Penelitian Ini Mengungkapkan Bahwa Optimisme Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental AndaOptimisme dan kesehatan mental merupakan salah satu bagian dari penelitian mengenai psikologi positif yang saat ini banyak dikembangkan. Banyak orang yang mungkin kurang tahu bahwa sebenarnya faktor kesehatan mental bisa dipengaruhi oleh situasi atau hal yang mungkin kurang diperhatikan.

Sebelum kita membahas mengenai Tentang optimism dan kesehatan mental mari kita bahas secara satu-persatu mengenai apa itu optimism dan juga apa itu kesehatan mental.

Optimisme

Menurut pengertian yang di berikan oleh Segerestrom (1986) optimisme merupakan cara berpikir positif dan juga realistis dalam memandang sebuah masalah. Berpikir positif merupakan bentuk usaha yang dilakukan untuk mencapai hal-hal baik dariapada keadaan buruk. Optimisme dapat membantu kita dalam meningakatkan kesehatan secara psikologis, memiliki sebuah peran persaan baik, untuk melakukan penyelesaian masalah dengan cara yang logis, sehingga hal ini akan dapat meningkatkan pada kekebalan tubuh.

Lopes dan Synder (2003) juga berpendapat bahwa optimism merupakan sebuah hrapan yang ada di dalam individu bahwasanya segala sesuatu dapat berjalan menuju ke arah yang baik. Persaan optimism akan membawa individu pada sebuah tujuan yang diinginkan, yaknni di dalam diri dan juga kemampuan yang dimiliki. Sikap optimisme ini dapat menjadikan seseorang keluar dengan cepat daripada permasalahan yang tengah di hadapi karena adanya sebuah pemikiran dan perasaan memiliki kemampuan.

Hal ini pun didukung dengan sebuah anggapan yang menyatakan bahwa setiap orang memiliki keberuntunganny sendiri sendiri.

Berdasarkan pendapat para ahli di atas, maka optimism dapat disimpulkan sebagai sebuah kecendrungan yang dimiliki oleh setiap individu dalam memandang segala sesuatu hl daripada sisi dan juga kondisi keberuntungan secara sendiri-sendiri.

Kesehatan Mental

Menurut Zakiah Darojad kesehatan mental adalah terhindarnya individu daripada gejala – gejala gangguan dan juga penyakit jiwa, dapat menyesuaikan diri, mampu memanfaatkan segala potensi dan bakat yang dimiliki secara maksimal hingga membawa kepada kebahagiaan bersama dan juga dapat membawa kepada kebahagiaan bersama serta mencapai keharmonisan jiwa untuk menjalani hidup.

Menurut zakiah pula, orang yang sehat secara mental, ia dapat menyesuaikan diri dan juga memanfaatkan potensi serta mencapai keharmonisan jiwanya. Jadi dalam hal ini maka yang bersangkutan mengalami keseimbangan atapun dalam keadaan equilibrium, tak goncang dan tak berat sebelah. Ia memiliki kesetabilan emosi dalam menghadapi sebuah persoalan serta mendapatkan kepuasan untuk memenuhi kebutuhan rohani, metafisis, dan juga jasmaniah. Kesetabilan ataupun keseimbangan masing masing individu adalah berbeda – beda, hal ini dikarenakan setiap individu memiliki pengalaman yang berbeda beda pula.

Baca MENGENALI 10 CIRI ANDA MEMILIKI KESEHATAN MENTAL YANG BAIK

Penelitian Yang Mengungkapkan Bahwa Optimisme Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental

Optimisme merupakan contoh yang sebenarnya sangat berkaitan erat dengan kesehatan mental seseorang. Banyak orang yang menganggap remeh daripada optimism yang satu ini. Mungkin anda pun juga sering memikirkan “Ah masa sih, cuman berharap dan optimis, kita bisa berhasil?”

Namun demikian, faktanya adalah optimisme sangat mungkin mengubah hidup seseorang. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Rezaei, Mousavi, dkk (2015) mengatakan bahwa optimisme memiliki hubungan yang kuat dengan kesehatan mental. Mereka yang optimis dengan hidup mereka, akan memiliki kesehatan mental yang baik pula.

Mereka yang optimis juga memiliki kemampuan yang lebih baik dalam melakukan strategi pemecahan masalah, atau yang dikenal dengan istilah coping strategies. Hal inilah yang kemudian ikut meningkatkan kesehatan mental seseorang, terutama ketika menghadapi suatu masalah. Hal inilah yang kemudian semakin menguatkan pernyataan bahwa optimisme memiliki dampak yang luar biasa terhadap kesehatan mental anda.

Tidak hanya kesehatan mental, kesehatan fisik pun bisa memiliki pengaruh yang luar biasa signifikan apabila dikaitkan dengan optimisme. Tengok saja penelitian yang dilakukan oleh Hernandez, Kershaw, dkk (2015).

Kesehatan fisik yang mempengaruhi sangat beragam, mulai dari kesehatan yang berkenaan dengan sebuah penyakit, hingga kebugaran yang anda miliki. Hal ini sesuai dengan sebuah penelitian yang telah dilakukan oleh Hernandez dalam jurnal yang berjudul Optimism and Cardiovascular Health:Multi-Ethnic Study of Atherosclerosis (MESA)

Hernandez dkk (2015) melakukan penelitian mengenai bagaimana pengaruh antara optimisme dengan kesehatan kardiovaskular bagi 5134 orang. Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa mereka yang memiliki optimisme lebih tinggi juga memiliki kesehatan kardiovaskular yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki optimisme rendah.

Belum lagi berbagai macam penelitian lainnya yang jelas mendeskripsikan bahwa optimisme juga memiliki korelasi yang kuat dengan kesehatan fisik seseorang. Misalnya saja pada pasien penderita kanker, dimana banyak penelitian mengungkapkan bahwa penderita kanker yang memiliki optimisme tinggi memiliki tren kesehatan yang membaik dibandingkan dengan pasien dengan optimisme yang rendah.

Hal ini membuktikan, meskipun banyak disangsikan, optimisme mampu menjadi salah satu “obat” pendukung yang mampu menjaga kesehatan mental dan juga kesehatan fisik anda. Perlu anda ingat dan anda ketahui bahwa tubuh manusia merupakan suatu sistem, yang akan berjalan dengan baik apabila seluruh elemen nya bekerja dan berjalan sebagaimana mestinya.

Ketika anda sakit, meskipun sistem fisik anda mengalami masalah, namun akan menjadi lebih baik ketika sistem kesehatan mental anda tetap bagus. Salah satu tanda sistem kesehatan mental anda bagus adalah banyak memiliki emosi positif, seperti salah satunya adalah optimisme.

Tujuan Kesehatan Mental

Tujuan dari kesehatan mental sangat beragam diantaranya adalah sebagai berikut;

  1. Agar tiap manusia memiliki kemampuan mental yang sehat
  2. Guna mencegah timbulnya beberapa penyebab – penyeab gangguan mental dan juga penyakit
  3. Tujuan kesehatan mental yang ketiga adalah pada penyembuhan. Penyembuhan yang di maksud adalah penyembuhan diri dari penyakit gangguan mental yang dialami.

Tujuan kesehatan mental di atas mungkin dapat tercapai apabila cara – cara dalam melakukan penanganan dilakukan dengan cara yang benar antara lain menggunakan para ahli. Dan kesehatan mental tersebut dapat disempurnakan dengan berpikiran optimis

Itulah beberapa hal yang dapat kita ketahui tentang manfaat optimism dapat meningkatkan kesehatan mental.

Dengan kesehatan mental yang baik, maka harapannya kita dapat menjadi seorang manusia seutuhnya yang mampu memberikan sebuah manfaat bagi lingkungan sekitar. Menjadi sehat secara jasmani mungkin penting, namun memiliki kesehatan mental yang baik pun juga penting untuk dimiliki.

Dan ketika kesehatan jasmani dan kesehatan mental yang baik telah kita miliki, maka apapun yang kita lakukan akan berdampak baik dan positif bagi orang di sekitar kita dan lingkungan sekitar kita.

Guna membuat hidup lebih optimis, PSIKOMA (Psikologi Mania)/akun fanspage PSIKOLOGI INDONESIA membuka kerjasama dalam pelatihan-pelatihan dan training. Materi yang disajikan akan di bimbing oleh para profesional di bidangnya

Untuk informasi selengkapnya anda dapat menghubungi langsung pada kontak, atau melalui chat di fanspage Psikologi Indonesia. Jangan lupa untuk selalu mencantumkan alamat atau nomer yang dapat di hubungi dan penjelasan singkat namun jelas

Jadi, bagaimana? Apakah anda masih ingin menjadi seseorang yang pesimis, atau memiliki optimisme yang rendah? Ataukah anda ingin menjadi orang dengan optimisme yang tinggi, supaya kesehatan mental dan kesehatan fisik anda bisa terjaga dengan baik? Silahkan, semua pilihan ada di tangan anda. Psikologi Mania