Mengenal Psikologi Abnormal

Psikologi Abnormal. Jika membahas sesuatu yang abnormal maka setiap orang pasti akan memusatkan pikiran pada suatu hal yang jauh dari tingkat kewajaran. Pada umumnya perilaku abnormal dianggap sebagai suatu tindakan yang tidak sesuai norma dan cenderung dinilai negative. Kriteria seseorang yang terlalu agresif bahkan sebaliknya terlalu pasif juga dikategorikan sebagai perilaku abnormal. Dalam dunia psikologi terdapat beberapa ciri – ciri yang menunjukan perilaku abnormal berikut ini :

  1. Melanggar Norma Sosial

Salah satu ciri – ciri perilaku seseorang dikatakan abnormal yakni ketika ia menyalahi atau melanggar norma sosial  yang berlaku. Menyimpangnya seseorang dari hal – hal yang lazim dilakukan oleh orang kebanyakan bisa saja memicu timbulnya perspektif masyarakat untuk menilai orang  tersebut tidak normal. Tentunya telah menjadi suatu kewajaran untuk dianggap benar adalah seseorang yang mengikuti perilaku mayoritas orang serta mentaati norma sosial yang ada.

  1. Merasakan Tekanan Batin Berkepanjangan

Seseorang yang selalu merasakan tekanan batin berkepanjangan biasanya ditandai dengan munculnya rasa cemas, kesedihan mendalam, penyesalan bahkan rasa bersalah secara terus menerus sehingga menyebabkan seseorang tidak peka terhadap realita disekitarnya. Dari sudut pandang psikologi, perilaku negatif yang berlangsung lama dikategorikan sebagai perilaku menyimpang atau abnormal.

  1. Mengejar Kepantasan dan Kematangan

Seseorang mempunyai ambisi tinggi dalam mengeja kepantasan dan kematangan di usia yang tidak seharusnya demi pengakuan sekitar juga dapat dikatakan sebagai perilaku yang tidak normal. Dalam perspektif ilmu psikologi, seorang anak yang merasa demikian pada dasarnya membutuhkan penghargaan untuk setiap perilaku positif yang telah ia lakukan. Tentunya sebelum anak berusaha menarik perhatian orang tuanya dengan perilaku yang tergolong abnormal sebaiknya sebagai orang tua harus bisa meluangkan waktu demi memenuhi ekspektasi atau harapan anak.

  1. Tidak Seimbangnya Zat Biokemis dalam Syaraf Tubuh

ciri – ciri seseorang mengalami perilaku abnormal yakni bisa ditandai dengan datangnya gangguan abnormalitas seperti insomnia, hilangnya nafsu makan, menurunnya sistem kekebalan tubuh serta energi yang semakin menurun. Semua gejala tersebut terjadi karena tidak seimbangnya zat biokemis dalam syaraf tubuh manusia.

  1. Disfungsi Psikologis

Ketika panca indra bekerja secara aktif dan menyebabkan seseorang mengalami trauma kembali atas apa yang telah terjadi sebelumnya merupakan salah satu gejala perilaku abnormal. Fase ini disebut dengan istilah disfungsi psikologis dimana setiap kali seseorang mengingat kejadian yang membuatnya trauma kembali maka pada saat itu juga akan muncul keyakinan dalam dirinya bahwa ia tidak lagi sanggup melewati suatu keadaan atau kenyataan hidup.

  1. Rasa Iri Akan Kebahagiaan Orang Lain

Jika dilihat dari aspek sosial, maka ketika seseorang merasakan iri atau ketidaksukaan terhadap kebahagiaan orang lain merupakann gejala awal yang berpotensi menyebabkan seseorang  tersebut melakukan tindakan abnormal. Bahkan pada beberapa kasus, orang yang merasa iri ini akan berusaha dengan cara apapun untuk mengganggu atau merebut sumber kebahagiaan bahkan merusaknya supaya orang lain jugu turut merasakan perasaan tidak suka. Hal ini tentunya merupakan contoh tindakan abnormal dengan cara menyimpang atau melanggar dari aturan norma sosial yang umumnya berlaku.

Semoga Bermanfaat …

By : Nurus Syarifatul ‘Aini