Ini Dia Beberapa Peran Teknologi Informasi dalam Bidang Ilmu Psikologi

Ini Dia Beberapa Peran Teknologi Informasi dalam Bidang Ilmu Psikologi

February 2, 2017 Off By admin

Ini Dia Beberapa Peran Teknologi Informasi dalam Bidang Ilmu PsikologiSaat ini, teknologi informasi sudah sangat berkembang pesat dan memiliki banyak peran di berbagai macam bidang ilmu, tak terkecuali bidang ilmu psikologi. Dengan berkembangnya teknologi informasi, hal ini membuat informasi mengenai ilmu psikologi menjadi jauh lebih mudah didapat. Berikut ini adalah beberapa peran teknologi informasi di dalam bidang ilmu psikologi :

  1. Psikotes terkomputerisasi

Sejak jaman dahulu, psikotes memiliki ciri khas berupa penggunaan kertas seperti layaknya ujian nasional. Namun, dengan berkembangnya teknologi informasi, saat ini banyak alat tes yang menggunakan sistem yang sudah terkomputerisasi. Ada banyak jenis psikotes saat ini yang dapat digunakan tanpa menggunakan bantuan kertas, cukup menggunakan sebuah program atau aplikasi komputer yang dikembangkan sendiri, alias software.

Papikostik adalah salah satu psikotes yang sudah menggunakan software komputer. Papikostik itu sendiri adalah sebuah alat tes kepribadian/ inventori yang di buat oleh seorang Guru besar Psikologi Industri asal Massachusetts, USA, Dr. Max Martin Kostik, di awal tahun 1960. Papi kostik itu sendiri mengukur dinamika dalam kepribadian seseorang dengan cara memperhatikan keterkaitan antara dunia sekitarnya termasuk dengan perilaku dan juga nilai prusahaan yang mana ia diterapkan dalam sebuah perusahaan atau situasi kerja yang berada dalam bentuk motif dan juga gaya perilaku dari sudut persepsi kandidat yang akan terekam saat psikotes.

Beberapa psikotes lain masih menggunakan kertas, namun dibantu oleh sebuah sistem atau software komputer untuk melakukan skoring dan interpretasi. Kebanyakan adalah tes IQ dan tes inventory yang menggunakan sistem pilihan ganda.

Selain Papikostik, alat tes lain yang telah menerapkan komputerisasi yaitu DISC dan juga MBTI. Diprediksi di tahun yang akan datang penggunaan komputerisasi dalam psikotes akan diterapkan. Mengingat effisiensi dan juga ramah lingkungan. Karena telah kita ketahui bersama bahwa kertas yang kita gunakan banyak di ambil dari pohon yang populasinya terus menurun. Jika hal ini terus digunakan tentu keseimbangan alam pun akan terganggu oleh karenanya.

  1. Kemudahan mencari jurnal penelitian

Dulu, mencari jurnal hasil penelitian harus pergi ke perpustakaan, dan membutuhkan waktu yang lama untuk mencari dan membaca. Saat ini, berkat teknologi informasi yang berkembang pesat, kita bahkan bisa mencari jurnal saat sedang tidur-tiduran di rumah, di dalam kereta, perjalanan berangkat ke kantor/kampus, dan dimanapun.

Hal ini sangat mempermudah akses ke dalam informasi psikologi terbaru dimanapun dan kapanpun anda berada.

Kita pun dapat mengakses beberapa jurnal penelitian internasional seperti di laman jurnal APA, Academia, Google Scholar, maupun jurnal penelitian lokal itu sendiri yang berasal dari univesitas atau lembaga setingkat LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia). Khusus untuk LIPI sendiri adalah badan atau lembaga pemerintahan Non-Kementrian yang mana tugas dan fungsinya untuk penelitian Ilmu pengetahuan. Beberapa penelitian di dalamnya tak jarang adalah hasil penelitian dari Guru besar terbaik di Negeri ini.

  1. Kemudahan mengakses informasi psikologi

Dulu, banyak orang yang tidak tahu apa itu psikologi. Saat ini, dengan berkembangnya teknologi informasi, segala bentuk informasi mengenai psikologi bisa diperoleh dengan mudah. Bahkan banyak sekali informasi yang sangat detail, seperti misalnya mengenai alat tes psikologi di dalam internet. Meskipun tidak semua informasi yang diberikan itu tepat, namun paling tidak anda bisa lebih mudah memperoleh gambaran mengenai apa itu ilmu psikologi, berkat perkembangan teknologi informasi yang terjadi saat ini.

Salah satu media informasi psikologi yang dapat anda percaya adalah psikoma.com ini. Yang mana latar belakang didirikannya psikoma.com adalah sebagai salah satu media yang menyediakan beragam informasi seputar dunia psikologi, dan terapannya. Bidang-bidang yang menjadi cabang ilmu psikologi seperti klinis, sosial, alat test, perkembangan, parenting pun tersedia secara lengkap untuk anda.

Informasi yang disediakan akan selalu di update, dan direview ulang guna menghindari adanya informasi psikologi yang cendrung mengarah pada mitos. Jika ada beberapa informasi yang ada di psikoma.com seputar pembahasan mengenai mitos seputar dunia psikologi, akan kita sertakan penjelasannya pula. Psikoma, selalu terbuka pada siapa saja yang ingin berkontribusi atau mempublikasikan karyanya di blog psikoma, selama isi dari artikel tersebut tidak mengandur unsur sara, dan sesuai dengan visi dan misi psikoma.

  1. Psikotes online

Anda pernah melakukan psikotes online? Meskipun beberapa diantara psikotes online tersebut belum terstandardisasi dan juga mungkin tidak jelas dasar teorinya, namun sangat dimungkinkan untuk dilakukan sebuah pengembangan dari sistem psikotes online yang terstandardisasi. Mudahnya membuat sebuah website, dan mengembangkan software akan sangat memudahkan siapapun dalam melakukan psikotes secara online.

  1. Psikolog Online

Belum begitu familiarnya jasa psikolog di indonesia bagi sebagian masyarakat awam, membuat mereka yang membutuhkan bantuan penanganan psikologi menjadi cendrung untuk bingung harus kemana jika mereka mengalami permasalahan secara psikologis. Selain itu ketidak tauan tentang masalah biaya pun kerap menjadi penyebab, mayarakat yang sedang mengalami gangguann psikologis untuk datang ke professional psikolog. Untuk itu sangat di butuhkan sekali media yang memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan jasa psikolog.

Layanan psikolog online mungkin belum terlalu banyak berkembang. Namun, melihat perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, dan juga minat terhadap ilmu psikologi yang juga semakin bertambah, maka layanan psikolog online bukan hanya sekedar impian belaka. Dengan pengembangan sistem yang tepat, maka layanan psikolog online akan menjadi salah satu peran teknologi informasi yang besar di bidang ilmu psikologi dan penerapannya.

Penerapan teknologi dan informasi dalam bidang Ilmu psikologi juga membawa pada perubahan dalam sistem pengajaran di beberapa kampus. Sistem pengajaran tersebut dapat kita lihat dari ruang diskusi yang mulai di arahkan pada grub-gurb media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Line, hingga BlackbarryMassager.  Hal tersebut tentu memduahkan siapa saja yang hendak memperdalam ilmu, meskipun begitu ada baiknya untuk tidak melupakan diskusi secara langsung.

Itulah 5 hal yang menjadi peran dari teknologi informasi di dalam bidang ilmu psikologi. Saat ini, anda pasti sudah banyak merasakan peran tersebut, terutama dalam hal kemudahan mencari informasi penting mengenai ilmu psikologi. By: Eduardus Pambudi