Permasalahan Ini Muncul Ketika Kamu Menginjak Masa Remaja

Permasalahan Ini Muncul Ketika Kamu Menginjak Masa Remaja

February 5, 2017 Off By admin

Permasalahan Ini Muncul Ketika Kamu Menginjak Masa RemajaMasa remaja merupakan fase transisi yang pasti dilewati oleh setiap anak sebelum beranjak dewasa nantinya. Inilah yang menyebabkan masa remaja dianggap sebagai waktu dimana  seorang individu melakukan pencarian jati diri. Tentunya proses pencarian jati diri ini juga tidak jarang justru memunculkan permasalahan bagi remaja itu sendiri.

 Meskipun demikian, seorang remaja sudah selayaknya mampu untuk mengatasi masalah yang berhubungan dengan karakteristik diri mereka sendiri. Namun tidak menutup kemungkinan, bahwa seorang remaja justru mengalami penurunan kondisi yang dilihat dari segi psikis, fisiologis hingga kehidupan sosial mereka. Berikut ini pembahasan mengenai permasalahan yang muncul ketika seorang individu beranjak remaja :

  1. Kesulitan dalam Beradaptasi

Seorang remaja tentunya tidak dengan mudah melakukan adaptasi dengan lingkungan yang baru. Dengan beragam pertimbangan, sebaiknya mereka tidak terlalu sering melakukan perpindahan tempat tinggal. Hal ini karena tidak semua remaja mempunyai kecerdasan sosial terutama dalam hal beradaptasi dengan lingkungan baru. Namun ada pula kondisi yang menyebabkan seorang remaja harus dibawa kedalam lingkungan baru supaya tingkat kepekaan terhadap sekitar semakin meningkat. Salah satunya yakni ketika seorang remaja mulai sering menyendiri.

  1. Menarik Diri dari Lingkungan Sekitar

Terutama bagi mereka yang mengalami gejala kecanduan game dan tidak tertarik untuk berkomunikasi serta melakukan interaksi dengan dunia luar. Melakukan pengawasan terhadap perkembangan anak yang sedang beranjak dewasa sebaiknya juga jangan terlalu terkesan mengekang, hal ini justru akan semakin membuat seorang anak memberontak serta melanggar apa yang seharusnya ditaati. Cara terbaik yakni orang tua memposisikan diri sebagai sahabat mampu mengerti keadaannya.

  1. Mencari Jati Diri, Bukan Hanya Identitas Diri

Pada umumnya masa remaja merupakan fase pencarian jati diri yang apabila dalam proses tersebut tidak mendapatkan arahan serta bimbingan yang benar, maka bukan tidak mungkin seorang remaja akan terjerumus pada lingkungan pergaulan yang tidak baik. Perlu kita ketahui bahwa setiap individu akan mulai mencari siapa dirinya dan menentukan tujuan hidupnya. Bahkan sudah menjadi hal yang umum bagi diri remaja untuk memperdalam karakteristik yang dimiliki. Jadi setiap individu tentunya tidak sekedar mengenal dirinya sebatas pada identitas diri namun.

  1. Emosi yang Tidak Stabil

Ketika seorang anak memasuki usia ini, biasanya emosi yang dimiliki cenderung kurang stabil. Bahkan pada kebanyakan kasus, mereka merasa kesulitan untuk mengendalikan rasa marah didepan umum. Apabila seseorang yang telah menginjak usia dewasa melakukan segala sesuatunya dengan beragam pertimbangan, namun seorang remaja serta merta melakukan segala sesuatu yang memang ingin mereka lakukan. Pada masa inilah kenakalan yang terjadi pada mereka rawan muncul di dalam suatu lingkungan. Dalam masa ini tentunya pernah merasakan kekosongan dari segi perasaan serta kebimbangan pada pandangan hidup yang sedang dijalani.

Untuk itu mengatasi permasalahan di atas maka penting bagi orang tua ataupun guru pendidik di sekolahnya memperlakukan mereka dengan jeli dan tidak bisa disamakan atau di generalisir antara satu anak dengan anak yang lainnya.

Solusi

Mengtasi permasalahan remaja dapat di lakukan dengan cara

  1. Pahami Apa Yang Menjadi Kebutuhan Mereka

Siapa yang tak ingin di pahami kebutuhan kita. Terkadang banyak dari mereka yang tak mampu mengekspresikan keinginan mereka pada orang tua mereka, karena tuntutan kedewasaan pada diri mereka yang telah begitu besarnya, sehingga membuat remaja untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Enah bagaimanapun tak sedikit dari mereka, yang tak terpenuhi kebutuhan mereka, baik itu kasih sayang, hingga yang bersifat materil membuat mereka mencari cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Mungkin jika cara mencari cara untuk memenuhi kebutuhan dilakukan dengan hal yang positif akan sangat baik guna memberikan pelajaran mereka bagaimana hidup mandiri itu sendiri. Namun hal tersebut hanya sedikit yang mampu mengatasinya, dan lebih banyak remaja yang menggunakn cara-cara negative dalam memenuhi kebutuhan mereka yang kurang di perhatikan oleh orang tua mereka. Seperti mencuri, memalak, dan aneka kejahatan dan kenakalan remaja lainnya. Termasuk kebutuhan kasih sayang yang tak dipenuhi oleh kedua orang tua mereka sehingga mereka mencari pemenuhan kebutuhan kasih sayang pada teman sebaya yang berpotensi menjerumuskan mereka pada pergaulan bebas.

  1. Beri Mereka Arahan

Diibaratkan dengan pasukan yang membutuhkan arahan dalam setiap pergerakan agar tidak salah mengambil langkah di medan perang oleh panglima, begitu pula remaja. Remaja membutuhkan arahan yang tepat oleh kedua orang tua mereka. Minimnya pengalaman yang dimiliki oleh remaja membuat mereka terkadang gegabah dalam menentukan keputusan yang hanya disandarkan pada emosi ataupun ikut-ikutan teman mereka.

Dengan arahan yang tepat, remaja tak harus saklek menunggu perintah Anda sebagai orang tua untuk menentukan sebuah pilihan, namun cukup dengan memberikan arahan dan hal baik dan buruk apa jika mereka mengambil sebuah pilihan.

  1. Tidak Mengengkang Kreativitas

Jangan karena Anda ingin membuat mereka menjadi seperti keinginan Anda, akhirnya mengorbankan kreatifitas anak. Berilah anak sebuah kebebasan dalam menjalankan dan mengerjakan kreativitas yang merka sukai. Seperti pada poin sebelumnya, Anda memiliki fungsi untuk mengarahkan mana yang baik dan mana yang buruk.

Selalu dukung anak adalah bentuk memberikan semangat dan menghindarkan anak dalam mencari dukungan-dukungan diluar orang yang seharusnya.

  1. Dengarkan Jika Mereka Berkeluh Kesah

Setiap orang yang sedang menghadapi permasalahan, tentu membutuhkan untuk di dengarkan. Jika anak sedang berkeluh kesah mengenai hari-hari yang berat, maka cobalah untuk mendengarkan dahulu. Hindari untuk langsung “sok tau” dengan memotong dan “Menceramahinya” dengan kata-kata yang sarkas dan cenderung ketus. Jika Anda melakukannya, maka siap-siap saja mereka tak akan lagi mau bercerita keluh kesah yang sedang mereka alami terhadap anda.

  1. Tidak Menegur Di Ruang Publik

Dan yang terakhir adalah tidak menegurnya di depan ruang public. Seberapa pun kesalahan yang anak anda lakukan, cobalah untuk tidak menegerunya di depan umum. Karena jika anda menegur mereka di depan umum, hal itu akan melukai harga diri mereka. Selain itu dengan menegur di ruang public, justru akan membuat mereka semakin tidak menghormati anda sebagai orang tua.

Itulah beberapa permasalahn yang sering di hadapi dan muncul ketika masa remaja. Semoga dengan uraian di atas, kita mampu menjadi orang tua dan pendidik terbaik bagi mereka. By: Muhamad Fadhol Tamimy