Minat Belajar Anak Kurang? Mungkin Ini Penyebabnya

Minat Belajar Anak Kurang? Mungkin Ini Penyebabnya

March 24, 2017 Off By admin

MINAT BELAJAR ANAK KURANG? MUNGKIN INI PENYEBABNYAMinat belajar – Sebagai seorang siswa, belajar menjadi tugas utama yang harus diemban. Proses menimba ilmu di sekolah dilaksanakan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) melalui interaksi antara guru dan siswa. Oleh karena itu sudah menjadi tanggung jawab seorang siswa untuk belajar, baik di sekolah maupun di rumah.

Minat Belajar Anak Kurang? Mungkin Ini Penyebabnya

pic source : brainbalancecenters.com

Namun, kegiatan belajar dapat menjadi tantangan tersendiri untuk siswa. Mata pelajaran yang diberikan di Sekolah tidak jarang berupa uraian materi-materi yang panjang lebar. Dalam situasi lain, siswa terkadang menjadi bosan dan malas untuk belajar, bahkan hanya sekedar untuk membaca buku sekalipun. Sehingga seringkali guru di sekolah dan orang tua di rumah merasa kesulitan untuk meminta anak-anak belajar.

Bagaimana cara agar anak-anak memiliki minat belajar yang baik? Memang tidak mudah menjawab pertanyaan menumbuhkan minat belajar tersebut, terlebih masing-masing anak memiliki model belajar yang berbeda-beda. Meskipun demikian bukan berarti tidak ada cara lagi.

MINAT BELAJAR ANAK KURANG? MUNGKIN INI PENYEBABNYA

pic source : freestockphotos.name

Pada dasarnya seorang individu, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa, akan dapat bekerja mengeluarkan potensi yang dimiliki dalam lingkungan yang mendukung. Begitupun sebaliknya, jika berada dalam situasi yang dirasa tidak sesuai atau kurang menyenangkan, seseorang akan sulit untuk berkembang. Hal tersebut tentunya juga berlaku pada proses belajar siswa. Dengan kata lain, salah satu cara utama untuk memaksimalkan kemampuan siswa adalah dengan menciptakan lingkungan yang mendukung, situasi yang nyaman dan menyenangkan. Dalam kondisi tersebut, siswa secara perlahan akan merasakan bahwa belajar itu menyengkan. Ya, learning is fun!

Minat Belajar Anak Kurang? Mungkin Ini Penyebabnya

pic source : lrcpolk.com

Terdapat banyak cara yang dapat dilakukan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Namun yang perlu diperhatikan adalah metode yang digunakan harus sesuai dengan usia perkembangan anak. Anak SMA mungkin tidak lagi tertarik dengan kegiatan menggunting dan menempel, sebaliknya anak usia SD akan kesulitan bila harus belajar menggunakan mind map. Pada anak usia SMP akan lebih tepat bila diberikan bantuan dalam proses belajar melalui alat peraga, khususnya pada mata pelajaran yaang membutuhkan pengamatan mendalam seperti Biologi, dan Fisika.

Minat Belajar Anak Kurang? Mungkin Ini Penyebabnya

pic source : privateschoolreview.com

Gaya belajar siswa setidaknya dibedakan dalam tiga modelitas yaitu, Tactical, Visual, dan Auditory. Model belajar tactical lebih mengedapankan fungsi dari indra peraba dan rasa sentuh, salah satu medianya alat peraga. Sedangkan model belajar visual membantu melalui media gambar atau tayangan video, siswa dengan model belajar seperti ini akan dapat mengikuti KBM bahkan hanya dengan menonton video tutorial di internet. Terakhir, pada model belajar auditory siswa akan senang untuk belajar dengan berbagi dan mendengarkan, model belajar diskusi dengan guru atau teman sekelompok akan dapat membantu.

Perhatikan juga minat dan hobi anak, bisa jadi ketertarikan anak pada hobinya dapat menjadi media pembelajaran yang efektif. Seorang anak yang berbakat di bidang musik, atau hanya sekedar memiliki ketertarikan pada musik, biasanya akan lebih nyaman belajar dengan mendengarkan musik meskipun bagi orang lain hal tersebut tidak banyak membantu. Bagi siswa yang memiliki dominasi otak kanan, memiliki ketertarikan pada hal-hal artistik, seni, dan visual, dapat diajarkan membuat rangkuman materi dalam bentuk peta konsep (mind map) yang unik dan warna-warni.

MINAT BELAJAR ANAK KURANG? MUNGKIN INI PENYEBABNYA

pic source : boldsky.com

Tentu masih banyak metode lain yang dapat membantu siswa agar lebih termotivasi dalam minat belajar. Perlu diingat bahwa kegiatan bukan tugas siswa semata, kontribusi orang tua dan guru pun akan banyak berpengaruh bagi siswa. Eksplore sebanyak mungkin cara-cara kreatif dalam belajar, dan jangan lupa perhatikan minat serta bakat yang dimiliki anak-anak. Bantuan orang tua dan guru pasti akan dirasakan dan bermanfaat bagi siswa. Peran bersama ketiga pihak akan menjadi sinergi yang bagus dalam menciptakan suasana belajar yang mendukung bagi siswa. Semangat belajar!

Penulis : Masri Primatomo, S.Psi Seorang peminat Psikologi Pendidikan, saat ini bekerja sebagai Koordinator Divisi Psikologi Homeschooling Primagama di Solobaru, Jawa Tengah.