Cara Mendidik Anak Dalam Islam Untuk Para BundaCara Mendidik anak dalam islam – Sebuah pernikahan sudah tentu menginginkan hadirnya seorang anak sebagai penerus generasi mereka. Dalam islam, anak diibaratkan sebagai sebuah investasi besar untuk mendapatkan tiket masuk ke surga. Betapa tidak, karena ketika manusia meningga nantinya, yang akan dijadikannya bekal salah satunya adalah anak yang shalih-shalihah. Untuk itulah maka perlu kita mempelajari dan memahami bagaimana sebenarnya mendidik anak dalam islam.

Ada banyak sekali panduan-panduan untuk mendidik anak, mulai dari kitab-kitab gubahan para ulama terkenal hingga buku-buku cara mendidik anak. Untuk mempermudah maka beikut ini cara mendidik anak dalam islam yang diambil dari berbagai sumber, mulai dari internet hingga buku tentang parenting.

  1. Selektif memilih pasangan

Untuk mendapatkan anak yang pandai tentulah berawal dari mencari bibit unggul, begitu pula dengan mendapatkan anak yang shalih dan shalihah. Maka sangat perlu untuk diperhatikan bagaimana seorang calon istri. Karena ibu adalah madrasah utama dari anak, percaya atau tidak memang lebih pintar seorang ibu mendidik anak daripada seorang ayah. Karena seorang ibu biasanya lebih banyak mengeleuarkan kosa kata dalam sehari atau dengan kata lain wanita lebih cerewet. Namun perlu digaris bawahi bahwa cerewet dalam hal positif.

  1. Selalu Berdoa dikaruniakan Anak Yang Shalih

Rasulallah Saw mengajarkan kita untuk berdoa agar diberikan anak keturunan yang shalh dan shalihah, karena hanya berusaha saja tidak cukup. Maka untuk mlengkapi usaha tersebut dengan doa, dengan begitu kita tinggal menunggu bagaimana keputusan Allah Swt nantinya.

  1. Memberikan nama yang baik

Ada yang pernah bilang “apalah arti sebuah nama”, namun tidak demikian dalam islam. Karena dalam islam sebuah nama adalah wujud dari sebuah doa, harapan atau impian dari orang tua. Oelh karenanya, berikanlah anak nama yang baik arti dan maknanya.

  1. Berikan contoh yang baik pada anak

Jika kita tidak ingin anak kita nantinya berkata sembarangan, maka jangan berikan contoh yang demikian. Seperti kata pepatah lama bahwa buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya, dimana yang dimaksudkan adalah sifat dan tingkah anak tidak akan jauh dari bagaimana tingkah orang tuanya. Ajarkan anak kebiasaan baik seperti bersalaman atau mengucapkan salam ketika bertemu dengan teman, kerabat atau kebiasaan baik lainnya. Hal ini bertujuan sebagai tameng sikap dan sifat anak nantinya ketika benar-benar sudah tumbuh menjadi seorang yang dewasa.

  1. Memilihkan pendidikan yang baik untuk anak

Kebanyakan orang tua tidak terlalu mementingkan bagaimana pendidikan anaknya, mereka merasa cukup hanya dengan mempercayakan pendidikan pada instansi. Sebenarnya hal ini keliru, karena sebagiab besar waktu anak dihabiskan dirumah bersama orang tua. Kalau memang harus mempercayakan pendidikan anak, maka percayakan pada didikan pondok.

  1. Cobalah untuk lebih dekat dengan anak

Cara yang satu ini adalah untuk menghindari kebiasaan buruk yang diperoleh anak dari luar. Dengan demikian, tidak terlalu sulit untuk kita memperbaiki keadaan anak.

Demikian sedikit artikel mengenai bagaimana cara mendidik anak dalam islam, semoga bermanfaat dan bisa diterapkan. Semakin baik cara mendidik anak dalam islam adalah saat kedua orang tuanya juga turut serta memberikan contoh terbaik bagi sang anak. by: Nurus Syarifatul ‘Aini