Rindu Sosok Ibu Yang Seperti Dahulu

Nama : Dillah xxx
Judul : Rindu Ibu yg Lembut Hatinya
Isi Konsultasi : Mohon pencerahannya. Bagaimana menghadapi seseorang yg sulit memaafkan dan keras hati/kaku tidak bisa diberi pengertian/tidak bisa diluruskan pola pikirnya yg keliru? Dia akan mengingat2 kesalahan orang lain tanpa mempertimbangkan kebaikan atau permohonan maaf orang lain. Jika dia ngambek, dia akan mengurung diri di kamar. Dia menghindari bertemu orang yg dia tidak suka/tidak mendukung pendapatnya. Dia akan keluar kamar jika orang yg tidak suka itu sudah pergi. Suami,sanak saudara,berusaha memberikan pengertian untuk bisa melunakkan hatinya agar bisa memaafkan, namun tidak dihiraukan… Kami benar2 rindu sosok seorang ibu yg berhati lembut… Sebenarnya apakah ada gangguan psikologis/kepribadian pada ibu kami? Lalu bagaimana menghadapinya? Terimakasih.

Jawaban: Sebelumnya kami bersimpati atas apa yang telah anda alami tersebut. Sosok ibu jika diibaratkan dalam sebuah keluarga ia merupakan salah satu tiang penyangga kokohnya bangunan dalam biduk rumah tangga. Ketika ia goyah, maka kondisi rumah tangga pun akan berpengaruh pula. Menyikapi hal tersebut memang membutuhkan waktu yang tak bisa instan dalam merubah sikap yang di miliki oleh ibu anda.

Namun adakalanya apa yang terjadi pada ibu anda tersebut mungkin saja memiliki penyebab,se hingga ia sampai berlaku seperti yang telah anda sebutkan di atas. Namun Jika memang telah terjadi seperti ini, maka perlu dari pihak keluarga untuk meningkatkan kualitas komunikasi antar anggota rumah tangga atau bahasa lain Quality time with family lah. Agar harapannya nanti dari komunikasi tersebut rasa saling pengertian diantara anggota rumah tangga, baik itu dari pihak ibu, ayah, dan anak terpupuk kembali.

Kecendrungan untuk mengingat kesalahan orang lain dan melupakan kebaikan yang pernah di berikan memang pada dasarnya ada pada setiap manusia, tergantung bagaimana ia menempatkan dan mengekspresikan hal tersebut. Jika memang ibu anda sedang dalam keadaan yang tidak bersahabat ada baiknya untuk membiarkannya sejenak, jangan sampai ketika ibu anda sedang dalam kondisi marah, anda pun tersulut emosinya. Karena hal tersebut malah justru akan memperkeruh suasana.

Bisa jadi apa yang di alami ibu anda ini merupakan kondisi dimana ia membutuhkan perhatian dari anak-anak, maupun suaminya (ayah anda). Karena pada hakekatnya manusia, khususnya wanita akan sangat senang ketika ia di istimewakan seperti tuan putri di lingkungannya. Mungkin tak harus seperti memanjakannya, menyediakan segala keperluannya, hingga seperti memanjakan nya. Anda dapat melakukan hal sederhana seperti membantunya memasak, merespon dengan baik ketika di ajak ngobrol dan meluangkan waktu untuk berlibur lengkap bersama keluarga.

Terkait dengan kondisi psikologis atau kepribadian, saya belum dapat menyimpulkannya karena masih harus diperlukan beberapa prosedur hingga menetapkan kondisi psikologis ibu anda memiliki gangguan ataupun tidak. Namun jika kondisi yang di alami mengganggu keseharian dalam aktivitas ibu anda, maka ada baiknya untuk membawanya ke psikolog terdekat.

Psikologi Mania