Tips Parenting: Jangan Memaksakan Anak Terlalu Keras Dalam Hal ApapunBagi anda yang ingin mendapatkan pemahaman mengenai tips parenting pada anak, maka artikel psikologi ini bisa menjadi referensi anda. Saat ini banyak orang tua yang cenderung memaksakan anaknya supaya bisa ini itu. Les matematika, fisika, kimia, bahasa asing, dan sebagainya. Namun demikian, ternyata hal seperti ini malahan membuat anak menjadi tertekan akibat beban kognitif yang bisa dikatakan berlebihan.

Memang benar bahwa pada masa anak-anak, perkembangan kognitif mereka sedang berkembang dengan pesat, karena itu pendidikan sangatlah penting. Namun demikian, bukan berarti anda sebagai orangtua harus memaksakan anak terlalu keras dalam hal pendidikan, terutama yang berhubungan dengan prestasi akademik. Banyak orangtua, mungkin termasuk anda yang merasa khawatir ketika anaknya kurang baik dalam belajar matematika, dan akhirnya memutuskan untuk memasukkan si anak ke dalam program les setelah pulang sekolah. Atau mata pelajaran lainnya yang dirasa kurang. Padahal, bisa saja si anak memang memiliki kelemahan di bidang tersebut. Solusinya, bukan memaksakan si anak supaya bisa matematika, namun anda harus bisa mengembangkan potensi lain dari si anak.

Tips Parenting: Optimalkan Potensi Anak

Ilmu psikologi percaya bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Terkadang, banyak orang tua kurang tepat dalam mengaplikasikan tips parenting dengan berusaha keras membuang dan menghilangkan kekurangan si anak dan akhirnya mengabaikan potensi sesungguhnya dari si anak.

Misalnya saja, si anak lemah dalam matematika, namun orangtuanya memaksakan si anak supaya les matematika setiap hari sepulang sekolah, memarahi si anak kalau tidak bisa mengerjakan tugas matematika, dan sebagainya. Padahal ternyata si anak punya potensi yang lebih baik di bidang sosial ataupun olahraga misalnya, yang sangat mungkin berhasil apabila dioptimalkan. Jangan sampai si anak menjadi “korban” dari keinginan orangtua yang menginginkan anaknya pintar di segala bidang akademik. Karena faktanya memang, sebagai manusia mereka memiliki kelemahan, dan akan sangat sulit sekali menemukan anak-anak yang memiliki prestasi akademik tinggi di segala bidang.

Jadi, tips parenting untuk anak bisa diaplikasikan dengan baik apabila orangtua mampu melihat dan menyadari potensi yang dimiliki oleh si anak, sehingga dapat membantu si anak mencapai potensi terbaiknya, sehingga tidak merasa tertekan dan terpaksa dalam menjalankan berbagai program yang mungkin bisa memberatkan diri mereka.

Tips Parenting: Perhatian Orangtua Sangatlah Penting

Untuk mendukung optimalnya potensi anak, perhatian dari orangtua sangatlah penting. Sanjungan, dukungan, perhatian, dan hadirnya orangtua di saat si anak membutuhkan akan sangat membantu si anak dalam mencapai potensinya. Untuk apa anak-anak disuruh belajar di tempat les hingga larut malam, kalau orangtuanya sendiri tidak mampu hadir di samping si anak ketika dia butuh? Anda sebagai orangtua juga akan memahami potensi yang dimiliki si anak, apabila anda setia mendampingi mereka dalam belajar.

Jadi, hadirnya orangtua dalam mengembangkan potensi anak adalah salah satu tips parenting yang sangat penting. Ingat juga, bahwa tidak semua hal yang anda “paksakan” kepada anak akan memberikan dampak yang positif kepada anak. Orang dewasa saja ketika disuruh kerja lembur pastinya akan stress bukan? Apalagi anak-anak, yang separuh jiwanya masih diisi oleh main-main saja. By: Eduardus Pambudi