Merespon Keadaan dan Ucapan Yang Menjatuhkan Diri

Nama : Candra
Judul : Strategi coping stress
Isi Konsultasi : Assallamualaikum. Sebelumnya saya ucapakan terimakasih atas kesempatan ini, Saya merupakan mahasiswa psikologi, saya mengalami stress setelah menerima hasil akademik saya di kategorikan buruk karna terdapat bnyak sekali nilai yang kecil, namun semua itu terjadi atas dasar saya kurang mampu mengatur waktu,dan minimnya keinginan saya untuk giat belajar,saya terlibat organisasi yang sangat aktif, nah saya melakukan strategi coping dengan memberanikan diri mencoba memperbaiki nilai saya semaksimal mungkin, dengan belajar giat dan membuat tugas dengan tekun namun hasilnya belum mampu mengurangi kadar stress saya, saya sedikit terganggu dengan asumsi bahwa saya tidak berbakat di bidang psikologi namun saya sudah berada disemester akhir, saya menggemari bidang ini sejak saya SMA, nah yang ingin saya tanyakan apakh saya tepat masih berada di bidang psikologi ini? Dengan kurangnya nilai akademik yang saya hasilkan, apa sya akan di gunakan nanti atau akan sia” saja apa yang saya pelajari? saya sangat ingin belajar dan mengaplikasikan ilmu psikologi ini supaya berguna dan bermanfaat bagi orang lain, saya ingin sekali menguasai alat-alat psikotest dan menggunakanya dengan baik. Nah itulah sedikit gambaran masalah yang saya alami, saya memohon maaf apabila terdapat kata yang kurang baik ataupun kurang sopan, saya ucapkn trimaksih ya atas perhatianya saya akhiri wassalamualaikium

Jawaban: Trimakasih sebelumnya, untuk mas candra. Stress yang di alami oleh para pelajar atau mahasiswa memang umumnya seringkali terjadi, terlebih ketika momen nilai atau hasil ujian tak memuaskan. Tentunya ketika hal tersebut terjadi rasa kesel, sebel, dan mulai muncul rasa inverior dalam diri. Ketika hal tersebut di barengi dengan feedback orang lain yang mendukung  kondisi yang tidak bagus maka semakin tinggilah tingkat stress yang akan di alami.

Jika hal itu telah terjadi maka anda bisa mengalihkan dengan mencoba untuk merasionalisasikan keyakinan diri anda. Yakinilah bahwa, meskipun nilai anda saat ini jelek namun hal itu bukan karena anda bodoh atau tidak mampu. Toh hal itu disebabkan karena faktor dari luar diri anda yaitu kesibukan anda. Bahkan apa yang anda lakukan dengan kesibukan tersebut  sejatinya malah justru akan mengasah anda di bidang psikologi loh.

Kenapa bisa begitu? Karena dengan anda terbiasa untuk terlibat dalam suatu kegiatan seperti organiasi justru malah mengasah keterampilan anda berinteraksi dan memahami orang-orang di sekitar anda. Telah diketahui bukan, bahwasnya para lulusan psikologi dituntut untuk selalu bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan dan memahami orang lain.

Namun perlu diingat bahwa ada kalanya kita mengikuti kegiatan namun ada kalanya pula kita juga harus memikirkan studi di kampus. Anda juga harus ingat bahwa tujuan orang tua adalah ingin menyekolahkan anaknya, itu yang utama. Sesuaikan dan seimbangkanlah antara belajar dan berorganisasi.

Berfikir selalu positif, anggap saja mereka yang menyepelekan anda serta menyarankan anda dengan kecocokan jurusan yang saat ini di ambil tersebut merupakan bentuk kepedulian mereka. Anggap saja mereka sebagai penyemangat anda untuk menjadi salah satu mahasiswa yang berprestasi lewat jalur lain. Jika keadaan stress melanda mencoba untuk mengistirahatkan seluruh aktivitas sejenak dengan hobi pun akan dapat banyak membantu mengurangi kadar stress yang ada. Berwudhu, dan sholat juga menjadi salah satu cara merefresh kejenuhan di kala anda sedang lelah untuk menuntut ilmu. Dengan diiringi doa maka stress karena kecemasan yang di rasakan pun akan berkurang dan tentunya menjadikan keberkahan bagi ilmu anda nantinya.

Ingatlah bahwa mahasiswa adalah mereka yang peka terhadap lingkungan sekitar, bukan mereka yang menghamba dan mengejar IPK semata. Tetap semangat mas.

Psikologi Mania