Psikologi Kepribadian : Lebih Baik Mana? Kepribadian Introvert Atau Ekstrovert? Banyak yang menanyakan mengenai psikologi kepribadian, terutama mengenai kepribadian introvert dan ekstrovert. Manakah kepribadian yang lebih baik, dan apakah kita bisa memilih salah satunya?

Salah satu ciri utama dari kepribadian ekstrovert adalah orang yang luwes dan supel dalam bergaul. Mereka yang memiliki kepribadian ekstrovert lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan di luar diri mereka (estraversion) dibandingkan dengan introvert. Itu artinya, seorang ekstrovert akan sulit ketika tidak memperoleh dukungan atau pendekatan dari luar dirinya. Ekstrovert dapat bekerja lebih baik ketika ada banyak orang di sekitarnya.

Kebalikan dari ekstrovert, introvert merupakan kepribadian yang terkesan penyendiri. Sebenarnya tidak harus selalu penyendiri, karena inti dari introvert adalah mereka yang lebih banyak dipengaruhi oleh inner atau diri sendiri. Mereka yang memiliki kepribadian introvert dapat bekerja lebih baik dan optimal ketika mereka bisa memiliki quality time dengan diri sendiri, bukan dengan orang lain atau lingkungan di luar dirinya. Itulah mengapa orang yang memiliki kepribadian introvert sering terlihat sebagai penyendiri. Namun, bukan berarti orang yang memiliki kepribadian introvert adalah orang yang menarik diri dari lingkungan sosial, tidak mau bersosialisasi, dan tidak memiliki minat dengan lingkungan sosial. Baik introvert maupun ekstrovert tetap memiliki minat terhadap lingkungan sosial, yang membedakan hanyalah porsinya.

Mana Yang Lebih Baik? Introvert atau Ekstrovert?

Baca juga kepribadian fobia

Jawabannya adalah tidak ada yang lebih baik. Masing-masing memiliki kelemahan dan kekurangannya sendiri. Ibaratnya adalah ketika kita membandingkan dua buah mobil dari merk yang berbeda. Dari segi performa, mungkin merk A jauh lebih baik, namun dari segi tampilan dan eksterior, merk B jauh lebih unggul.

Ekstrovert dan introvert memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Bukan berarti orang ekstrovert pasti akan menjadi pemimpin yang memiliki banyak koneksi dimana-mana. Orang yang introvert juga bukan berarti mereka tidak mudah bergaul, dan akhirnya menjadi terpinggirkan dan tidak dikenal oleh orang banyak. Baik ekstrovert maupun introvert memiliki jalan sendiri-sendiri. Seorang introvert tidak akan pernah bisa sukses ketika menggunakan cara-cara orang ekstrovert, begitu pula sebaliknya, seorang ekstrovert tidak akan pernah berhasil apabila menggunakan cara-cara orang introvert.

Itulah sedikit gambaran psikologi kepribadian mengenai introvert dan ekstrovert. Jadi, kesimpulannya adalah tidak ada kepribadian yang paling baik, ataupun paling buruk, karena semua kepribadian memiliki cara tersendiri dalam menjalani hidup. By: Eduardus Pambudi