Tanya Jenis karakter Seseorang Yang Bicaranya Seirng Ganti-ganti Topik

Tanya Jenis karakter Seseorang Yang Bicaranya Seirng Ganti-ganti Topik

March 21, 2017 Off By admin

Nama : jojon
E-mail : maspraxx@yahoo.co.id
Judul : Tanya Jenis karakter Seseorang Yang Bicaranya Seirng Ganti-ganti Topik
Isi Konsultasi : karakter seperti apakah orang yang bicaranya sering ganti-ganti topik. dan seperti apakah gaya bicara yang benar. mohon jawabnya, trims

Jawaban

Hai Jojon, bagaimana kabarnya? Semoga sehat selalu ya.

Jenis karakter seseorang yang berbicaranya sering berganti – Menanggapi pertanyaan anda, sepertinya butuh lebih dirinci lagi. Maksud dari karakter orang yang berbicaranya sering ganti-ganti topik itu seperti apa ya? Apakah tipe kepribadiannya, atau apa? Apabila melihat ke arah tipe kepribadian, sepertinya tidak bisa dipatok bahwa berganti-ganti topik adalah suatu ciri khas dari tipe kepribadian tertentu. Ada banyak hal yang menyebabkan seseorang berganti-ganti topik dalam berbicara, seperti misalnya :

  • Ingin menutupi suatu hal
  • Sedang gugup
  • Sedang membangun chemistry dalam berkomunikasi
  • Memang merupakan tipe orang yang plin plan dan tidak memiliki topik tertentu untuk dibahas
  • Dan masih banyak lagi.

Seperti Apa Gaya Bicara Yang Benar?

Untuk melihat gaya bicara yang benar, mungkin agak sulit, karena gaya berbicara seseorang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, seperti budaya, suku, kebiasaan di lingkungan tempat tinggal dan semacamnya. Mungkin yang bisa ditarik kesimpulan adalah bagaimana cara berkomunikasi yang baik agar tidak menyinggung perasaan orang lain, dan maksud dari apa yang akan kita sampaikan bisa diterima dengan baik dan jelas.

Yang terpenting dalam komunikasi adalah adanya timbal balik. Komunikasi tidak akan terjalin dengan baik apabila tidak ada timbal balik. Karena itu, usahakan dalam pembicaraan, anda memberikan timbal balik yang sesuai dengan topik, begitupun sebaliknya. Usahakan agar topik yang anda angkat dalam pembicaraan memang menarik dan cocok dengan situasi dan kondisi yang ada.

Selain itu, pikirkan pula mengenai perasaan lawan bicara anda. jangan sampai anda mengatakan sesuatu yang membuat lawan bicara anda menjadi sakit hati. Pikirkan baik-baik dampak dari pembicaraan anda, baik positif maupun negatif. Selalu gunakan kata-kata yang baik dan tepat. Gunakan juga intonasi yang lembut dan tidak provokatif. Hal ini akan membantu anda agar dapat berkomunikasi lebih baik dengan orang lain, begitu pula sebaliknya.

Dalam berkomunikasi pun akan lebih baik jika, terjadi feedback dan adanya perhatian antara satu orang dengan yang lainnya. Agar salah satu di antaranya tidak merasa diacuhkan. Jika memang sibuk maka katakanlah terhadap orang yang bersangkutan, karena dengan berbicara jujur akan lebih baik, dibandingkan dengan menerima namun dalam hati penuh sesal dan sebal. Psikologi Mania