Mencari Jalan Keluar Perselisihan KeluargaNama : 22QL
E-mail : meisyacute30@yahoo.com
Judul : masalah rumah tangga
Isi Konsultasi : pagi dok..saya pengen cerita dan mnta sosuli nya. gini dok sya sudah menikah 4 tahun dn mempunyai 1 orng anak berusia 21buan permaslahan nya, mren suami saya dan paman saya bertengkar mslh kecil paman saya mau bli rokok tp suami saya bilang kalau tokoh nya tutup n paman saya lansung marah dan mau memukul suami saya, kondisi paman saya tuli, dan emng setiap tgl muda dia selalu marah sama saya n nenek saya pun sering mrh tp saya gak gambil pusing krna dia agak kurang seht gituu..nah gr2 mslh mren suami saya udh satu minggu gak plng kerumah dn lbh memilih plang kerumah ortua nya. saya sudah coba menjemput dia meminta pulang tp dia gak mau pulang jga, jdi saya binggung mau mntk tolong sama siap mertua saya sdh mengetahui hal ini tp dia gak ada tanggapan n ketegasan pda suami saya supaya suami saya pulang kerumah saya..kl mslh saya ikut sama suami gak bsa krna nenek sudah tua dan saya mau merwt dia sampai ajal nya. jdi mohon bantuan dn solusi nya dok. Jalan Keluar Perselisihan Keluarga

Jawaban: Trimakasih sebelumnya, Untuk mba mungkin saya bisa merasakan bagaimana bingungnya menentukan pilihan. Disatu sisi anda merasa memiliki tanggung jawab untuk merawat nenek anda hingga ajalnya nanti , namun di satu sisi ada sosok suami yang memang anda cintai dan kewajiban seorang istri untuk taat ada suaminya.

Sebenarnya kondisi tersebut ada baiknya untuk dilakukan komunikasi lebih lanjut lagi. Dalam proses komunikasi penting untuk di hadirkan semua pihak atau minimal orang yang memang menurut mba dan yang lainnya menjadi sosok yang di hormati semua kalangan.

Setelah hal tesebut dilakukan dalam upaya untuk mencari Jalan Keluar Perselisihan Keluarga, ada baiknya untuk mempertimbangkan beberapa pilihan yang tepat menurut kata hati mba. Carilah beberapa resiko terkecil yang dapat terjadi. Misalnya saja dengan mempertimbangkan dampak baik buruknya jika memilih salah satunya. Contohnya jika mba ikut dengan nenek apa yang akan terjadi sebeberapa parahkah dampak tersebut pada diri anda, anak, suami, dan khususnya keluarga anda nantinya. Permasalahan ketaatan pada suami mungkin menurut pandangan agama tentu sudah jelas dimana ketaatan tersebut di berikan selain pada sang pencipta.

Setelah di pertimbangkan matang-matang kira-kira mba lebih condong ke arah yang mana. Diskusikan lagi dengan orang-orang yang menurut anda bijaksana dan dapat mempertemukan kedua belah pihak antara anda dan pihak-pihak yang terlibat dalam permasalahan seperti yang anda ceritakan.

Jika pilihan untuk tinggal bersama nenek dirasa berat di pihak suami, namun anda merasa keberatan untuk tinggal bersama suami di rumah orang tuanya karena rasa tanggung jawab anda pada nenek yang sudah dirasa tua, maka anda dapat mengambil jalan tengah untuk mencari kontrakan dengan membawa nenek anda. Namun jika hal tersebut lebih berat ke paman anda yang mohon maaf “tuli” tersebut dapat di lakukan mekanisme anda mencari kontrakan yang lebih dekat dengan rumah nenek anda, sehingga anda dapat tetap memantau kondisi nenek anda.

Yang perlu di yakini adalah bahwa, kebahagiaan dan kelangsungan rumah tangga harus tetap diperhatikan, dan yang paling penting adalah dampak terhadap perkembangan buah hati anda. Karena ia belum memahami permasalahan yang ada.

Psikologi Mania