Mudah Cemas dan Panik ? Mungkin Anda Mengalami Gangguan Kecemasan

Mudah Cemas dan Panik ? Mungkin Anda Mengalami Gangguan Kecemasan

February 15, 2017 Off By admin

Mudah Cemas dan Panik ? Mungkin Anda Mengalami Gangguan KecemasanGangguan Kecemasan – Pernahkan anda mengalami cemas ? Bagaimana perasaanya ? Takut, gelisah, khawatir, dan merasa cemas ? Kapan anda hal itu terjadi ? Sekali dalam seminggu ? Atau mungkin sampai dua tiga kali ? Lantas apa penyebabnya ? Apakah tiba – tiba cemas tanpa sebab, atau memang ada penyebab jelas yang membuat anda cemas ? Bisa jadi anda mengidap gangguan kecemasan!

Gangguan kecemasan memang bukanlah kondisi gangguan yang mematikan. Namun gangguan ini bisa mempengaruhi aktivitas sehari – hari yang anda lakukan. Ketika ingin melakukan sesuatu, tiba – tiba merasa cemas. Ingin melakukan suatu hal, lantas menjadi gelisah. Bahkan untuk makan jadi tak sedap. Untuk tidur juga jadi tak nyenyak.

Seperti apakah gangguan kecemasan itu ?

Apa itu gangguan kecemasan ?

Setiap orang pasti memiliki rasa cemas. Itu adalah suatu hal yang nyata dan sangat normal. Ketika berhadapan dengan serigala, orang merasa cemas. Alasannya adalah takut untuk di terkam. Ketika berada di tempat sunyi senyap dan gelap, anda merasa cemas. Bukan takut pada hantu, namun khawatir jika terjadi kriminalitas seperti penjahat, copet atau begal. Kecemasan seperti ini bisa di katakan normal. Anda tak perlu khawatir.

Lantas, kecemasan seperti apakah yang menyebabkan gangguan ? Tentu saja bukan kecemasan biasa. Kecemasan ini terjadi secara tidak rasional, bahkan juga tidak nyata. Jangka waktu berlangsungnya bukan sekali dua kali, namun terus menerus. Dalam satu bulan bisa 4 sampai 6 kali merasa cemas. Bahkan mereka merasa cemas sampai stres.

Ketika merasa cemas, anda merasakan beberapa respon berikut. Misalnya merasa perut sakit seperti  melilit, lantas jantungnya berdebar kencang. Kemudian keluar banyak keringat di tubuh, serta napas anda tersengal – sengal. Bahkan ada juga yang sampai merasa tercekik. Hal ini membuat anda kurang berkonsentrasi. Namun rasa waspadaan anda meningkat. Perasaan anda jadi tidak nyaman dan ingin segera lari dari sana.

Agar lebih memahami apa itu gangguan kecemasan, maka anda dapat membaca juga artikel sebelumnya GANGGUAN KECEMASAN UMUM

Contoh gangguan kecemasan

Untuk membuat anda semakin jelas dengan deskripsi gangguan kecemasan, berikut akan ada beberapa contoh orang yang mengalaminya. Simak penjelasannya :

  1. Takut dengan gelap

Gelap adalah suatu kondisi di mana kualitas cahaya sangat minim. Misal ketika malam hari di tempat yang tidak ada lampu. Jika seseorang merasa takut dengan gelap, berati ia mengalami gangguan kecemasan. Kategori kecemasan  ini masuk dalam gangguan fobia. Padahal di dalam tempat gelap, tidak terjadi hal yang membahayakan. Penderita tidak mengalami luka – luka atau di khawatirkan mati. Namun perasaan takut gelap ini di sebut dengan ketakutan yang abnormal, tidak rasional. Bahkan ia tidak bisa di kontrol.

  1. Suka mencuci tangan terus menerus

Mencuci tangan adalah perbuatan yang baik. Namun jika mencuci tangan terus menerus dan berulang kali adalah hal yang abnormal. Seseorang yang terlalu takut dengan kuman, sehingga menyebabkan ia berperilaku ‘terlalu bersih’ juga tidak baik. Setiap memegang sesuatu, ia mencuci tangan. Setelah memegang sesuatu, ia mencuci tangan. Bahkan kegiatan ini bisa dilakukan sampai 50 kali sehari. Hal ini menjadi salah satu bentuk gangguan, terkategori dalam jenis obsesif kompulsif. Setelah penderita mencuci tangan, ia akan merasa lega. Namun jika ia tidak bisa mencuci tangan, penderita merasa cemas dan gelisah.

  1. Cemas karena bencana

Bencana alam adalah sesuatu yang di takuti oleh semua orang. Korban yang selamat dalam bencana cenderung memiliki kelemahan, yakni gangguan stres pasca trauma. Mereka yang selamat dalam bencana selalu teringat dan terngiang – ngiang kejadian saat bencana. Ketika ada rangsangan kecil dari luar yang mengingatkan pada bencana, penderita akan merasa sakit kepala. Kemudian muncul keringat dingin, dan merasa sesak napas. Jika ia terus mengingat, bisa jadi ia tidak bisa melanjutkan aktivitasnya. Hal ini di sebabkan karena korban merasa sangat terpukul atas apa yang terjadi.

Gangguan ini mungkin akan sulit di atasi, jika hal tersebut tidak segera di obati. Jika anda mengalami hal tersebut, segeralah datang ke professional terdekat, seperti para psikolog agar anda secepatnya mendapatkan penanganan yang tepat dan efektif. By: Izzatur Rosyida