Psikologi Cinta

Psikologi Cinta – Taukah anda apa yang dimaksud dengan rasa cinta itu? Atau, pernahkah anda merasakan berseminya cinta itu sendiri di dalam hati? Tentu semua orang pernah merasakanya. Ya cinta menurut bahasa sederhananya adalah suatu perasaan emosi yang mengarah pada kekuatan kasih sayang dari individu kepada individu lainnya. Fenomena Rasa Cinta ini memiliki dua jenis, yaitu cinta yang didasarkan atas kasih sayang atau compassionate love dan juga cinta yang mengandung gairah atau passionate love, hal tersebut dapat terjadi baik pada wanita maupun pada laki-laki.

Compassionate love atau Cinta yang didasarkan pada kasih sayang adalah seperti halnya rasa cinta yang diberikan oleh orang tua terhadap anak, kakak kepada adik, ataupun kerabat dekat yang berada di sekitar kita. Ciri utama cinta ini ditandai dengan munculnya rasa saling menghormati, menghargai, keterikatan, kepercayaan dan juga kepedulian. Kasih sayang ini pun tumbuh dan berkembang melalui perasaan saling pengertian antar kedua belah pihak.

Sedangkan pada cinta yang bersifat kegairahan atau passionate love adalah cinta yang bersandarkan pada aktifitas fisik yang intens. Ciri utama cinta passionate love adalah perasaan yang menggebu-gebu untuk selalu berada di dekatnya, ketertarikan fisik, afeksi, kecemasan, hingga kasih sayang yang berdasarkan pada aktifitas se__ks__ual.

Kedua jenis cinta tersebut merupakan sebuah nikmat dan karunia Tuhan yang telah diberikan kepada umat manusia. Rasa cinta yang dirasakan oleh setiap orang memang berbeda-beda, tergantung pada siapa ia akan mencurahkan isi dari cinta kasihnya.

Bagi para orang tua yang telah memiliki anak, maka hal yang paling menarik untuk diberikan cinta adalah anak-anaknya. Berbeda dengan para jomblo yang tengah menanti pasangan hingga bertahun-tahun lamanya, biasanya mereka lebih banyak untuk mempersiapkan cinta ditangan, dengan jenis cinta seperti passionate love.

Tentu hal ini tidaklah salah, karena memang pada hakikatnya setiap orang akan memiliki kedua jenis cinta seperti yang telah disebutkan di atas. Tinggal bagaimana kita nantinya untuk menyikapi, serta mengekspresikan cinta kasih yang kita miliki kepada orang lain.

Mencintai tidaklah sulit, namun juga tidak bisa untuk dikatakan mudah. Hal tersebut dikarenakan oleh beragam faktor, mulai dari ketidak cocokan visi, minat, atau bahkan hal yang sangat remeh temeh seperti misalnya ketidak cocokan minat untuk mengkonsumsi coklat. Sang pria mungkin suka dimakan langsung namun sang bapak wanita lebih suka dimakan ketika dingin, sehingga menyebabkan wanita goyah cintanya 😉

Pahamilah bahwa cinta merupakan hasrat dasar alamiah yang tak bisa kita tolak dan kita sirnakan sebelum Yang Maha Kuasa menghilangkannya dengan caranya sendiri. Tebarlah cinta kasih maka anda akan menuai cinta dari alam semesta. Dan Demikianlah pembahasan tentang psikologi cinta.  Muhamad Fadhol Tamimy