Test Intelegensi dan IQ. Penting, Tapi Bukan SegalanyaTest intelegensi adalah salah satu bentuk pengukuran psikologis yang sangat populer dan banyak dikenal oleh orang-orang, baik yang berkecimpung di dunia pendidikan, hingga yang berada di luar lingkup ilmu psikologi. Saat ini, test intelegensi terdiri dari banyak sekali jenis dan tipe, mulai dari test yang mengukur IQ seseorang, kemampuan, minat, bakat, hingga melihat kecenderungan gangguan kognitif yang muncul pada diri seseorang.

Saking banyaknya jenis testnya, membuat banyak orang menjadi terlalu terfokus pada test ini, atau yang dikenal dengan tes IQ. Banyak orang, secara sepihak mengatakan bahwa orang dengan IQ tinggi adalah orang yang pintar, dan sebaliknya, IQ yang rendah adalah orang yang bodoh. Apa benar seperti itu? Apa iya test berbasis intelegensi adalah sebuah test yang mampu memprediksi dan mengukur kesuksesan orang, dan kepintaran seseorang secara menyeluruh?

Beda Test Intelegensi, Maka Berbeda Juga Aspek Yang Diukur

Perlu anda ketahui, berbeda test, maka berbeda pula aspek yang akan diukur. Jadi, meskipun ada dua test ini (intelegensi) yang sama-sama mengukur IQ seseorang, namun kedua test tersebut mengukur aspek yang berbeda. Misalnya saja ada test intelegensi yang mengukur daya ingat, kemampuan berhitung, kemampuan berbahasa, dan sebagainya. Namun ada juga test ini (intelegensi) yang hanya mengukur kemampuan secara umum saja, tanpa melihat kapasitas kognitif secara detail.

Ini merupakan sebuah pemahaman dasar, bahwa IQ seseorang yang diambil dan diperoleh melalui test intelegensi tertentu mengukur aspek yang berbeda. IQ 110 dari hasil tes intelegensi WAIS memiliki makna yang berbeda apabila dibandingkan dengan IQ 110 yang diperoleh menggunakan test intelegensi IST. Begitu pula dengan test intelegensi lainnya, baik yang mengukur IQ, ataupun hanya mengukur minat dan bakat.

Jadi, apabila anda ingin membandingkan dan melihat hasil dari test intelegensi, seperti test IQ misalnya, maka ada baiknya anda juga harus memahami terlebih dahulu bentuk test yang diberikan, dan aspek-aspek apa saja yang diukur oleh test tersebut.

Individu Adalah Kesatuan dari Berbagai Macam Trait dan Aspek, Intelegensi Hanya Bagian Kecil dari Individu

Manusia, atau yang dikenal sebagai individu terdiri dari berbagai macam trait dan aspek, dan intelegensi hanyalah satu bagian kecil dari aspek-aspek tersebut. Itulah sebabnya, banyak kasus dimana ada individu dengan IQ yang tinggi, namun pernah mengalami tidak naik kelas, atau sebaliknya, IQ hanya 80, namun sanggup juara kelas. Ada aspek dan trait individual lainnya yang membentuk individu menjadi dirinya secara utuh. Pengukuran intelegensi menggunakan tes intelegensi hanya mengukur sebagian dari aspek individual tersebut.

Test Intelegensi sangat Dipengaruhi oleh Kondisi Individu Saat Melakukan Test

Ketika anda diminta mengerjakan test ini saat anda sedang tidak enak badan, dan ketika anda sedang fit. Pastinya hasil test intelegensi yang muncul akan berbeda, meskipun diukur menggunakan tes intelegensi yang sama. Hal inilah yang membuat adanya perbedaan hasil test bagian intelegensi ini. Kondisi dan situasi individu saat mengerjakan test ini sangatlah mempengaruhi hasil dari test. Bisa saja saat itu seseorang sedang down, galau, atau merasa cemas, sehingga tidak optimal dalam mengerjakan test, dan akhirnya memperoleh hasil yang buruk.

Nah, itu adalah beberapa penjelasan singkat mengenai test intelegensi, dan juga test IQ. Sekarang, apakah anda sudah bisa menyimpulkan, apakah test intelegensi dan test IQ adalah segala-galanya? Salam.