Suasana Hati Tak Disangka Mempengaruhi Kondisi KesehatanSuasana hati yang bahagia membuat segalanya menjadi indah. Segala kesulitan yang dihadapi dengan hati yang gembira sedikit banyaknya terkadang dapat dicarikan jalan keluar untuk diselesaikan secara tuntas. Maka banyak beragam penelitian yang mengatakan bahwasanya suasana hati yang gembira berkorelasi dengan kesehatan fisik.

Sementara itu suasana hati yang tak baik pada akhirnya berpengaruh pada kesehatan yang kita miliki. Hal ini bukan tanpa alasan dimana dalam sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh Graham-Engeland dan kawan-kawan pada tahun 2018 mengidentifikasi bahwasanya terdapat korelasi antara suasana hati yang negative dengan daya tahan tubuh.

Penelitian yang berjudul “Negative and positive affect as predictors of inflammation: Timing Matters” tersebut peneliti meminta para partisipan untuk menilai suasana hati diri sendiri, positif atau negative. Peneliti menggunakan kuesioner untuk membantu para partisipan dalam melakukan penilaian.

Setelah selesai para partisipan diteliti sampel darah mereka untuk mengukur jumlah konsentrasi protein c-reaktif (CRP) dan tujuh sitokin inflamasi perifer IL-1β, IL-6, TNF-α, IL-8, IL-4, IL-10, dan IFN-γ). Tim peneliti yang berbasis pada psikofisiologi ini diketuai oleh Graham-Engeland. Dan graham-england pun menemukan bahwasanya suasana hati yang positif memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang memiliki suasana hati yang buruk. Perasaan hati yang negative itu sendiri misalnya perasaan marah, sedih atau suram. Penelitian ini pun semakin menambah khasanah pengetahuan bahwasanya kebahagiaan yang dirasakan itu akan sangat berkaitan dengan kesehatan fisik. Hal inilah yang menjadi gambaran bahwasanya kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.  Oleh karenanya saat anda merasakan kesehatan mental sedang terganggu maka jangan tunggu lagi untuk berobat ke psikolog terdekat. Walaupun memang informasi mengenai layanan psikologi ini masih belum banyak seperti layaknya layanan kesehatan yang di bukan oleh dokter pada umumnya.

Walaupun sekarang jaminan kesehatan seperti BPJS telah mengcover untuk layanan kesehatan mental, namun hal ini masih belum banyak di ketahui oleh masyarakat pada umumnya. Pun begitu pula dengan kerjasama yang dilakukan dengan lembaga/biro/klinik yang menyediakan layanan psikologi belum maksimal.

Jaga kesehatan mentalmu untuk kehidupan yang lebih baik. Jangan anggap remeh mereka yang merasakan keterpurukan dan depresi, karena dukungan sosial mu sangat bermakna untuk mereka. Ubah cara pandang mu dan luaskan sudut pandangmu untuk memaklumi setiap masalah yang ada dan membuat mu lebih optimis. Keoptimisan yang dimiliki adalah jembatan menuju kebahagiaan ataupun sebaliknya, timbulkan kebahagiaan mu untuk menuju keoptimisan hidup mu. Salam sukses dan semangat. Psikologi Indonesia

27 Daftar Buku Psikologi Yang Membawa Anda Menguasai Ilmu Psikologi

Hati yang bahagia hadir saat kita berfikiran positif. Bagaimana cara untuk berpikir positif itu? Hal ini telah dituliskan oleh Dr. Ibrahim Elfiky seorang maestro dan motivator dunia dalam bukunya terapi berpikir positif. Dapatkan bukunya hanya di link http://bit.ly/2u9t2ot hanya untuk mu yang beruntung, persediaan terbatas.