Percaya Diri Walaupun Pekerjaan Tak SesuaiPercaya diri. Semenjak muda dahulu, kita dikondisikan untuk mempercayai bahwa apa yang paling berharga di dalam hidup kita adalah sebuah prestasi keprofesionalan kita. Menurut jajak pendapat yang telah di lakukan oleh Gallaup, sekitar 55 persen, para pekerja di Amerika Serikat mendapatkan rasa identitas diri pada pekerjaan mereka.

Angka sebesar itu naik menjadi sekitar 70% untuk para lulusan perguruan tinggi. Seperti kebanyakan orang Amerika, kita merupakan representasi dari pekerjaan kita. Dan sebagaimana kebanyakan orang, kita mempercayai bahwa pekerjaan akan menjadikan kita identik dengannya. Hal tersebut terjadi tanpa ataupun dengan sadar kita.

Fase turn around manusia terjadi di saat ia kehilangan pekerjaan atau menjadi pengangguran. Melepaskan sebuah gagasan bahwa karir merupakan bagian dari material vital dalam pemenuhan, dan dapat pula menjadi sebuah misi dan juga proses yang sulit.

Percaya diri

Akan tetapi jika anda berhasil melewati itu semua maka jalan menuju kebahagiaan pun akan berlanjut. Anda mungkin saat ini sedang duduk di meja kantor dalam gedung bertingkat di kawasan elit yang menghadap tol. Namun terkadang seringkali terbersit bahwa pekerjaan yang kita lakukan selama ini tidaklah cocok dengan diri kita.

Bagi anda yang menyukai jiwa petualangan tentu akan merasakan kebosanan jika harus terus menerus menjadi bagian dari staf back office. Namun perlu di ketahui bahwa, kebahagiaan dalam pekerjaan tak selalu berimplikasi pada minat dan bakat yang dimiliki. Namun di situ ada sebuah kepasrahan dan keikhlasan dalam bekerja.

Jika hal tersebut telah di munculkan dalam setiap pekerjaan, maka kebahagiaan yang dirasa tak menyapa pun akan dengan sekejab hadir di hadapan anda. Mungkin hal tersebut memerlukan proses yang tak sebentar. Akan tetapi hal tersebut akan dengan mulus muncul, jika kita memunculkan kebahagiaan itu sendiri, melalui keikhlasan dalam bekerja.

Karena kebahagiaan tersebut tak akan muncul jika kita sendiri tak memulai untuk memunculkan sendiri. Selalu memberikan terbaik dalam hidup, termasuk dalam bekerja adalah bagian dari usaha kita untuk meraih kebahagiaan. Karena hakikat kebahagiaan adalah, jika kita mampu membuat bahagia orang lain atas apa yang kita lakukan saat ini dan nantinya. By: Muhamad Fadhol Tamimy