Mengenal Jenis Emosi Yang Di Miliki Manusia

Mengenal Jenis Emosi. Ketika anda mendengar kata – kata ini, banyak mengasosisikannya dengan marah. “Ih, kok lu emosian banget sih?” atau “Jadi orang tuh jangan gampang emosi dong!” seperti itu. Padahal sebenarnya, yang dimaksudkan dengan emosi, bukan hanya ketika sedang marah saja loh. Kita sedang senang, sedih, bahagia, dan semua hal yang muncul akibat respon – respon kita terhadap sesuatu, yang dipengaruhi oleh afeksi adalah emosi.

Banyak tokoh – tokoh psikologi yang mendefinisikan arti dari emosi itu sendiri. Misalnya saja seperti Lazarus (1991). Dikatakan bahwa emosi merupakan suatu pengalaman mental yang dimiliki oleh individu, yang terbatas pada kondisi afeksi individual, baik itu afeksi yang beridir sendiri, ataupun afeksi yang merupakan kombinasi dari aksi dan pemikiran individu. Singkatnya, bisa dikatakan bahwa emosi adalah respon afeksi yang dimiliki individu.

Ada berapa macam emosi yang ada?

Apabila kita rangkum dari berbagai pendapat tokoh megnenai emosi, paling tidak, terdapat dua bentuk emosi yang sangat luas, yaitu emosi positif dan juga emosi negative.

  1. Emosi positif

Sesuai dengan namanya, emosi positif adalah emosi yang muncul ketika individu merespon suatu kejadian dengan fungsi afeksi yang positif dan membangun. Lazarus menyebutkan emosi positif ini nantinya akan muncul, ketika suatu kejadian, ataupun yang dirasakan oleh seseorang itu sesuai atau sejalan dengan tujuan atau harapanya.

Contohnya, ketika seseorang ingin makan siang, lalu tiba – tiba temannya datang membawakan makan siang. Kondisi ini sesuai dengan tujuan atau harapannya, maka dari itu hal ini akan menimbulkan emosi yang positif.

  1. Emosi negative

Sebaliknya, emosi negative merupakan bentuk – bentuk emosi yang muncul ketika seseorang merespon suatu kejadian dengan fungsi afeksi yag buruk atau negative. Emosi negative ini merupakan kebalikan dari emosi positif, dimana muncul ketika kejadian aau kenyataan yang ada tidak sesuai dengan harapan ataupun kebutuhan dari seseroang.

Contohnya adalah, ketika kita ingin berjalan – jalan, namun cuaca mendung dan tidak memungkinkan untuk berjalan – jalan. Maka hal ini akan membuat diri kita mengeluarkan atau memberikan respon afeksi berupa emosi yagn negative.

Itu adalah dua bentuk emosi yang luas. Bentuk – bentuk emosi yang luas tersebut, kemudian dijabarkan ke dalam banyak macam emosi.

Bentuk emosi positif

Mengenal Jenis Emosi Yang Di Miliki Manusia

Dengan menggabungkan beberapa pendapat dari ahli, berikut ini adalah beberapa macam atau jenis emosi yang masuk ke dalam emosi positif :

Senang, Bahagia, Bangga, Kasih sayang dan cinta, Rasa lega, Yakin, Percaya diri, Empati, Tenang, Antusias , Dinamis, Kreatif, Optimis, Ceria, Berseri, Harmonis, Sejahtera, Kuat, Dan berbagai bentuk emosi lainnya

Bentuk emosi Negatif

Sama seperti emosi positif, emosi negative pun memiliki berbagai macam bentuk. Berikut ini adalah beberapa maca bentuk dari emosi negative yang dirangkum dari berbagai macam tokoh dan juga teori :

Marah, Khawatir, Cemas, Takut, Malu, Bersalah, Sedih, Kecewa, Jijik, Iri dan cemburu, Tersakiti, Kasar, Frustasi, Dingin, Mudah bosan, Gagal, Benci, Bimbang, Masa bodoh, Dan berbagai macam emosi negative lainnya

Mengapa kita harus mengetahui bentuk – bentuk emosi?

Mungkin anda akan bertanya, buat apa sih melihat daftar – daftar emosi tersebut? apa gunanya? Dengan memahami emosi terutama bentuk – bentuk emosi, kita akan lebih mudah dalam mengenal diri kita sendiri. Misalnya, kita akan memahami, emosi – emosi apa sih yang sering muncul dan malahan menguasai diri kita. dengan membaca dan melihat jenis – jeis emosi ini, kita akan mengerti apakah segala perbuatan yang kita lakukan, lebih dipengaruhi oleh emosi atau akal sehat kita?

Beberapa kasus misalnya kasus kekerasan. Kasus kekerasan banyak disebabkan oleh kegagalan pelaku dalam meregulasi alias mengatur emosinya sendiri, misalnya emosi marah dan kecewa. Ketika mereka terlalu dipengaruhi emosi negative, maka hal ini akan termanifestasikan pada perbuatan – perbuatan yang seolah “diluar akal sehat” misalnya pembunuhan.

Maka dari itu, sangat penting bagi kita untuk memahami emosi kita, terutama :

  1. Emosi apa yang sering muncul pada diri kita saat berada dalam situasi terdesak atau situasi yang tidak menguntungkan?
  2. Emosi apa yang sering muncul saat situasi sedang berpihak dan juga mendukung kita?
  3. Emosi apa yang paling sering mengendalikan perbuatan kita, positif atau negative?
  4. Bagaimana emosi tersebut mampu untuk mengendalikan kita

Paling tidak, dengan 4 pertanyaan mengenai emosi tersebut, kita bisa mengenal diri kita, dan lebih mampu untuk melakukan proses regulasi emosi ataupun pelepasan emosi yang berdampak buruk bagi kita, sehingga kita bisa menjadi individu yang memiliki kesehatan mental yang lebih baik.

Psikologi Mania