Potensi Diri Dan Personal BrandingAda sebuah hal yang menarik tentang potensi dalam diri setiap manusia. Biasanya potensi diri ini sifatnya masih abu-abu tidak kelihatan, jika ia tidak di cari. Yah mirip seperti jodoh gitu dimana ia memang sudah ditakdirkan, tapi jika tidak di cari juga akan sulit didapat. Duh baper nih? Efek 3 kali hari patah hati kali yah, pasca Raisa, Soong Jong Ki, hingga Muzzamil yang telah menemukan belahan hatinya.

Kebanyakan baper, mending kembali ke Laptop eh maksudnya Potensi diri. Potensi diri itu sendiri adalah kemampuan, kekuatan, baik yang belum terwujud maupun yang telah terwujud, yang dimiliki seseorang, tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal oleh seseorang itu sih katanya Wikipedia. Tapi menurut admin, potensi diri itu sama halnya dengan harta karun tak kasat mata.

Mengapa disebut harta karun tak kasat mata? Ya karena sifatnya yang masi menjadi potensi bisa iya bisa tidak. Jika ia sudah diketahui dan diaplikasikan maka ia berubah menjadi harta seutuhnya.

Terkadang potensi diri tidak disadari hingga tidak diaplikasi, hal ini wajar. Lah wong namanya juga tidak tau. Di lain waktu ada seseorang yang tidak tau potensi dirinya tetapi ia justru mengaplikasikan potensi dirinya. Yang ini namanya “keberuntungan”. Cuma 1: sekian biasanya

Kadangkala juga ia disadari dan di aplikasi. Jenis situasi ini adalah situasi yang sungguh sangat ideal. Akan tetapi ada pula potensi diri yang diketahui, namun justru potensi yang dimiliki di kebiri atau di acuhkan. Jika anda termasuk di dalamnya maka sungguh sangat tidak beruntunglah diri anda.

Mengetahui potensi diri bisa dikatakan gampang-gampang sulit. Menjadi gampang jika anda merupakan tipe yang tak kenal menyerah dengan mencoba. Jatuh bangun anda lakukan hingga pada akhrinya di satu titik momen anda menemukan potensi dalam diri tersebut. Namun jika anda adalah tipe orang yang gampang moodian, baperan, gampang menyerah, dan acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitar, nampaknya potensi dalam diri hanya akan menjadi sebuah misteri.

Menemukan potensi diri menjadi salah satu penentu kesuksesan di masa yang akan datang. Ia juga akan sangat dhasyat jika dikolaborasikan dengan personal branding yang hebat. Ngomong-ngomong soal personal branding sendiri, hal ini adalah seperangkat senjata yang ampuh dalam menunjang keberhasilan juga loh.

Personal branding sendiri merupakan bentuk dari kemampuan untuk meningkatkan image pribadi kepada orang lain sesuai dengan apa yang hendak di representasikan dalam dirinya.

Kemampuan personal branding yang baik dapat kita lihat dari beberapa public figure, dan tokoh-tokoh terkenal yang ada. Personal branding juga kerap kali di bangun oleh para pembicara, motivator dengan beragam cara. Salah satunya karya dan juga sosial media.

Karya dapat berupa fisik hingga hak cipta. Karya dan hak cipta ini merupakan bentuk karya yang biasanya memiliki dampak/ impac yang besar bagi masyarakat. Enah itu berkonotasi positif maupun negative. Sedangkan karya lewat sosial media ini adalah hal yang saat ini mulai menjadi trend setter semua kalangan. Terutama para generasi Millenial.

Strategi Branding Media Sosial

Media sosial yang menjadi gaya hidup masyarakat saat ini terutama generasi millenial dan generasi z membuat seseorang yang sukses membranding diri akan selangkah lebih maju dalam meningkatkan daya tawar di tengah kelompok.

Untuk meningkatkan branding di media sosial buatlah beberapa kontent yang menjadi kelebihan diri anda. Selain itu buatlah kontent yang mampu meningkatkan nilai tambah bagi bagi orang lain. Misalnya anda dapat membuat kontent berupa “how to” sebuah cara, atau konten yang sifatnya menghibur. Strategi lain juga dapat digunakan melalui content yang sifatnya mampu memicu rasa penasaran para pembaca untuk selalu memantau aktivitas anda.

Cara-cara lain dapat anda coba selengkapnya dalam buku Sharing-mu personal Branding-mu.

Buku yang dapat menjadi referensi bagi Anda yang ingin mengenal potensi diri dan personal branding hingga memahami karakter penggunaan sosial media ini sekiranya telah bisa anda pelajari dalam buku yang ditulis oleh salah satu pendiri Psikoma dan juga Psikologi Indonesia “Muhamad Fadhol Tamimy”.

Sharing-mu, Personal Branding-mu
Pemesanan melalui Psikologi Indonesia akan mendapakan tanda-tangan penulis langsung (Rp 75,000)

Buku yang berjudul “SHARING MU, PERSONAL BRANDING MU” ini merupakan sebuah panduan aplikatif untuk digunakan, bagi anda yang ingin meningkatkan branding dan cara memaksimalkan potensi dirimu di Media sosial.

Buku ini sendiri menceritakan tentang cara menampilkan image diri dan karakter di media sosial untuk meningkatkan reputasi. Buku ini juga menjelaskan bagaimana cara membaca karakter seseorang melalui postingannya di media sosial

Begitu berharganya kemampuan dalam melakukan branding di era disruptif 4.0 membuat siapa saja wajibkan menguasainya. Dan yang lebih penting adalah kemampuan yang anda miliki mampu memberikan sebuah dampak dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar anda.

Pemesanan dapat langsung menghubungi link WA: http://bit.ly/2u9t2ot  atau melalui via kontak pesan langsung di akun fanspage Psikologi Indonesia

Follow akun Instagram kami Psikologi Indonesia