Seputar Dunia Stress Pada RemajaStress merupakan kejadian yang kerap di alami oleh setiap manusia, manakala keadaan yang dihadapinya dirasakan benar benar mengganggu dan mengancam kehidupan kita. Kemunculan stres disebabkan oleh adanya faktor stresor yang hadir, seperti faktor diri sendiri, keluarga, lingkungan, dan sosial. Munculnya stresor antara satu orang dengan orang yang lainnya berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh kemampuan individu untuk meredam dampak dari stresor ini pun berbeda pula.

Tak hanya orang dewasa yang memiliki segudang stresor bermacam-macam bentuknya, namun ternyata remaja pun memiliki sumber stresor yang beraneka-macam pula. Stresor yang umum di alami oleh remaja, biasanya berkisar antara orang tua, lingkungan, teman, hingga gaya hidup yang harus selalu diikutinya.

Seorang anak remaja yang tak mampu mengendalikan stresor menyebabkan munculnya stres di dalam diri anak tersebut. Hingga pada akhirnya nanti, stres yang tak mampu di tangani dengan baik akan meningkat statusnya menuju ke arah stres berat hingga depresi.

Jika dahulu stresor remaja berkisar antara tuntutan orang tua, lingkungan, hingga teman namun saat ini ke tiga faktor tersebut makin berkembang dan memiliki turunan tambahan dalam kontribusinya menjadi sumber stresor. Faktor tambahan tersebut nampak pada perilaku yang dinamakan gaya hidup.

Dahulu mungkin para remaja tidak banyak yang minder jika tidak memiliki sepeda motor untuk berangkat ke sekolah, namun saat ini hal itu tak dapat di samakan lagi. Sepeda motor yang kerap digunakan para remaja tak cuma untuk kebutuhan akan transportasi pendidikan, namun kehadirannya saat ini di gunakan pula untuk status sosial.

Tak sedikit remaja yang cendrung tak mampu mengelola sumber stres akan menarik diri dari pergaulan sehari-hari, hingga menuntut secara berlebihan pada orang tua agar dipenuhi keinginannya untuk mendapatkan sepeda motor. Selain itu remaja yang tak mampu untuk mengelola stres dengan baik akan mudah untuk memutusan menarik diri dari lingkungannya. Mereka yang menarik diri dari pergaulan tersebut dikarenakan, adanya perasaan inferior, cemas jika di ejek tak mampu mengikuti trend, hingga ketakutan jika, tak di sukai oleh lawan jenis.

Penyebab stres remaja di atas sebenarnya dapat di atasi dengn pola asuh keluarga yang benar dengan menerapkan didikan yang berdasarkan pada aspek religiusitas. Dengan menerapkan aspek religiusitas, maka kita akan diajarkan untuk mencontoh tokoh-tokoh teladan sepanjang masa, seperti suri tauladan dari Nabi Muhammad dan para sahabatnya, yang tetap berprikebadian apa adanya namun mampu mencapai kegemilangan luar biasa dalam hidup. Bersabar dan ikhlas dalam menghadapi segala tantangan dari tokoh teladan tersebut kiranya mampu untuk kita terapkan di kehidupan sehari-harinya.

Manakala hal tersebut sukses untuk diterapkan maka stres yang menghampiri akan mudah untuk dicarikan solusi terbaiknya. By Fatah