Mengenal Lebih Jauh, Seperti apa dan bagaimana ‘JASA’ itu ?

Mengenal Lebih Jauh, Seperti apa dan bagaimana ‘JASA’ itu ?

March 18, 2017 Off By admin

Mengenal Lebih Jauh, Seperti apa dan bagaimana ‘JASA’ itu ?Mengenal Seperti apa itu Jasa – Mungkin kamu sudah sering mendengar kata ‘Jasa’. Baik dalam kehidupan nyata dan realita atau dalam media. Misal kemampuan seorang guru untuk mendidik siswa agar menjadi penerus bangsa. Kemampuan yang diberikan oleh dokter untuk merawat dan juga mengobati orang yang sedang sakit. Kemampuan yang diberikan oleh tukang becak kepada penumpang agar sampai ke tempat tujuan.

Jasa merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk mendatangkan manfaat dari suatu pihak kepada pihak lain. Tidak adanya wujud nyata dari hal itu seperti apa. Hasilnya pun juga tidak bisa terlihat secara nyata. Akan tetapi manfaat daripada hal tersebut akan sangat terasa pada orang yang menggunakan dan memakainya (pemanfaatnya).

Sebenarnya, jasa merupakan bentuk dari out put aktivitas ekonomi yang ada selain daripada produk. Biasanya hal ini pun di konsumsi dan juga di produksi dalam waktu yang bersamaan. Jasa jua memberikan nilai tambah tersendiri pada bidang produksi yang diberikan secara langsung kepada konsumen.

Tentu saja ada banyak sekali ciri – ciri jasa yang di berikan oleh masyarakat. Berikut ini adalah beberapa ulasan selengkapnya :

  1. Barang ini tidak terwujud, tetapi keberadaaanya sangat berpengaruh bagi konsumen.
  2. Produksi jasa adanya menggunakan produk fisik tetapi ada pula yang tidak.
  3. Kondisinya tidak menimbulkan peralihan hak dan kepemilikan
  4. Adanya interaksi, antara orang yang menggunakan dan yang menyediakan layanan.

Ada banyak bentuk pemberian kegiatan ini yang dilakukan oleh pihak produsen kepada konsumen. Jenis dari layanan yang diberikan tentu saja berguna untuk membidik berbagai tujuan dan juga sasaran. Berikut ini adalah beberapa bentuk jasa yang ada :

  1. Campuran atau Hybrid

Bentuk daripada hal ini merupakan sebuah bentuk yang berupa pemberian penawaran barang dan layanan dengan proporsi sama besar. Misalnya saja layanan yang diberikan oleh pelayanan di sebuah rumah makan besar atau resto terkenal. Biasanya memiliki karyawan yang menyenangkan dan mengesankan. Service yang di berikan prima, sebaik harga makanan yang dikeluarkan.

2. Pokok dengan barang dan jasa tambahan

Bentuk layanan yang seperti ini adalah pemberian fasilitas yang lengkap. Sebab pihak produsen benar – benar ingin memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen yang membeli barang. Tentu saja sesuatu yang di berikan ini adalah untuk barang – barang yang  memiliki nilai juat atau harga yang tinggi. Misal konsumen yang membeli layanan/fasilitas naik pesawat. Tentu saja dari si penyedia memberikan beberapa fasilitas seperti makan siang, koran, dan lain sebagai fasilitas tambahan.

3. Pendukung

Selanjutnya berjenis pendukung, misalnya seperti yang diberikan kepada konsumen yang mana ia memiliki tawaran barang dengan di sediakan layanan untuk meningkatkan daya tarik konsumen. Biasanya hal seperti ini diberikan terhadap barang yang memiliki resiko kerusakan, baik itu rusak saat di pabrik atau rusak konsumen. Misal adanya garansi service 4x setiap pembelian motor, garansi gratis service pembelian smartphone di gerai resmi dan lain sebagainya.

4. murni

Merupakan bentuk kemampuan yang di tawarkan kepada konsumen tanpa diberikan embel – embel lainnya. Jadi memang benar – benar pure layanan saja. Misal layanan untuk memijat syaraf, layanan konsultasi dengan psikolog, layanan fasilitas pemasangan barang, dan lain sebagainya. Bentuk fasilitas layanan ini cukup banyak di minati oleh masyarakat.

Jasa ini juga menjadi sebuah aktivitas yang di berikan kepada orang lain dalam hal komersil ataupun tidak. Dalam hal komersil tentu orientasi ia memberikan kemampuannya dikarenakan faktor uang di belakangnya. Namun aktivitas dari jasa yang tergolong non komersil dikarenakan adanya faktor kemanusiaan di belakangnya. Bisa jadi faktor komersil menyatu dengan non komersil. Misalkan saja seseorang atau lembaga yang konsen kepada aktivitas kemanusiaan. Lama-kelamaan karena reputasi lembaga tersebut baik, ada beberapa donatur yang ingin ikut serta di dalamnya dan menjadikan lembaga tersebut sebagai sebuah brand. Disatu sisi lembaga yang tadinya khusus membantu dikarenakan faktor kemanusiaan, ia juga sekaligus komersil, namun ia menjadi komersil di hadapan donatur.

Bagi kamu yang hendak menjalankan jual beli dan ekonomi, keberadaan jasa bisa meningkatkan daya tarik konsumen. Ada banyak jasa yang bisa kamu berikan kepada konsumen. Tentu saja di sesuaikan dengan bentuk produk yang hendak ditawarkan. By: Izzatur Rosyida