Bisakah Saya Move On Dari Mantan Yang Saya Cintai?Nama : dwi xxx
E-mail : mamipxx@gmail.com
Judul : konsultasi masalah pribadi (move on)
Isi Konsultasi : asalammualikum, permisi perkenalaan nama saya dwi pe— biasa dipanggil putri, saya mau konsultasi dok, saya punya masalah pribadi baru berapa bulan ini saya putus dari pacar saya hampir 2 tahun ini kami menjalani hubungan yang sama-sama sudah ada restu dari orang tua,awal pacaran sampai terakhir kami tidak pernah punya masalah yang berarti dan biasanya pun jika ada masalah kami bicara baik- baik namun kali ini dia memutuskan saya tanpa alasan yang jelas, sampai akhirnya dia memberitau jika sudah mencintai orang lain, tapi saya pun menghargai keputusan dan pilihanya saya berusaha untuk tidak menjadi penghalang namun saya juga tidak mau terjebak dalam kondisi kacau yang berlarut- larut , jujur saya agak sedikit kaget, yang jadi permasalahan bagaimana cara saya bisa move on karna saya sudah mencoba semua tips yang ada di internet maupun saran dari orang tapi belum ada yang berhasil, padahal saya sendiri sudah capek jika masih terfikir masalah ini saya jadi sulit untuk fokus kedepan, mohon bantuan agar saya bisa segera move on jika niat sudah ada namun tetap masih sulit

Jawaban

Trimakasih untuk mba dwi, apa yang anda rasakan tentu adalah hal yang membuat anda sangat sakit bukan? Karena memang, ditinggalkan oleh orang yang dicintai adalah salah satu hal yang sekiranya dapat menjadi beban. Baik itu beban perasaan hingga beban materi, waktu dan lain sebagainya.

Untuk masalah materi dan waktu tentunya adalah sebuah kerugian tersendiri. Baik itu di akui maupun tidak, faktanya selama menjalin hubungan tentu saja akan ada 3 hal tersebut yang menjadi korban.

Move on dari pasangan atau dalam hal ini adalah mantan pacar anda, akan sangat sulit jika anda sendiri tidak menginginkan move on. Walaupun anda telah membaca beberapa tips-tips yang ada, hingga berkonsultasi kepada kami, jika niat belumlah bulat dimana kita masih terbawa perasaan dan iseng untuk mengenangnya, tentu saja akan sulit move on.

Tegas dan wajib dilakukan yang pertama adalah niat. Niatlah karena sang pencipta yang telah menciptakan anda. Niatkan dalam lubuk sanubari anda, bahwa anda sangat beruntung karena telah berpisah dari mantan anda. Bisa jadi ia bukanlah pasangan yang baik untuk anda jika telah mengarungi biduk rumah tangga kelak.

Yakinilah bahwa skema Allah adalah skema terbaik untuk kehidupan setiap hambanya.

Yang kedua agar anda move on dari mantan anda tersebut, mulai saat ini daripada anda sibuk untuk stalking (atau melihat-lihat) kenangan dirinya atau akun media sosialnya, lebih baik anda membuka-buka mushaf Al-qur’an atau mengalihkan kepada hal-hal yang produktif, misalnya membantu orang tua, atau berolahraga.

Terlebih membantu orang tua adalah hal yang dianjurkan, karena jika anda berbakti kepadanya, maka jalan kehidupan anda akan menjadi berkah dan diridhoi oleh-Nya.

Berkumpulah dengan orang-orang yang membuat hati tenang, tentram, misalnya saja dengan orang-orang yang sholehah menurut anda. Dimana ia dapat menjadi teman curhat, sekaligus tempat memberi nasihat yang mencerahkan dan tidak merugikan anda di dunia ataupun Akhirat.

Yakinilah bahwa anda masih memiliki masa depan yang lebih baik. Perbaiki diri dengan berbuat baik, maka suatu saat anda akan mendapatkan pasangan yang lebih baik. Tidak hanya dapat membimbing anda membangun rumah tangga di dunia saja, namun juga di akhirat kelak. Semoga dapat melewati masa-masa sulitnya. Sukses selalu untuk Anda. Psikologi Mania