan yang dianut oleh kebanyakan orang di dunia. Di Indonesia, sudah tersebar beberapa jenis agama. Misal agama islam, hindu, budda, kristen, protestan, kong hu chu, dan lain sebagainya. Kita bisa menilik dengan melihat tradisi – tradisi yang ada pada masing – masing agama. Misal merayakan idul fitri bagi umat islam. Hari nyepi bagi kaum hindu. Perayaan natal bagi kaum kristen dan protestan.

Agama merupakan kepercayaan pada Tuhan Yang Maha Esa. Mengikuti petunjuk dan larangan yang sudah di gariskan pada masing – masing kitabnya. Meyakini apa saja yang pantas diyakini. Juga tidak meyakini apa yang pantas tidak diyakini.

Menganut kepercayaan seperti agama memang sudah menjadi kewajiban bagi orang – orang yang sudah bisa bertanggung jawab dan dewasa. Misalnya ayah, ibu, kakak yang sudah menikah, dan orang – orang yang sudah baligh (bisa membedakan mana yang benar dan salah).

Tapi apakah anak – anak sudah semestinya diajari bagaimana ia beragama ? Jika sudah, sejak usia berapakah ia dikenalkan pada agama ?

Sejak kapan anak dikenalkan agama ?

Agama menjadi bagian yang penting bagi manusia. Terutama bagi kita yang hidup di belahan dunia timur. Agama sudah bukan menjadi suatu hak, namun kewajiban untuk memilikinya (anggapan kebanyakan orang). Memang beragama menjadi hal yang wajib bagi orang yang sudah dewasa. Lantas apakah anak juga harus untuk memilki agama ?

Ya, mengenalkan anak pada anak harus dimulai sedini mungkin. Bahkan semenjak ia dari rahim ibunya. Agama bukanlah suatu hal yang dipelajari saja. Namun suatu pembiasaan untuk dilakukan setiap hari. Semanjak kita bangun tidur sampai kembali tidur. Semua hal yang kita lakukan berkaitan dengan agama. Itulah kenapa sejak anak – anak harus sudah dikenalkan agama.

Kebanyakan anak – anak akan mengikuti agama orang tuanya. Karena semenjak kecil ia sudah dididik oleh orang tua untuk mengikuti tata aturan dan nilai  sesuai agamanya. Ketika orang tua pergi ke masjid, greja pura, maka anak juga akan ikut atau diajak ke tempat ibadah tersebut. Meskipun secara hakikat, ia belum mengenal apa arti tempat ibadah tersebut.

Juga anak – anak yang dibesarkan oleh orang tua yang islam. Setiap hari sejak bangun tidur sampai tidur lagi diajarkan doa – doa. Mau makan berdoa, mau ke kamar mandi, mau mengenakan pakaian, mau pergi kemanapun, dan lain sebagainya, minimal memulai segala sesuatu memulainya dengan doa. Orang islam juga senantiasa pergi ke masjid untuk beribadah secara ritual, ataupun beribadah dalam arti menuntut ilmu.

Kenapa anak harus dikenalkan agama ?

Harus. Setiap anak harus dikenalkan agama oleh orang tuanya. Bahkan sejak mereka berusia kanak – kanak. Tujuannya agar anak – anak memiliki pegangan dalam hidupnya. Agama berguna untuk mengontrol perilaku umat manusia. Agar mereka tidak melakukan hal – hal yang tidak bermoral.

Mengenalkan Agama Pada Anak. Dengan agama, orang akan mau menerima nasihat dari orang lain. Ketika ia salah, maka ia bisa ditegur. Agar ia bisa kembali ke jalan yang benar sesuai syariat agama. Agama juga berguna sebagai obat ketenangan hati. Ketika nanti ia dewasa, masalah akan datang bertubi – tubi banyaknya. Mungkin kita menjadi stres dan merasa tidak kuat menghadapi dunia. Lantas kembalilah pada agama. Ceritakan semua masalah yang mengganjal dalam hidupmu. Mungkin Tuhan tidak menjawab secara langsung setiap masalahmu. Tapi Tuhan akan menunjukkan jalan yang lebih terang untukmu.

Mengenalkan agama pada anak, bukan berbicara mengenai kewajiban sebagai orang tua saja. Namun dengan mengenalkan kepada anak disitu terdapat kewajibann pula sebagai manusia yang saling mengingatkan kepada kebenaran. By: Izzatur Rosyida


admin

Pencinta Psikologi, percandu kata, hidup Psikologi Indonesia