Pentingnya Anak Untuk Menonton Film Anak Anak Yang Sesuai Dengan UsianyaFilm anak anak mungkin saat ini menjadi salah satu hal yang sangat dibutuhkan oleh anak anak dalam masa perkembangannya. Film anak anak dapat memberikan banyak peran dalam masa perkembangan dan pertumbuhan seorang anak, dan tentu saja setiap anak haruslah diberikan kesempatan yang besar untuk menyaksikan film anak anak yang sesuai dengan rentang usianya. Biasanya, film anak anak yang sesuai dengan rentang usianya bisa berupa film kartun, misalnya tom and jerry, spongebob squarepants, dan lain sebagainya. Selain film kartun, film anak anak lainnya yang bisa ditonton sesuai dengan rentang usianya adalah film dokumenter tentang binatang, teknologi, atau cerita anak anak yang bukan dikemas dalam bentuk kartun.

Filem anak anak itu sendiri dapat di artikan sebagai film yang memiliki unsur konten mudah di cerna, tidak mengandung unsur dewasa atau vulgar, kekerasan, dan memiliki karakter edukatif yang dapat di nikmati oleh anak – anak.

Film anak anak seperti itu memang memiliki peran yang cukup penting dalam perkembangan dan pertumbuhan seorang anak. selain itu jika dibandingkan dengan anak yang menonton filem tayangan anak memiliki kesehatan mental yang lebih baik dan bertumbuh kembang sesuai umur di bandingkan dengan mereka yang menonton filem ber genere dewasa, yang mana perkembangan mentalnya justru banyak di temukan telah “dewasa” sebelum waktunya.

 Berikut ini adalah beberapa peran penting dari film anak anak dalam perkembangan dan pertumbuhan anak:

  1. Menstimulasi rasa ingin tahu

Anak anak merupakan fase perkembangan yang serba ingin tahu. Memberikan anak anak tayangan yang sifatnya mendidik, seperti misalnya tayangan dokumenter akan menstimulasi berkembangnya rasa ingin tahu seorang anak. Begitupun dengan film anak anak berupa kartun bertema petualangan. Anak anak akan merasa penasaran dan menjadi ingin tahu tentang tempat-tempat di dunia, lokasi bersejarah, bagaimana membuat sesuatu, dan lain sebagainya.

Rasa keingin tahuan yang di arahkan dengan baik melalui sebuah audio visual memiliki tingkat keberhasilan dalam meraih kesuksesan, di bandingkan dengan sistem pembelajaran yang kaku dan monoton ala berkhotbah di dalam kelas. Dengan memanfaatkan filem anak anak, guru – guru di kelas juga dapat memancing anak untuk aktif bertanya tentang apa – apa saja yang mereka belum mengetahuinya setelah menonton tayangan yang di putarkan.

  1. Sebagai media pembelajaran

Beberapa film anak anak mampu menjadi media pembelajaran gratis yang diperoleh melalui televisi. Banyak sekali film anak anak yang secara langsung maupun tidak langsung memberikan banyak pelajaran, baik itu pelajaran moral, hingga pengetahuan umum yang akan sangat penting untuk anak anak dalam masa perkembangan dan pertumbuhan.

Tayangan yang mendidik dari filem anak anak menjadi media pembelajaran yang dapat menjadi alternative, dikala anak – anak mulai mengalami kejenuhan. Dengan menghadirkan trobosan melalui media filem, anak-anak diharapkan mampu tumbuh kembali semangat belajar dan rasa ingin tahunya.

  1. Mencegah anak anak agar tidak melakukan hal yang tidak sesuai dengan usianya

Film anak anak merupakan salah satu pilihan yang tepat agar anak anak dapat berperilaku sesuai dengan usianya. Film anak anak sifatnya lebih ceria, dan aktif. Hal ini sangatlah sesuai dengan kondisi perkembangan seorang anak. Karena itu, hindari memberikan tontonan yang tidak sesuai dengan usia si anak, karena hal ini akan membuat si anak berperilaku yang tidak sesuai dengan usia. Faktanya adalah, anak anak akan menyerap langsung tanpa mengolah terlebih dahulu apa yang dia peroleh dari hasil menonton televisi di rumah.

  1. Memperluas ilmu dan pemahaman anak anak

Tentu saja belajar tidak harus di sekolah bukan? Seperti point nomor 2, televisi dan film anak anak bisa menjadi suatu media pembelajaran. Itu artinya, film anak anak yang ditayangkan di televisi dapat memperluas ilmu dan pemahaman seorang anak terhadap sesuatu. Di samping membaca, menonton televisi yang sesuai dengan rentang umur seorang anak akan membantu si anak mempelajari sesuatu yang bermanfaat.

Selain 4 manfaat yang akan di dapatkan dari menonton filem anak-anak tersebut juga membiaskan anak untuk dapat menerima informasi sesuai dengan umurnya. Tentu jika anak-anak di biarkan menonton tayangan yang tidak sesuai umurnya justru akan berdampak negative bagi perkembangannya kelak. Beberapa kerugian dan dampak negative yang akan di alami anak jika telah menonton tayangan yang cenderung dewasa adalah sebagai berikut

Dampak Tayangan Dewasa Bagi Anak

  1. Terganggu Mentalnya

Terganggu mentalnya adalah konsekuensi dari apa yang ia rasakan dan ia contoh dari apa yang mereka tonton. Hal ini dikarenakan sifat anak yang mudah menyerap apa saja informasi yang masuk ke dalam dirinya tanpa memiliki filter yang matang. Karena memang perkembangan mentalnya yang belum matang. Jika ia melihat sebuah tayangan kekerasan hingga seksual yang belum pada waktunya, tentu hal tersebut dapat di anggapnya sebagai sebuah kelumrahan, dan hal ini akan semakin berbahaya jika mengkonsumsi secara berulang dan terus menerus. Kecanduan tayangan porno pun bisa saja terjadi, oleh sebab itulah pentingnya untuk para orang tua selalu memperhatikan setiap tayangan yang di konsumsi oleh anak – anak kita.

  1. Cenderung Mencontoh

Seperti nomer satu di atas di mana usia perkembangan mental anak – anak yang belum begitu sempurna untuk memfilter segala macam informasi yang di dapatkannya, akhirnya apa saja yang membuat takjub anak, maka hal tersebut akan di contoh dan di aplikasikan di kehidupan nyata. Tak peduli yang membuat takjub tersebut hal yang positif atau negative, selama ia merasa “keren” maka anak akan mengaplikasikan.

Maka jangan heran jika mereka (anak-anak) yang cendrung di biarkan menontot sinetron berbau kekerasan, dan percintaan tak lazim ala anak sma, dapat mencontoh, bahkan lebih buruk daripada itu. Kekerasan terhadap teman sebaya, bullying yang marak terjadi saat ini patut di duga akibat andil dari lalainya para orang tua memfilter tayangan yang di konsumsi oleh anak.

Itu adalah 4 peran dari film anak anak dalam proses perkembangan dan pertumbuhan seorang anak. Meskipun film bisa menjadi salah satu stimulan yang baik untuk perkembangan seorang anak, namun jangan terlalu sering menonton televisi, karena anak anak juga membutuhkan “udara segar” di luar rumah, untuk bermain, dan juga bersosialisasi dengan anak lain seusianya.

Seimbangkanlah apa yang di tonton dengan kegiatan di lluar rumah, karena semakin beragam anak mendapatkan pembelajaran dan pendidikan akan sangat bermanfaat bagi perkembangannya kelak. Semoga kita semua dapat menjadi orang tua yang lebih mengerti tentang kebutuhan anak daripada keinginannya. By: Muhamad Fadhol Tamimy & eduardus pambudi