Sekilas Mengenai Inventory Kepribadian EPPS (Edward’s Personal Preference Schedule)

EPPS atau Edward’s Personal Preference Schedule merupakan salah satu test inventory yang dibuat dengan menggunakan dasar teori Murray (sama seperti test TAT), dimana di dalam test ini terdapat needs atau kebutuhan yang terungkap oleh masing – masing individu melalui pengisian atau tepatnya pilihan satu dari dua pilihan jawaban. EPPS merupakan jenis test PSIKOLOGI yang cukup menguras waktu dan juga tenaga, karena test ini terdiri dari 225 pasang pilihan jawaban A dan juga B, yang harus anda pilih salah satunya. Tiap pasang pilihan jawaban ini mencerminkan kecenderungan diri anda, dan anda harus memilih salah satu yang menurut anda paling mencerminkan diri anda.

Test EPPS ini lebih mengungkapkan mengenai konflik – konflik berupa needs atau kebutuhan yang muncul pada diri peserta atau klien, dan bagaimana cara klien menghadapi needs tersebut. berdasarkan teori dari H.Murray yang diaplikasikan pada EPPS ini, terdapat 15 kriteria needs yang akan diskoring dan diinterpretasi pada test ini, yaitu :

  1. Achievement,

Merupakan kebutuhan untuk mencapai atau memperoleh sesuatu.

  1. Deference

Merupakan kebutuhan akan kepatuhan, taat, dan juga konformitas.

  1. Order

Merupakan kebutuhan individu akan keteraturan, tanggung jawab dan segala sesuatu yang dikerjakan secara runtut.

  1. Exhibition

Merupakan kebutuhan untuk mengekspresikan diri, optimistic, dan percaya diri.

  1. Autonomy

Merupakan kebutuhan akan mandiri, bebas, dan juga memiliki pendirian.

  1. Affiliation

Merupakan kebutuhan akan orang lain, afiliasi dan juga relasi.

  1. Intraception

Merupakan kebutuhan akan tindakan yang simpatik, sering bersimpati, dan juga empati.

  1. Succorance

Merupakan kebutuhan akan perhatian.

  1. Dominance

Kebutuhan untu mendominasi, dan memberikan perintah – perintah atau pengertian.

  1. Abasement

Merupakan kebutuhan untuk menyalahkan diri sendiri

  1. Nurturance

Merupakan kebutuhan untuk menolong orang, merawat orang lain dan memabntu orang lain.

  1. Change

Merupakan kebutuhan untuk melakukan perubahan.

  1. Endurance

Merupakan kebutuhan untuk menjadi lebih tekun dan gigih.

  1. Heterose__ks__ual

Merupakan kebutuhan akan kehidupan se__ks__ual.

  1. Aggression

Merupakan kebutuhan akan agresi dan kekerasan

Jenis – jenis needs yang digunakan pada EPPS merupakan bentuk dari needs yang dikembangkan oleh Murray. Hal ini membuat test EPPS memiliki interpretasi needs yang hampir sama dengan needs yang muncul pada inventory test pictorial Thematic Apperception Test.

Skoring dan juga Interpretasi dari EPPS

Setelah klien atau peserta selesai untuk mengerjakan EPPS, maka terlebih dulu pastikan bahwa tidak ada nomor yang terlewat, karena apabila ada nomor yang terlewat, hal ini akan mengganggu proses skoring. Proses skoring dilakukan oleh mereka yang kompeten, baik tester, interpreter, dan juga psikolog atau psikiater. Setelah skoring dari 225 pasang kata tersebut selesai dilakukan, maka akan diperoleh hasil berupa masing – masng skor atau nilai pada tiap – tiap needs yang ada (15 needs). Skor pada masing – masing needs inilah yang nantinya akan menjadi bahan interpretasi dari hasil kerja EPPS klien atau peserta.

Dalam melakukan interpertasi, hasil skoring akan dihitung, sehingga nantinya akan memunculkan symbol + dan juga – untuk menentukan kondisi masing – masing needs. Berikut ini penjelasan singkatnya mengenai symbol + dan – :

  1. Symbol + berarti individu cenderung berjuang untuk mencapai needs
  2. Symbol – berarti individu cederung meniadakan needs mereka
  3. Symbol ++ berarti individu sudah mantap dalam mencapai needs mereka
  4. Symbol – berarti individu berusaha untuk menekan dan menghilangkan needs
  5. Symbol +++ berarti individu cenderung terlalu berusaha keras untuk mencapai atau memenuhi needs nya
  6. Symbol — berarti individu cenderung terobsesi untuk menghilangkan needs nya.

Misalnya pada needs of achievement, individu memiliki penilaian +++, maka itu berarti, individu cenderung akan melakukan hal apapun yang bisa dia lakukan untuk mendapatkan tujuannya atau untuk mendapatkan sesuatu. Semua penilaian + dan – tersebut dilakukan pada setiap needs, dan akan terlihat, bagaiaman sikap atau cara individu dalam menghadapi needs nya tersebut. dengan begitu, Test EPPS ini sangat cocok untuk mengetahui karakter kepribadian seseorang, dan juga dapat membantu memahami mengapa seseorang bisa berperilaku tertentu.

Psikologi Mania