Mungkin banyak dari anda yang pernah mendengar istilah OCD atau obsessive compulsive disorder. Namun demikian, sebenarnya, apa OCD atau gangguan obsesif kompulsif ini? Nah, mungkin penjelasan berikut ini bisa menjadi sumber pemahaman anda mengenai gangguan obsesif kompulsif atau obsessive compulsive disorder.

Obsessive Compulsive Disorder, Apa Itu, Dan Seperti Apa Gejalanya?	Apa Itu Obsessive Compulsive Disorder?

Obsessive compulsive disorder merupakan salah satu gangguan psikologis yang termasuk ke dalam gangguan kecemasan. Hal ini berarti, OCD adalah salah satu gangguan psikologis yang muncul pada diri individu yang disebabkan oleh kecemasan tertentu. Kecemasan yang berlebihan ini akan membuat individu sangat obsesif terhadap suatu hal ataupun situasi. Sedangkan kompulsif merupakan perilaku berulang yang dilakukan individu sebagai cara untuk menghadapi obsesinya.

Misalnya, seorang individu terlalu obsesif atau terobsesi dengan kebersihan tubuhnya. Nah, obsesi yang berlebihan terhadap kebersihan tubuh ini dimanifestasikan ke dalam perilaku kompulsif (perilaku yang berulang) untuk membersihkan dirinya. Nah, salah satu cara yang umum dilakukan untuk membersihkan diri adalah mandi. Mereka yang terobsesi dengan membersihkan diri ini, akan melakukan perilaku kompulsif berupa bolak – balik ke kamar mandi secara tidak normal, hal ini dilakukan untuk menuntaskan obsesinya akan kebersihan. Mereka akan mandi dalam rentang waktu dan juga interval yang tidak wajar, misalnya pagi hari mandi selama 4 kali, siang 4 kali, dan malam / sore 4 kali. Ini adalah “ritual” kompulsif yang muncul pada individu yang mengalami gangguan obsesif kompulsif (obsessive compulsive disorder / OCD).

Itu adalah pengertian dan juga sedikit contoh mengenai gangguan obsesif kompulsif yang muncul pada diri individu. Yang terpenting adalah, gangguan obsesif kompulsif ini melibatkan obsesif, yaitu terobsesi terhadap sesuatu, dan juga kompulsif, yaitu perilaku berulang yang menjadi ritual atau kebiasaan yang dilakukan untuk memuaskan obsesinya.

Bagaimana Obsessive Compulsive Disorder Bisa Muncul?

Lalu, mengapa gangguan obsesif kompulsif ini bisa muncul? Ada banyak sekali hal yang membuat gangguan obsesif kompulsif ini muncul pada diri individu. Salah satu hal yang paling sering menjadi penyebab kemunculan gangguan ini adalah trauma masa lalu. Misalnya saja, ada seorang yang sangat terobsesi dengan kebersihan, dimana ritual kompulsifnya yang dilakukan adalah mencuci tangan setiap kali melakukan kontak dengan benda apapun, bahkan pakaiannya sendiri. Nah, bisa jadi, mereka yang mengalami obsesi terhadap kebersihan ini pernah mengalami hal buruk yang berkaitan dengan kebersihannya, sehingga membuat dia menjadi sangat terobsesi dengan kebersihan, sehingga membuat individu tersebut mengalami gangguan obsesif kompulsif. Jadi, kira – kira seperti itulah bagaimana gangguan oesif kompulsif tersebut bisa muncul.

Apa  Dirasakan Oleh Mereka Yang Mengalami Obsessive Compulsive Disorder?

Setelah melihat gambaran mengenai gejala dan juga perilaku dari gangguan kecemasan obsesif kompulsif ini, mungkin anda akan bertanya, sebenarnya apa sih yang dirasakan oleh mereka yang mengalami gangguan obsesif kompulsif ini? Nah, mereka yang mengalami gangguan ini akan sangat sulit untuk mengontrol obsesi mereka. Sepertinya obsesi itu menyetir mereka untuk melakukan perilaku kompulsif. Ketika obsesi yang mereka rasakan tidak dapat terpenuhi, maka kecemasan yang berlebihan akan muncul.

Contohnya, mereka yang terobsesi terhadap rasa aman, akan bolak balik mengecek kunci pintu rumah mereka hingga puluhan kali dalam satu waktu. Apabila mereka merasa bahwa “ritual” mengecek kunci pintu belum dilakukan, maka mereka akan merasa super duper cemas selama aktivitas di luar rumah. Mereka akan menjadi sangat tidak fokus dengan kegiatan, maupun pekerjaan yang dilakukan, karena hanya akan memikirkan mengena ritual mengunci rumah saja. Hal inilah yang seringkali membuat orang yang mengalami gangguan obsesif kompulsif ini menjadi terlihat menyebalkan, lebay, dan juga seringkali terlambat ataupun tidak tepat waktu akibat “ritual”nya tersebut.

Nah, itulah adalah gambaran, definisi, dan juga contoh singkat mengenai gangguan obsesif kompulsif, atau obsessive compulsive disorder. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda semua.

 

By: Eduardus Pambudi