Ini Dia Proses-Proses Penanganan Psikolog Terhadap Klien Yang DatangProses-Proses Penanganan Psikolog Terhadap Klien. Pernahkah anda sekalian pergi ke psikolog? Mungkin banyak daripada anda yang belum pernah pergi ke psikolog, dan hanya bertemu dengan psikolog ketika anda harus mengikuti tes IQ ataupun tes penempatan dan penerimaan kerja saja bukan?

Memang profesi ini masih kalah terkenal dengan seorang dokter, hingga akhirnya Banyak orang yang belum mengenal profesi ini Tak cukup tidak tau saja namun banyak dari masyarakat yang masih bingung, sebenarnya sama atau tidak sih seorang psikolog dengan dokter.

Lalu ada pula pertanyaan seperti kejadian yang akan terjadi ketika bertemu dengan seorang psikolog nantinya. Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, berikut ini merupakan proses-proses yang akan dilalui klien ketika sedang berkonsultasi dengan seorang psikolog.

Proses-Proses Penanganan Psikolog Terhadap Klien

  1. Rapport

Rapport merupakan tahapan paling awal yang akan dilalui oleh klien ketika melakukan konsultasi dengan seorang psikolog. Rapport adalah pendekatan awal antara psikolog dengan klien, yang dimaksudkan untuk menciptakan hubungan kepercayaan yang baik. Rapport yang terbangun dengan sempurna akan membuat proses selanjutnya menjadi semakin mudah dan lebih lancar, karena antara klien dan psikolog bisa saling percaya satu sama lain.

  1. Proses assessment

Proses assessment dikenal juga dengan proses pengukuran. Tujuan utama dari proses ini adalah melihat kondisi klien secara penuh, dengan menggunakan berbagai macam metode.

Dari proses ini nantinya, akan muncul berbagai macam hasil, mulai dari kepribadian klien, inteligensi, masalah yang dialami klien, dan semua hal yang dibutuhkan untuk membantu klien. Proses ini biasanya terdiri dari beberapa bentuk, antara lain adalah :

  • Observasi, yaitu melakukan pengamatan terhadap kondisi fisik klien serta perilaku yang tampak pada pasien.
  • Wawancara, dilakukan untuk melihat masalah apa yang dimiliki klien, atau melihat bagaimana klien memandang dunia. Dalam proses rekrutmen, wawancara adalah proses penting yang menentukan apakah anda bisa diterima atau tidak di dalam kantor tersebut.
  • Alat tes, adalah alat bantu yang bisa digunakan dan bisa juga tidak digunakan. Alat test dapat membantu menegakkan diagnosis, ataupun memastikan kondisi klien. Biasanya, hasil pengukuran menggunakan alat tes akan diintegrasikan dengan hasil observasi dan wawancara.
  • Data medis, dan data biografi adalah data tambahan yang digunakan untuk melengkapi riwayat klien. Apakah klien memiliki masalah medis, atau memiliki catatan – catatan khusus yang bisa mempengaruhi proses selanjutnya.

  1. Proses intervensi

Intervensi adalah sebuah tindakan yang dilakukan oleh seorang psikolog kepada klien nya. Intervensi bisa dilakukan setelah psikolog mengetahui apa masalah yang dimiliki oleh klien. Intervensi dapat berupa konseling, ataupun pemberian terapi psikologis. Dalam proses intervensi ini, biasanya klien akan diberitahu tujuan dari intervensi, lama dari pemberian intervensi, efek samping dari pemberian intervensi, dan juga hal – hal lainnya yang penting dan perlu diketahui oleh klien mengenai intervensi yang akan diberikan.

  1. Proses Terminasi

Terminasi merupakan proses terakhir yang dilalui oleh klien ketika melakukan konsultasi dengan psikolog. Terminasi merupakan proses penyelesaian akhir dari proses konsultasi yang terjadi. Pada proses ini, psikolog akan mengakhiri hubungan profesionalnya dengan klien, dan menyatakan bahwa proses konsultasi psikologis terhadap klien sudah selesai.

Nah, itulah beberapa proses yang akan dilalui klien ketika berkonsultasi dengan psikolog. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan anda mengenai dunia psikologi.

By: Muhamad Fadhol Tamimy