Mengejutkan, Ternyata Ini Dia Rahasia Diadakannya Tes Psikologi Dalam Proses Rekrutmen Sebarkan!Tes Psikologi Dalam Proses Rekrutment – Bagi anda yang akan melamar pekerjaan, pastinya akan sangat akrab dengan yang namanya proses rekrutmen menggunakan tes psikologi atau psikotes. Psikotes yang digunakan untuk rekrutmen tentu saja beragam, dan tidak sama setiap perusahaan. Namun, pada intinya adalah tes psikotes memiliki tujuan utama untuk melihat gambaran diri anda secara cepat. Karena pada dasarnya, alat tes psikologi hanyalah sebagai instrumen dan alat bantu untuk melakukan proses asesmen. Hasil psikotes tentu saja bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti :

  1. Faktor individual, seperti fungsi kognitif
  2. Suasana hati
  3. Vitalitas tubuh
  4. Kondisi ruangan pengetesan
  5. Manajemen waktu
  6. Dan masih banyak lagi

Faktor-faktor tersebut lah yang banyak mempengaruhi hasil tes psikotes yang anda jalani. Inilah mengapa banyak yang merasa sering gagal dalam psikotes, karena mungkin ada faktor yang mempengaruhi tersebut.

Tujuan dari Tes Psikologi dalam Proses Rekrutment

Nah, lalu sebenarnya apa sih tujuan dari adanya tes psikologi alias tes psikotes diadakan dalam proses rekrutmen? Seberapa pentingkah psikotes dapat membantu proses rekrutmen? Berikut ini adalah sedikit gambaran mengenai pentingnya tes psikologi dalam proses rekrutmen :

  1. Membantu assessor melihat gambaran diri calon karyawan secara cepat

Alat tes psikologi pada dasarnya merupakan instrumen atau alat bantu, artinya, suatu alat tes psikologi haruslah mampu untuk mengukur dan memberikan gambaran secara cepat dari calon karyawan, tanpa perlu melakukan proses observasi yang panjang. Jadi, dengan adanya psikotes, aspek-aspek dalam diri seorang calon karyawan akan lebih mudah dianalisa, meskipun emmang tidak bersifat mutlak, alias tidak 100% tepat.

  1. Melihat konsistensi calon karyawan

Sebagai alat bantu yang memiliki output tertentu, alat tes psikologi dalam proses rekrutmen bisa membantu melihat konsistensi karyawan. Misalnya dalam alat tes A, sang calon karyawan memiliki hasil yang baik, namun hasilnya buruk untuk alat tes B. Hal ini akan menjadi bahan analisis untuk menentukan apakah seorang calon karyawan konsisten atau tidak.

  1. Mengukur aspek kepribadian calon karyawan

Kepribadian pastilah menjadi salah satu hal yang penting bagi calon karyawan untuk bekerja di perusahaan tertentu. Dengan menggunakan alat tes, akan tergambar kepribadian seseorang, dan juga akan terlihat bagaimana sikap calon karyawan tersebut di dalam organisasi. Hal ini dapat menjadi pertimbangan apakah kepribadian yang dimiliki calon karyawan nantinya akan cocok atau tidak dengan budaya organisasi dari perusahaan tersebut.

Itulah 3 tujuan utama dari pemberian alat tes psikologi dalam proses rekrutmen. Psikotes merupakan salah satu bagian penting dalam proses rekrutmen,  sehingga harus menjadi perhatian bagi anda calon karyawan yang akan melamar ke suatu perusahaan. By: Eduardus Pambudi