Perkembangan Dalam Sudut Pandang Psikologi

Banyak orang yang pernah mendengar perkembangan. Namun pernahkah anda menelisik makna daripada perkembangan itu sendiri? Apa benar, perkembangan selalu di alami oleh makhluk hidup yang ada di bumi ini? Atau, benar ga sih perkembangan itu cuma membahas hal-hal seperti pertumbuhan badan, dan melebarnya perut saja. Duh pastinya ga cuma itu ya guys, agar lebih jelasnya yuk mari kita simak ulasan menarik tentang perkembangan dalam sudut pandang psikologi berikut ini.

Perkembangan Dalam Sudut Pandang Psikologi

Perkembangan merupakan fase yang melibatkan sebuah perubahan. Tujuan dari perkembangan itu sendiri adalah realisasi atau pencapaian kemampuan bawaan. Misalkan saja sikap dari anak terhadap perubahan dipengaruhi oleh kesadaran anak akan perubahan tersebut. Serta bagaimana pengaruhnya terhadap perilaku.

Perkembangan awal sangat penting daripada perkembangan selanjutnya. Hal ini bukan menyangsikan perkembangan selanjutnya, namun perkembangan awal ini penting dikarenakan dasar awal sangat dipengaruhi oleh proses belajar dan juga pengalaman.

Perkembangan menekankan kenyataan bahwa perkembangan timbul dari interaksi kematangan dan juga belajar dengan kematangan yang menetapkan batas daripada perkembangan. Setiap individu memiliki irama perkembanganya tersendiri. Ada yang memiliki tempo perkembangan yang cepat, namun ada pula yang memiliki tempo perkembangan yang sangat lambat.

Pola perkembangn dapat diprediksi. Memang tiap individu memiliki perbedaan akibat lingkungan dan cara hidup yang berbeda, namun pada dasarnya semua memiliki ciri umum yang menunjukkan kesamaan yang besar.

Terdapat perbedaan individu dalam berkembang. Perbedaan dalam berkembang tersebut sebagian karena pengaruh bawaan dan juga sebagian dikarenakan kondisi lingkungan. Ini berlaku baik dalam perkembangan fisik maupun psikologis.

Periode perkembangan biasanya disebut dengan periode Pra-Lahir, Masa neonates, Masa Bati, Akhir Masa Kanak-kanak, dan masa puber. Dalam semua periode ada pola perilaku yang normal dan yang terbawa dari periode sebelumnya. Di setiap periode perkembangann tersebut pun memiliki sebuah harapan social. Pada harapan social ini terbentuk tugas perkembangan yang memungkinkan orang tua dan guru mengetahui kapan anak-anak mampu menguasai berbagai pola perilaku yang diperlukan.

Setiap bidang perkembangan mengandung bahaya dan potensial. Bahaya tersebut terjadi baik fisik maupun psikologis yang dapat mengubah pola perkembangan. Dan perkembangan akan selalu diidentikkan dengan pola kebahagiaan yang bervariasi. Bervariasinya kebahagiaan tersebut memiliki berbagai periode perkembangan. Pada fase awal kehidupan biasanya memiliki tingkat kebahagiaan yang paling tinggi dan ketika memasuki fase puber menjadi hal yang sebaliknya terjadi.

By: Lutfianto