Langkah Menyikapi Anak Bandel Dengan Cara BijakMenyikapi Anak Bandel Dengan Cara Bijak. Terkadang, anak-anak tumbuh menjadi seorang pribadi yang sangat menyenangkan untuk orang tua. Melihat mereka ingin tahu apapun yang mereka lihat, melihat tingkah laku mereka ketika beranjak dewasa, hal itu sangatlah menyenangkan. Namun, pada kenyataannya, pribadi tersebut selalu diselingi oleh pribadi nakal atau bandel yang ikut muncul bersama dengan munculnya pribadi yang menyenangkan tersebut. Mendidik anak yang bandel dan nakal memang membutuhkan kekuatan ekstra dan tidak semudah bagaimana Anda membalikan tangan.

Menyikapi Anak Bandel Dengan Cara Bijak

Banyak orangtua yang dibuat pusing dalam mendidik atau mengurus anak yang bandel dan nakal. Jika bepergian dan membawa buah hati mereka ke tempat yang baru, mereka akan berlari ke sana ke mari hilir mudik, tidak jarang akan mengganggu orang lain, dan ketika ditegur, anak akan marah dan menangis tidak terima. Bahkan, akan menyerang Anda sebagai orang tua dengan pukulan dan lain sebagainya. Lalu, apa yang bisa Anda lakukan jika anak Anda nakal? Coba simak tiga tips berikut.

  1. Saling Berpendapat

Sediakan waku dan ruang bagi anak untuk berbicara secara mendalam dengan Anda. Belajarlah menjadi pendengar yang baik bagi dia. Berikan perhatian lebih ketika anak sedang berada di hadapan Anda.

Dengan begitu, ia akan merasa Anda benar-benar menghargainya. Sebab, terkadang anak-anak menjadi nakal karena mereka hanya ingin mendapat perhatian lebih.

Coba tanyakan tentang alasan-alasan anak melakukan hal-hal yang kurang baik. Kemudian, setelah ia selesai berbicara, berikan pendapat Anda, sampaikan dengan lembut agar anak tidak merasa terintimidasi oleh Anda.

  1. Terbuka

Jangan menyembunyikan perasaan terhadap anak Anda. Anda boleh menyampaikannya pada anak apa yang Anda rasakan dengan sikap dan tingkah laku mereka yang merugikan orang lain.

Sikap terbuka ini tidak serta merta memperbolehkan Anda untuk berkata maupun bersikap kasar. Cukup untuk membuat anak tahu bahwa Anda tidak suka dengan apa yang mereka lakukan. Jika Anda tidak terbuka dengan anak perihal sikap mereka, mereka akan merasa yang mereka lakukan tidaklah apa-apa dan tidak merugikan orang lain. Padahal, kenyataannya merigukan orang lain. Terbukalah terhadap anak agar ia mengerti apa yang Anda rasakan.

  1. Risiko

Setelah mengatakan bahwa Anda tidak setuju dengan sikap dan perilaku mereka, cobalah untuk memberi penjelasan pada anak tentang risiko atau akibat atas sikap dan perilaku mereka terhadap orang lain.

Jelaskan pada anak Anda bahwa setiap apa yang mereka lakukan akan menimbulkan risiko seperti jika mereka berlarian hingga mengganggu orang lain, mereka akan dibentak. Hal itu akan menyakiti hati mereka sendiri atau mungkin ketika mereka melempar makanan pada orang lain, ajak anak untuk merasakan bagaimana jika mereka atau Ibu mereka sendiri yang dilempar, mereka akan sedih. Jelaskan pada anak Anda agar mereka memahami tentang risiko yang akan mereka terima jika mereka nakal.

Terkadang, sebagai orang tua menyalahkan lingkungan, menyalahkan guru-guru, dan teman-teman di sekolah adalah hal yang paling mudah untuk dilakukan ketika mendapati anak menjadi nakal. Orang tua seringkali lupa bahwa mereke memberikan andil besar pada sikap dan perilaku mereka, dan ingat ketika mereka nakal mereka hanya butuh perhatian lebih dari Anda.

Itulah beberapa hal yang dapat kita ketahui tentang tips dan Langkah Menyikapi Anak Bandel Dengan Cara Bijak, semoga akan semakin banyak orang tua yang mampu bertindak dengan tepat pada anak yang tengah membndel. by: Ade Rakhma


admin

Pencinta Psikologi, percandu kata, hidup Psikologi Indonesia