Mengenal 10 Jenis Hambatan Perkembangan pada Anak

Perkembangan pada anak merupakan fase pencapaian pertumbuhan fungsi, kemampuan dan kematangan yang dapat diperoleh melalui pembelajaran pada lingkungan sekitar. Perkembangan anak tentunya dipengaruhi oleh beragam sebab salah satunya adalah pola pengasuhan dalam lingkungan anak tersebut. Hal inilah yang menyebabkan perkembangan anak juga dipengaruhi oleh beragam norma – norma yang ada dilingkungannya. Sedangkan hambatan yang muncul dalam fase ini merupakan gangguan perkembangan pada anak yang berpotensi mempengaruhi kemampuan serta kematangan fisik anak. Untuk itu, sangatlah penting bagi setiap orang tua untuk mengetahui apa saja jenis hambatan perkembangan pada anak berikut ini :

  1. Hambatan dalam Berbicara

Pada usia tertentu, seorang anak akan mulai mampu mengucapkan kata sederhana yang biasa didengarkan dalam lingkungan tumbuh kembang anak. Kata pertama paling sederhana yang umumnya ditunggu oleh setiap orang tua dari anaknya yakni berupa panggilan “Ayah” atau “Ibu”. Namun tidak bisa dipungkiri, dalam beberapa kasus perkembangan anak akan mempunyai hambatan dalam berbicara sehingga menyebabkan kemampuan anak dalam berbicara tergolong lambat.

  1. Hambatan dalam Berjalan

Setiap anak mempunyai perkembangan yang berbeda antara satu anak dengan anak lainnya. Bisa saja ketika anak mempunyai kecepatan belajar dalam mengucapkan kata bahkan kalimat baru, namun hambatan lain seperti kemampuan motorik mulai terlihat. Sebagai orang tua tentunya kita harus tetap mengawasi tumbuh kembang anak dan mencari solusi atau penanganan guna meminimalisir dampak buruk dari setiap hambatan yang ada ketika anak dalam masa pertumbuhan.

  1. Kemampuan Mengerti Sesuatu

Anak – anak selalu tertarik mempelajari sesuatu yang baru ia ketahui. Tingkat kemampuan anak dalam mengerti atau memahami apa yang diajarkan juga dipengaruhi oleh faktor yang berasal dari dalam diri anak itu sendiri maupun faktor dari lingkungan sosial ia tumbuh.

  1. Lemahnya Daya Ingat Anak

Daya ingat anak dipengaruhi oleh tingkat kecerdasan anak yang dapat dibentuk sejak dini. Semakin sering anak diberikan stimulasi pembelajaran maka daya ingatnya juga akan semakin berkembang.

  1. Anak Selalu Gagal Fokus?

Kemampuan anak dalam memusatkan perhatian selalu terganggu merupakan hambatan perkembangan anak yang harus segera dicari penyebabnya. Langkah sederhana yang bisa dilakukan yakni selalu mengingatkan anak untuk memperhatikan apa yang ingin kita sampaikan kepadanya.

  1. Kemampuan Memecahkan Masalah

Baik masalah teori pembelajaran ataupun masalah sosial, sudah seharusnya anak mampu menemukan penyelesaiannya sesuai dengan porsinya. Didikan dari orang tuanya akan membantu ia menciptakan sikap serta pola penyelesaian masalah oleh seorang anak.

  1. Kemampuan Berbahasa

Sebagai orang tua, tentunya anda merupakan tokoh utama yang akan menentukan bahasa anak serta kemampuannya dalam berkomunikasi dalam lingkungan sekitar.

  1. Interaksi Sosial Anak

Anak yang pemalu dan menarik diri dari pergaulan sangat rentan mempunyai perkembangan dibawah rata – rata  anak yang mempunyai kepekaan sosial tinggi. Baik secara komunikasi verbal maupun perilaku, seorang anak tetap harus belajar bagaimana melakukan interaksi sosial yang benar.

  1. Sulit Beradaptasi dengan Lingkungan Baru

Anak yang mengalami kesulitan dalam berbaur dilingkungan baru tentunya juga akan menemukan kesulitan lain seperti bingung dan merasa canggung terhadap lingkungannya. Padahal seorang anak dituntut selalu menemui lingkungan baru ketika berganti sekolah dasar hingga perguruan tinggi nantinya.

  1. Tingkat Emosional Anak

Tingkat emosional anak ini akan terbentuk dari interaksi orang – orang terdekat dimana si anak tinggal. Pola interaksi emosional didalam keluarga akan mempengaruhi juga interaksi anak dengan lingkungannya. Tekanan emosional pada anak seringkali terjadi akibat adanya penolakan bahkan kekerasan dari orangtuanya. By : Nurus Syarifatul ‘Aini

Share