Trik Jitu Membangun Komunikasi Dengan Anak Remaja

Trik Jitu Membangun Komunikasi Dengan Anak Remaja

March 27, 2017 Off By admin

Trik Jitu Membangun Komunikasi Dengan Anak RemajaTrik Jitu Membangun Komunikasi – Permasalahan komunikasi antara orang tua dan anak adalah hal krusial yang harus disikapi oleh orang tua dimana saja Anda berada. Karena kurangnya komunikasi antara orang tua dan anak dapat memicu potensi yang tidak baik bagi perkembangannya kelak. Terlebih lagi bagi anak yang menginjak usia remaja. Mereka cendrung lebih menyukai untuk berdiskusi dan menanyakan permasalahan yang di alaminya dengan teman remajanya yang lain, dibandingkan dengan orang tuanya.

Mungkin jika teman yang di ajak sharing adalah anak yang cukup mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang baik dengan orang tuanya, itu bukanlah menjadi persoalan. Namun apa yang terjadi jika sang anak justru salah mendapatkan teman sharing curhat, dimana anak yang diajak curhat mengajakkan kepada hal yang negative?

Wah tentu sangat mengkhawatirkan sekali ya bunda. Untuk itu agar anak kita terhindar dari dampak negative akibat kurangnya berkomunikasi terhadap orang tuanya, maka kita dapat melakukan sebuah trik jitu dalam berkomunikasi dengan anak, khususnya mereka yang menginjak usia dewasa.

Trik jitu membangun komunikasi dengan anak remja

  1. Memulai pembicaraan dengan anak

Anak tidak akan terbuka pada orang tua, jika orang tua tidak berusaha membukakan pintu bercerita. Oleh sebab itu, sebagai orang tua mulailah untuk melakukan dialog ringan pada anak anda. Misal saat pulang sekolah, tanyalah apa yang terjadi barusan di sekolah. Atau ketika ada teman anak anda berkunjung di rumahnya, coba dekati dan tanyakan siapa orang tuanya. Bersikap ramahlah pada anak dan teman-teman anak anda.

  1. Setia mendengarkan keluh kesahnya

Saat anda sudah membuka pintu, cobalah secara perlahan-lahan mempersilahkan anak anda untuk memulai bercerita apa yang terjadi. Biasanya proses cerita yang dilakukan ini masih berupa cerita yang digeneralisasikan. Maksudnya, jenis cerita ini masih umum dan dangkal. Bahkan belum bersifat pribadi. Jika anda menyimak dan aktif mendengarkan setiap ceritanya, lama-lama anak akan berusaha membuka dirinya.

  1. Bersikaplah tertarik pada setiap cerita anak

Setelah anda aktif mendengarkan, maka anda perlu memperlihatkan minat anda terhadap cerita yang disampaikan oleh anak atau dengan bahasa lain adalah sikap interest. Hal ini dapat membuat anak semakin bersemangat untuk meceritakan apa yang sedang dialaminya. Oleh karena ia merasa memiliki dukungan dan merasa dihargai oleh orang tuanya. Tetap pertahankan sikap seperti ini, sampai anak anda benar-benar terbuka pada diri anda.

  1. Komunikasi secara empati

Ingat, bahwa anak anda adalah remaja yang usianya sangat labil. Emosinya mudah naik turun. Perlu anda sadari, anak usia remaja sangat membutuhkan peran dukungan sosial. Terutama dari orang terdekatnya, seperti orang tua. Bersikaplah simpatik dan empati pada anak saat ia sedang menceritakan masalahnya. Seolah-olah anda ikut merasakan apa yang sedang di rasakan oleh anak.

  1. Memberikan saran terbaik

Secara usia, orang tua lebih matang dari pada remaja. Pengalaman anda tentu lebih banyak dan berarti dari pada mereka. Oleh sebab itu, saat anak menemui banyak masalah, cobalah untuk memberikan saran terbaik. Ingat, saran terbaik, bukan saran yang mendukung setiap perilaku anak. Kadang anak melakukan kesalahan pada orang lain, tetapi ia tidak mau mengakuinya. Upaya yang harus anda lakukan adalah memberikan saran terbaik dengan bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan.

  1. Melihat sikap anak melalui cerita

Trik membangun komunikasi dengan anak remaja yang terakhir adalah dengan melihat sikap anak melalui cerita. Kadang orang tua tidak memahami karakteristik dan sikap anaknya. Mungkin di rumah, ia adalah anak yang penurut. Tetapi siapa sangka, di sekolah anak anda adalah anak yang paling usil ? Oleh sebab itu, anda harus mengenali anak anda lebih cermat. Salah satu caranya dengan mendengarkan anak bercerita. Maka anda akan paham bagaimana sifat, karakteristik, perilaku yang dimiliki anak.

Komunikasi merupakan hal yang paling penting. Terutama dalam membina hubungan antara anak dan orang tua. Oleh sebab itu, jagalah komunikasi tersebut agar hubungan anak dan orang tua tetap terjalin baik. Semoga trik jitu membangun komunikasi dengan anak remaja dapat dilaksanakan dengan baik. By: Izzatur Rosyida