Suka Membentak Anak? Anda Perlu Tahu 3 Hal IniSuka Membentak Anak? Anda Perlu Tahu 3 Hal Ini – Tentu saja tidak ada orangtua yang benar-benar sempurna ketika mendidik dan merawat anak karena menjadi orangtua adalah suatu proses untuk belajar tentang bagaimana berbagi, mencintai tanpa batas, dan belajar untuk mengalahkan ego pada diri. Menjadi orangtua juga bukanlah hal yang mudah dan tanpa rintangan.

Terkadang, anak-anak tak bisa diajak bicara, mereka nakal hingga mengganggu orang lain atau mungkin mereka melawan ketika dinasehati. Hal-hal tersebut akan memicu tingkat stres dan frustasi bagi orangtua yang tidak jarang akhirnya orangtua harus membentak anak-anak atau bicara dengan nada tinggi serta marah dengan tujuan agar anak menjadi menuruti apa kemauan orangtua.

Sebenarnya, anak-anak tidak butuh nada marah dan tinggi, anak-anak juga tidak butuh mendengar Anda marah dan mengamuk pada mereka. Mereka hanya butuh untuk dipahami dan dicintai dengan sangat tulus.

Suka Membentak Anak? Anda Perlu Tahu 3 Hal Ini

Ada sebuah keharusan bagi orangtua untuk mencari tahu apa yang membuat anak-anak mereka menjadi tidak terkontrol, mendengarkan apa yang mereka rasakan, dan mencoba menahan diri untuk berkata keras dan kasar pada mereka. Perlu disadari kembali bahwa Anda adalah sosok pelindung mereka, bukan sosok yang menakutkan bagi mereka. Berikut ada tiga hal yang terjadi jika orangtua terlalu sering membentak anak.

  1. Menghambat Perkembangan Emosi Positif

Anak-anak  membutuhkan sosok positif dan dorongan positif yang akan membantu proses peningkatan perkembangan emosi mereka dalam kehidupan sehari-hari. Tinggal dengan pribadi-pribadi yang memilili energi dan mampu memberikan dorongan positif sangat dibutuhkan anak agar mereka tumbuh menjadi sosok yang tangguh dan percaya diri. Membentak anak akan membuat mereka menjadi takut, tidak percaya diri, mudah ragu, dan yang paling mengganggu psikologinya adalah mereka akan menjadi anak yang tumbuh dengan perasaan tertekan.

  1. Tidak Aman

Seperti uraian di atas bahwa orangtua adalah pelindung utama dari anak-anak sebab mereka tidak sekuat dan sehebat Anda. Kewajiban seorang orangtua adalah menghindarkan mereka dari hal-hal yang tidak aman bagi mereka namun dengan membentak Anda juga dapat membuat mereka merasa tidak aman berada di dekat Anda. Membentaknya akan membuat ia sulit menerima kehadiran Anda di dekatnya dan akan membuat dirinya merasa terancam di dekat Anda.

  1. Merusak Rasa Percaya Diri

Orangtua yang sedang membentak dan berkata kasar kebanyakan tidak akan bisa mengontrol apa yang sedang diucapkan tidak jarang anak harus menerima makian, cacian, dan kata-kata yang menyakiti hati mereka.

Dengan membentak, anak tidak bisa yakin pada dirinya sendiri, tidak mampu mengambil keputusan sendiri yang akhirnya akan tergantung pada apa yang dikatakan orang tua saja. Kata-kata yang menyakitkan hati mereka akan membuat harga diri mereka terluka dan anak akan tumbuh menjadi anak yang tidak bisa menghargai orang lain atau tumbuh menjadi pribadi yang rendah diri.

Oleh sebab itu maka anda perlu melakukan 3 hal berikut ini untuk mengatasi anak yang suka membentak;

  1. Beri Pengertian

Jika anak kadung membentak karena tidak di turuti apa yang ia minta, maka segeralah untuk memberikan ia pengertian yang baik. Pengertian juga dapat diikuti dengan rasionalisasi, mengapa anda tidak menuruti apa yang anak inginkan seperti. “adik kok marah gini, kan kalau marah adik jadi capek sendiri. Tau ga sih, kalau adik minta ini dan ibu tidak menuruti karena, kalo adik minta ini nanti akibat buruknya ini…… dan kalau adik berhenti dan tidak minta ini keuntungannya ini…….”

2. Peluk

Jika anak tengah dalam keadaan tantrum, maka sembari anda memberi pengertian maka peluklah ia, Karena dengan pelukan, dapat meredakan emosi sang anak. Mungkin sesekali anak akan tetap bereaksi untuk melepaskan pelukan anda, dan hal tersebut perlu untuk kesabaran anda dalam memeluk anak dan memberikannya pengertian yang baik. Setelah beberapa saat, anak pun akan lebih tenang, walapun ia masih menangis. Setelah ia tenang maka di saat itulah pengertian akan efektif untuk di berikan pada anak.

3. Jangan Bereaksi Negatif

Hal yang ke 3 inilah yang terkadang tidak semua orang tua berhasil untuk mengendalikannya. Terkadang saat anak sedang merasakan emosi dan meluapkan amarahnya, justru orang tua yang seharusnya menjadi penenang dan pendamai, malah tersulut emosi yang lebih besar lagi. Sehingga dalam keadaan tersebut, akhirnya anak yang menjadi korban kekerasan daripada orang tua.

jika hal tersebut terus menerus dilakukan, maka kondisi terburuknya adalah, anak akan meniru dari apa yang kita lakukan. Ingatlah sebuah pepatah bahwa, buah yang jatuh tidak akan jauh dari pohonnya.

Itulah beberapa hal yang patut kita perhatikan terkait Suka Membentak Anak? Anda Perlu Tahu 3 Hal Ini seperti di atas, kiranya kita harus lebih bersabar dalam mendidik anak.

Banyak yang berkata bahwa anak adalah hak prerogatif dari orangtua, terserah orangtua akan melakukan apa saja pada anak mereka. Hal ini terkadang menjadi bumerang bagi diri sendiri ketika anak tumbuh dewasa. Anak adalah titipan dari Tuhan yang harus Anda kasihi dan perlu diingat bahwa ia adalah manusia, sama seperti Anda. By: Muhamad Fadhol tamimy