Somatisasi, Sakit Yang Disebabkan Oleh Masalah PsikologisAnda pernah mendengar mengenai gejala – gejala somatisasi, atau yang juga dikenal dengan istilah psikosomatis? Mungkin banyak dari anda yang pernah mendengarnya, namun mungki banyak juga yang belum pernah mendengarnya. Somatisasi atau psikosomatis, adalah sebuah gangguan atau masalah psikologis, dimana gejalanya muncul pada masalah fisik yang nyata, namun sebenarnya masalah utama adalah masalah psikologis, bukan masalah fisik.

Dalam melakukan diagnosa pasien, dokter biasanya akan memeriksa kondisi fisik dari pasien terlebih dahulu. Misalnya, ketika pasien merasa gatal – gatal di kulit, maka dokter akan memeriksa pasien, mulai dari jenis kulit, alergi terhadap bahan tertentu, alergi terhadap obat – obatan, debu, dan sebagainya. Nah, bukan tidak mungkin, setelah diperiksa, ternyata kondisi fisik dari pasien adalah normal, artinya pasien tidak mengalami alergi, cacat fisik, dan sebagainya. Hal ini terjadi bukan karena dokter yang tidak kompeten, namun mungkin saja masalah gatal gatal tersebut disebabkan oleh masalah psikologis.

Bagaimana Somatisasi Bisa Muncul?

Salah satu hal yang memungkinkan gejala somatisasi ini bisa muncul adalah karena tubuh manusia terdiri dari satu kesatuan, yang dikenal dengan body and mind connection. Ketika mind atau pikiran ini mengalami masalah, maka akan mempengaruhi body alias fisik manusia. Hubungan ini jelas diungkapkan pada ilmu – ilmu tentang neurologis, psikologi, dan juga kesehatan. Dengan adanya body and mind connection ini, maka sangat memungkinkan pikiran “mengirimkan” sinyal sakit kepada tubuh, sebagai tanda adanya suatu masalah.

Jadi, apabila anda merasakan sakit pada tubuh anda, namun ternyata tidak menemukan penyebab fisik yang jelas, maka bisa dipastikan hal tersebut adalah gejala somatisasi atau psikosomatis. Gejala ini bisa terjadi dalam waktu – waktu tertentu saja, atau bisa menjadi kegiatan “rutin” yang sering muncul. Salah satu hal utama yang menyebabkan somatisasi atau psikosomatis ini adalah pikiran yang tertekan, misalnya karena stress.

Simptom Atau Gejala Somatisasi Yan Sering Muncul

Ada beberapa ciri khas gejala somatisasi yang sering muncul, dan mungkin anda sendiri mengalaminya, namun tidak menyadari bahwa hal itu merupakan bentuk gejala somatisasi / psikosomatis. Berikut ini adalah beberapa gejala yang sering muncul pada somatisasi :

  • Pusing dan sakit kepala
  • Vertigo
  • Mual dan muntah
  • Asam lambung naik
  • Tekanan darah naik
  • Tubuh menjadi lemas dan mudah lelah
  • Kulit terasa gatal atau panas
  • Munculnya jerawat

Itu hanyalah sebagian gejala yang muncul pada gangguan somatisasi / psikosomatis. Masih banyak lagi symptom atau gejala fisik yang muncul akibat gangguan somatisasi ini. Dan uniknya, setiap orang memiliki gejala atau symptom yang berbeda – beda, sehingga cukup sulit untuk digeneralisasikan.

Penyakit Kronis Dan Somatisasi

Saat ini, banyak penelitian yang memfokuskan hubungan antara kemunculan penyakit kronis dengan gangguan somatisasi / psikosomatis ini. Hasilnya cukup mengejutkan. Penyakit kronis dan berbahaya, seperti kanker, diabetes, stroke, serangan jantung, dan sebagainya ternyata bisa muncul karena masalah psikologis juga. Jadi gangguan somatisasi ini cukup berbahaya dampaknya apabila tidak segera disadari dan diselesaikan.

Dan anda juga jangan kaget, penanggulangan dari gejala dan gangguan somatisasi ini sebenarnya cukup mudah, kita hanya perlu menyadari penuh hal – hal apa yang bisa membuat kita mengalami gangguan somatisasi / psikosomatis ini. Ketika sudah berhasil menyadari penyebab utama dari gangguan somatisasi ini, maka kemunculan gejala atau symptom fisik, bahkan symptom medis bisa diatasi dengan cepat.

By: Eduardus Pambudi