Mengikhlaskan Dirinya Pergi Untuk Menggapai Kebahagiaan

Menggapai Kebahagiaan. Cinta yang kita harap untuk selalu indah, terkadang ada kalanya mencapai titik jenuh dimana hal tersebut tak akan dirasakan kembali. Bahkan ketika titik jenuh tersebut memayungi hubungan membuat kita seakan menjadi orang yang terlalu over protective, hingga menyebabkan orang yang kita sayangi tersebut, justru memperlihatkan respek yang berlawanan, hingga pada akhirnya nanti ia akan pergi tanpa kita sadari.

Jika hal tersebut terjadi maka biasanya kita akan selalu berfikir bahwa dunia ini tak adil, atau menggeneralisir bahwa, mereka yang meninggalkan (laki/ wanita) itu adalah sama saja. Hanya baik di awalnya saja.

Hal tersebut mungkin salah satu hal yang wajar untuk kita rasakan dan alami, karena insting untuk memiliki dan menguasai adalah salah satu naluri alami manusia sebagai insan yang bernyawa. Namun ada hal yang dapat membuat kita bahagia, yaitu dengan mencoba untuk mengikhlaskannya. Tak perlu untuk memaksakan takdir  hingga sesaui dengan apa yang kita inginkan. Dikarenakan bagian dari melepaskan merupakan sesuatu yang indah , jika kita mampu untuk jalankan.

Percayalah bahwa semua yang menghilang, secara alamiah akan ada yang menggantikan dengan mereka sosok yang lebih baik. Atau dapat pula dengan kita mengikhlaskan, untuk tidak terlalu bersifat over protective dan membiarkannya melakukan sesuatu hal (selama tak melanggar norma dan hubungan) sesukanya, justru akan merubah kebosanannya pada anda, berubah menjadi cinta yang berlipat-lipat bentuknya. Yakinlah bahwa mereka yang sedang terikat dalam sebuah hubungan, pada satu titik akan menemukan momen kejenuhannya. Dengan memberikan kelonggaran dalam hubungan justru dapat memantik kembalinya rasa cinta yang dulu pernah di rasakan.

Untuk Menggapai Kebahagiaan, tak perlu bersikap gengsi dalam menjalani sebuah hubungan yang terbuka dan saling jujur di antara keduanya, dengan mengungkapkan kebosanan di antara kalian, bicarakan pula apa yang menjadi semua kebosanan saat ini juga. Hal itu lebih baik daripada anda tak membicarakannya pada pasangan anda. Jika hal tersebut mampu untuk kalian jalankan dengan baik, maka keikhlasan anda akan berbuah manis dengan cinta yang semakin bersemi, atau mendapatkan cinta yang telah lama hilang. By: Muhamad Fadhol Tamimy