Pernah Mengalami Deja vu? Ini Dia Sedikit Penjelasan Mengenai Déjà vuDeja vu – Pernahkah anda mengalami kejadian bernama déjà vu? Déjà vu merupakan sebuah kondisi dimana anda merasa bahwa anda berada dalam satu situasi yang pernah terjadi kepada anda. Misalnya saja anda sedang mengobrol dengan orang di sebelah anda, lalu tiba-tiba muncul pikiran bahwa anda pernah melakukan hal tersebut, entah kapan. Hal inilah yang dikenal dengan déjà vu.

Sayangnya, penelitian secara ilmiah yang fokus dengan fenomena déjà vu ini belum banyak, dan belum menemukan titik terang. Hal ini menyebabkan banyak yang mengaitkan déjà vu dengan hal-hal yang berbau mistis dan bersifat supranatural. Meskipun ada kemungkinan mengarah kepada kondisi supranatural, namun beberapa penelitian kognitif menyebutkan ada beberapa hal yang menjadi penjelasan dari kemunculan fenomena déjà vu.

Penjelasan Mengenai Fenomena Déjà vu

Naveed Saleh dalam pendapatnya di psychologytoday.com mengatakan bahwa ada beberapa hal yang berkaitan dengan fungsi kognitif manusia yang bisa menjelaskan kemunculan fenomena déjà vu. Berikut ini adalah beberapa penjelasan mengenai munculnya fenomena déjà vu:

  1. Masalah Atensi / perhatian yang teralihkan secara tidak sadar

Hal pertama yang bisa menjadi salah satu penjelasan dari déjà vu adalah karena adanya masalah atensi. Ketika anda sedang fokus pada satu situasi, namun secara tiba-tiba dan tidak sadar anda mendengar atau mengalami suatu hal yang mengganggu atensi anda, maka hal ini bisa memunculkan fenomena deja vu.

Contohnya :

Anda sedang membuka kunci pintu rumah anda. Baru ketika anda akan memasukkan kunci, anda mendengar suara dari kejauhan, dan secara tidak sadar anda terdistraksi dengan suara tersebut. Sesaat kemudian, anda kembali fokus kepada kunci pintu rumah anda, dan munculah fenomena déjà vu tersebut, dimana anda merasa bahwa sebelumnya anda pernah mengalami kejadian yang sama dengan situasi saat anda membuka kunci pintu rumah.

  1. Masalah memory atau faktor ingatan

Penjelasan lainnya dari fenomena déjà vu adalah masalah memori atau ingatan. Saleh mengasumsikan bahwa seseorang kemungkinan memang pernah mengalami hal yang mirip dan sama, namun melupakan informasi detail yang terjadi. Misalnya kejadian yang sudah lama selama bertahun-tahun. Banyak detail dari kejadian tersebut yang hilang, sehingga anda hanya mengingat samar-samar saja. Ketika dihadapkan pada situasi, maka fenomena déjà vu ini pun muncul.

  1. Dual Processing

Penjelasan berikutnya dari fenomena déjà vu adalah karena adanya pendapat mengenai dual processing. Dual processing menjelaskan bahwa fungsi kognitif dari otak manusia, yang seharusnya sinkron dan berjalan beriringan, menjadi tidak sinkron. Misalnya saja antara situasi yang familiar, tidak mampu untuk dipanggil oleh otak, sehingga informasi menjadi samar-samar, dan munculah fenomena déjà vu ini.

Contohnya, ketika anda sedang berada di dalam suatu situasi, maka situasi yang sudah anda kenal ini akan mudah untuk anda ingat detailnya. Namun, karena adanya pendapat mengenai dual processing, yang tidak sinkron, maka ketika situasi tersebut muncul, maka anda tidak mampu mengingat, dan bahkan anda malahan mengingat situasi lain. Hal ini yang dianggap bisa memunculkan déjà vu.

Itu adalah beberapa penjelasan mengenai kemunculan déjà vu. Meski begitu, penjelasan tersebut belum bisa dikatakan sebagai penyebab utama dari munculnya fenomena déjà vu, dan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memahami fenomena déjà vu.  By: Eduardus Pambudi