Tips Sukses Menjadi Remaja Berprestasi Abad IniTips Sukses Menjadi Remaja Berprestasi – Prestasi ialah usaha atau hasil dari apa yang telah dikerjakan oleh seseorang dengan giat dan dengan semangat sehingga mendapat apresiasi. Dapat pula digambarkan bahwa suatu pekerjaan yang telah berhasil dicapai dengan kerja keras dan diapresiasikan. Prestasi juga dibedakan menjadi 5 aspek, seperti :

  1. Sikap
  2. Kemampuan intelektual
  3. Informasi verbal
  4. Strategi kognitif
  5. Keterampilan

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya menjadi anak yang berprestasi, bahkan mereka ada yang sampai memasukan anaknya ke tempat les privat untuk mendapat pelajaran tambahan dari yang sudah didapatkan dari bapak/ibu guru di sekolah. Namun, semua itu tergantung kepada anak itu sendiri, kalau anak itu rajin, percaya diri, dan sungguh-sunggh dalam belajar pasti akan berhasil menjadi anak yang berprestasi. Tetapi apabila anak itu bermalas-malasan, selalu bercanda dalam proses pembelajaran maka akan susah untuk menjadi anak yag berprestasi. Anak yang berprestasi tidak pandang dari orang kaya, menengah atau bahkan orang kurang mampu, semua itu tergantung pada diri kita masing-masing.

TIPS SUKSES MENJADI REMAJA BERPRESTASI

  1. Menentukan target

Traget ialah tujuan kemana kita akan melangkah dan mengambil keputusan. Apabila ingin menjadi anak yang berprestasi kita harus mempunyai target yang dapat memicu semangat serta memiliki tujuan kelanjutan di masa yang akan datang. Misalnya mentukan target nilai dalam beberapa mata pelajaran, menginginkan menjadi juara  olimpiade dalam beberapa kejuaraan akademik maupun non akademik. Sehingga timbul semangat dalam diri kita.

  1. Disiplin waktu

Belajarlah untuk menghargai waktu, seperti pribahasa yang sudah tidak asing lagi di telinga kita bahwa waktu adalah pedang atau Time Is Money. Disiplin waktu adalah salah satu jalan yang akan membuat kita suskes dalam proses pembelajaran sehingga menjadi anak yan berprestasi. Dalam kehidupan sehari-hari kita kerap menerapkan kedisiplinan waktu, sekaya apapun kita sepintar apapun kita kalau tidak menerapkan sikap disiplin waktu maka untuk mencapai keberhasilan akan terasa berat.

  1. Sucikan niat

Niat adalah hal utama yang harus ditanamkan dalam hati seseorang apabila akan melakukan suatu hal pekerjaan atau aktivitas tertentu yang berhubungan dengan nilai ibadah. Manusia dilahirkan diberi beberapa kewajiban salah satunya ialah untuk menuntut ilmu setinggi mungkin, karena mencari ilmu juga sebagian dari ibadah.

  1. Setiap manusia punya prestasi

Setiap manusia sebenarnya mempunyai prestasi yang berbeda-beda, seperti halnya kelebihan yang kita punya adalah prestasi diri kita, entah itu prestasi akademik maupun non-akademik. Manusia di ciptakan Allah dengan bentuk yang sama namun dengan kemampuan yang berbeda satu dengan yang lainnya.

  1. Percaya diri

Setiap manusia harus mempunyai sifat percaya diri, kita harus percaya dengan kemampuan yang ada pada diri kita. Mayoritas orang tidak percaya diri dengan kemampuan yang ada, mereka merasa kurang pandai bahkan merasa tidak pandai sehingga dapat menurunkan semangat untuk giat belajar.

  1. Mengikuti eskul

Didalam eskul kita akan menemukan teman baru serta wawasan baru, dengan mengikuti beberapa eskul kita dapat melatih kemandirian serta melatih kedsiplinan agar bisa mencapai prestasi yang menjadi sebuah kebanggaan.

  1. Ridho orang tua

Mintalah doa kepada kedua orang tua sebelum melangkah melakukan suatu pekerjaan atau aktivitas, karena ridho Allah tergantung pada ridho orang tua.

  1. Sholat dan berdo’a

Sholat dan berdo’a adalah salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh manusia atas perintah Allah, dengan kita rajin sholat dan berdo’a sama halnya kita mendekatkan diri kepada Allah dan Allah akan memberikan kemudahan kepada kita saat merasa kesusahan.

Itulah beberapa hal yang sekiranya dapat menjadi sebuah tips sukses menjadi remaja berprestasi saat ini. Maka dari itu rajinlah belajar supaya menjadi remaja yang berprestasi, perbanyak membaca buku juga untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang lebih luas. By: Nurus Syarifatul ‘Aini


admin

Pencinta Psikologi, percandu kata, hidup Psikologi Indonesia