Mengapa Puber Kedua Rawan Sebabkan Pria Terjerat Perselingkuhan
Sumber: Poskota

Perselingkuhan dalam sebuah hubungan adalah masalah yang cukup serius karena bisa merusak hubungan. Banyak yang percaya bahwa perselingkuhan dalam sebuah hubungan diakibatkan oleh puber kedua. Puber kedua kadang diidentikan dengan perselingkuhan, bisa dibilang serupa dengan perselingkuhan tetapi tidak sama. Padahal sebanarnya puber tua ini hanyalah penyebab dan akibatnya adalah perselingkuhan dalam sebuah hubungan.

Ada beberapa alasan mengapa puber tua ini rawan sebabkan pria terjerat perselingkuhan. Beberapa alasan itu antara lain.

  1. Rasa ingin memiliki ketika puber kedua terbilang besar

 Ketika seorang pria memiliki keinginan besar untuk memiliki seseorang yang bukan pasangannya disitulah puber kedua pria terlihat. Dan terkadang hal ini bisa menyebabkan seorang pria kerap kali terjerat perselingkuhan. Keinginan untuk memiliki dan keinginan bahkan ketertarikan yang menggebu-gebu inilah ditakutkan bisa menjerat seorang pria dalam perselingkuhan. Walaupun kadang bukan kecantikan wanita lain yang membuatnya tertarik, melainkan sisi lain dari wanita tersebut.

  1. Puber Kedua mengakibatkan Pria mencari perhatian

Puber kedua yang dialami pria ketika sudah menikah memberikan efek sang pria lebih cenderung ingin lebih diperhatikan. Jadi jika perhatian tersebut tidak bisa didapatkan dari pasangannya, sudah bisa diprediksi pada siapa sang pria akan mencari perhatian tersebut. Hal seperti inilah kadang yang membuat sang pria terjerat perselingkuhan tanpa disadari. Perlu untuk diketahui oleh semua wanita bahwa pria itu cenderung ingin diperhatikan, walaupun kadang banyak yang sok cuek namun naluri pria sebenarnya adalah butuh diperhatikan.

  1. Puber Kedua Biasanya Muncul dengan dukungan Finansial

Kesuksesan seorang pria dalam pekerjaannya kadang menjadi sebuah pemicu munculnya puber kedua. Kondisi seperti inilah yang kadang membuat seorang pria mudah terjerat perselingkuhan, dengan keadaan finansial yang mendukung dan kadang kebosanan akan aktivitasnya menjadi pemicu juga. Apabila finansialnya tidak terkontrol dengan baik, maka hati-hati saja sang pria terjerat dalam hubungan gelap atau perselingkuhan yang tidak pernah diinginkan.

  1. Puber Kedua Membuat Pria Mudah Bosan

Alasan kenapa puber ini rawan menyebabkan pria terjerat dalam perselingkuhan adalah karena puber kedua membuat kondisi pria menjadi mudah sekali bosan. Karena pria sudah mengerti bagaimana sifat dan tingkah pasangannya, kadang sebagian pria merasa bosan. Apalagi jika pasangannya sangat mengekang atau overprotektif, sehingga memicu semakin mudahnya muncul rasa bosan terhadap pasangan. Tentunya sebagai seorang kepala keluarga, pria butuh untuk diperhatikan dan dimengerti keadaannya saat itu sehingga tidak akan memnacing kebosanan. Kebosanan inilah yang kemudian membuat pria mencoba merayu dan mencari suasana baru diluar rumah, dan akhirnya tanpa disadari malah membuat sang pria terjerat dalam perselingkuhan.

Jadi disarankan untuk wanita atau pasangan sang pria berikap lebih terbuka dan berinovasi agar pria tidak mudah bosan. Cobalah sesekali untuk menghabiskan waktu berdua bersama pasangan, hal ini dibutuhkan untuk mempererat hubungan pria dan wanita sehingga akan terhindar dari jeratan perselingkuhan. By: Nurus Syarifatu ‘Aini