Mengatasi Kebiasaan Berbohong Yang Sudah Sangat Kronis

Mengatasi Kebiasaan Berbohong Yang Sudah Sangat Kronis

April 12, 2017 Off By admin

Mengatasi Kebiasaan Berbohong Yang Sudah Sangat KronisNama : Mrs kimmy
E-mail : via.axxx@gmail.com
Judul : Mengatasi Kebiasaan Berbohong Yang Sudah Sangat Kronis
Isi Konsultasi : Dear admin,, Saya seorang ibu rumah tangga dengan 3 orang putra…saya sudah 10 tahun berumah tangga.sepertinya kebiasaan berbohong saya ini sudah sangat mendarah daging…kenapa saya seperti ini awalnya saya hanya tidak ingin menimbulkan masalah.. saya ingin semuanya tenang dan baik baik saja…awalnya saya punya prinsip biarlah berbohong demi kebaikan…namun semakin kesini saya semakin sulit untuk berkata jujur bahkan pada suami dan diri sendiri.. terus terang saya takut berkata jujur dan sangat tidak bisa. misalkan tentang masalah keuangan.. saya selalu berkata semuanya baik baik saja padahal sebenarnya nya minus bahkan saya sampai mencari solusi sendiri dengan meminjam kepada teman atau saudara tanpa sepengetahuan suami…sampai suatu saat suami mengetahui semuanya dan dia bilang benci dengan sifat bohong saya ini…entah mengapa begitu sulit untuk bicara jujur apa karena saya tidak siap untuk menerima reaksi dari bicara jujur tsb. sampai suami saya berkata bahwa dia sudah kehilangan kepercayaan kepada saya…admin sekali lagi saya tidak berbuat hal yg membahayakan rumah tangga seperti selingkuh dan lain lain…masalah ini hanya murni masalah keuangan yg selalu saya berbohong. betapa sakitnya  admin jikalau suami sendiri sudah tidak mempercayai saya…padahal semua yg saya lakukan demi keutuhan rumah tangga saya berusaha untuk menyelesaikan setiap masalah tanpa sepengetahuan suami karena saya tidak ingin menambahkan beban padanya..namun kenyataannya yg saya lakukan ini salah di mata suami…jadi admin…apa yg harus saya lakukan untuk memperbaiki perilaku buruk saya…karena saya sendiri pun sulit memaafkan diri sendiri dan selanjutnya langkah apa yg harus saya lakukan untuk memperbaiki kepercayaan suami. demikian lah keluhan saya ini semoga penjelasan ini cukup lengkap untuk mendapatkan jawaban. Terimakasih

Jawaban

Mengatasi Kebiasaan Berbohong – Hai Mrs. Kimmy, bagaimana kabarnya? Semoga baik dan sehat selalu yah.

Mungkin kejadian yang anda ceritakan bukan fokus ke berbohong nya, namun lebih kepada takut untuk membicarakan sesuatu dengan pasangan (dalam hal ini adalah suami anda). Jadi, apa yang anda anggap sebagai “berbohong” sebenarnya hanyalah sebuah rasa takut, cemas, atau mungkin tidak mau untuk membicarakannya dengan suami anda. Hal ini bisa terjadi karena kemungkinan komunikasi antara anda dan suami anda berjalan kurang baik. Namun demikian, hal ini baru sekedar asumsi, karena kalau dilihat dari cara anda menutupi masalah keuangan adalah lebih kepada tidak mau membicarakannya dengan suami anda.

Lalu, apa yang harus dilakukan? Pertama-tama, cobalah meminta maaf terlebih dahulu dengan suami anda atas segala hal yang telah terjadi. Suami anda adalah orang yang paling dekat dan paling mengenal anda untuk saat ini, jadi berpikir positiflah dan yakin bahwa suami anda akan menerima dan mendengarkan anda. Setelah itu, anda mungkin bisa mencoba untuk melatih skill komunikasi anda, dan mungkin sedikit melatih keberanian anda untuk mengungkapkan apa yang terjadi, dan apa yang anda rasakan kepada suami anda.

Caranya? Sebenarnya cukup mudah, anda hanya perlu fokus pada masa depan yang positif. Yakinlah bahwa ketika anda mampu mengkomunikasikan masalah yang anda alami dengan baik, maka semua masalah pasti juga akan terselesaikan dengan baik. Jangan berpikir jelek atau negatif terlebih dahulu, cukup lakukan saja. Jangan mencap diri anda sebagai pembohong, karena apabila anda terus-terusan mencap dan men-judge diri anda sebagai pembohong, anda tidak akan pernah berjalan maju. Tanamkan di dalam diri anda, “Saya bisa, Saya Mampu untuk membicarakan masalah ini dengan suami saya” “tidak ada hal yang tidak mungkin” “ Hal yang dikomunikasikan dengan baik, pasti akan berakhir dengan baik pula”.

Singkat kata, kemungkinan terbesar dari masalah yang anda alami mungkin hanyalah sebatas masalah komunikasi. Selamat mencoba, dan semoga berhasil. Psikologi Mania