Teori Buta Warna Pada Seseorang Yang Harus Anda Ketahui

Teori Buta Warna Pada Seseorang Yang Harus Anda Ketahui

November 17, 2016 Off By admin

Teori Buta Warna Pada Seseorang Yang Harus Anda KetahuiNama : xxx dwi
E-mail : uswxxx@gmail.com
Judul : teori buta warna
Isi Konsultasi : Saya mahasiswi psikologi semt 1. Saya ingin bertanya tentang teori buta warna menurut ahlinya. Trimakasih

Jawaban

Teori Buta Warna – Buta warna merupakan kondisi dimana mata seseorang tidak mampu membedakan warna dengan baik, dan jelas. Buta warna sendiri terdiri dari berbagai macam kondisi, mulai dari tidak mampu melihat warna-warna tertentu, hingga hanya mampu melihat warna berdasarkan pembedaan terang dan gelap saja.

Jenis-jenis Buta Warna

Ada beberapa macam jenis atau klasifikasi dari masalah buta warna yang dialami oleh seseorang. Berikut ini adalah beberapa macam jenis buta warna:

  1. Trikromat

Buta warna trikromat, atau Anomalous trichromacy merupakan kondisi dimana seseorang masih mampu melihat warna, namun terdapat pergeseran warna, dan mengalami kerusakan sensitivitas pada reseptor warna. Terdapat 3 sel kerucut pada tubuh manusia, yaitu warna merah, hijau dan juga biru. Mereka yang mengalami buta warna trichromatic ini sebenarnya mampu mengenali warna, namun sensitivitasnya terhadap warna tersebut berkurang.

Misalnya saja seseorang mengalami masalah pada reseptor warna biru, maka sensitivitas seseorang terhadap warna biru akan berkurang, namun mereka masih mampu mengenali warna biru tersebut.

  1. Dikromatik

Bentuk buta warna yang kedua adalah buta warna Dikromatik. Pada buta warna Dikromatik ini, salah satu dari ketiga sel kerucut seseorang mengalami kerusakan. Misalnya pada reseptor warna hijau. Hal ini membuat seseorang tidak mampu untuk melihat warna hijau. Begitu pula dengan warna lainnya. Kerusakan pada reseptor merah akan membuat seseorang tidak mampu melihat warna merah.

Pada kondisi ini, seseorang hanya sensitif terhadap dua warna saja, dan mengalami masalah atau disfungsi pada satu sel kerucut atau reseptor warna

  1. Monokromatik

Jenis buta warna yang berikutnya adalah monokromatik. Buta warna monokromatik seringkali dikenal dengan istilah buta warna total, karena kerusakan pada sel kerucut atau sel cones sebagai reseptor warna, yang membuat seseorang hanya mampu membedakan warna dari intensitasnya saja (terang dan gelap)

Penyebab Buta Warna

Penyebab dari buta warna banyak terjadi karena adanya masalah pada kromosom. Gen buta warna sangat erat kaitannya dengan kromosom X, dan merupakan salah satu jenis masalah fisiologis yang bisa menjadi masalah keturunan, alias genetik. Sejauh ini, penyebab buta warna karena adanya kecelakaan, atau faktor yang bersifat non-genetis belum banyak dibahas dan belum banyak ditemukan.

Itu adalah sedikit penjelasan mengenai teori buta warna. Semoga bermanfaat. Untuk lebih lengkap mengenai kondisi buta warna, anda bisa melihat referensi buku kedokteran yang berhubungan dengan gangguan pada mata. Psikologi Mania