Membongkar Rahasia Gangguan Psikopat Dari Seseorang Gangguan psikopat – Bagi anda penggemar Batman, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah psikopat bernama Joker bukan? Diceritakan bahwa Joker adalah seorang Psikopat, pangeran kejahatan di Gotham City. Sebenarnya, psikopat itu seperti apa, dan apa benar psikopat itu sama seperti yang ditunjukkan di dalam film-film?

Psikopat sendiri sebenarnya merupakan istilah yang umum digunakan dan dilabelkan kepada orang-orang yang memiliki suatu sikap dan perilaku yang menyimpang dari nilai dan norma. Pendeknya, psikopat adalah orang jahat yang akan melakukan apapun untuk melakukan suatu perbuatan yang menyimpang dari norma, nilai dan juga hukum yang berlaku dimanapun itu. Psikopat memang sudah jarang digunakan di dalam istilah psikologi, karena saat ini psikopat sudah diperhalus bahasanya menjadi perilaku antisosial.

Poin utama dari psikopat adalah selalu melakukan kejahatan atau melawan dan melanggar nilai dan norma hukum, sosial ataupun adat secara teratur dan sering dilakukan tanpa adanya rasa bersalah atau penyesalan sama sekali. Meskipun banyak orang mengkonotasikan psikopat sebagai pembunuh keji, namun sebenarnya semua perbuatan kriminal yang dilakukan secara sengaja dan tanpa adanya rasa penyesalan apapun, bisa dikategorikan sebagai seorang psikopat.

Beberapa tipe orang yang memiliki Gangguan psikopat biasanya akan sangat mudah melakukan beberapa hal di bawah ini, seperti :

  1. Pembunuhan kejam, seringkali disebut pembunuh berdarah dingin
  2. Membunuh tanpa adanya suruhan, atau membunuh secara brutal
  3. Sangat mudah berbohong, dan sangat meyakinkan dalam membeberkan kebihingan
  4. Selalu tenang dan terlihat sangat santai saat melakukan suatu tindakan melawan hukum, seperti pembunuhan, berbohong, atau melakukan perusakan properti orang lain
  5. Tidak peduli dengan keselamatan dirinya sendiri, seperti misalnya mengemudi dalam keadaan mabuk, melawan arus lalu lintas, dan sebagainya

Poin utama dari perilaku psikopat adalah, perilaku tersebut selain melawan hukum, dan tanpa adanya rasa bersalah, juga dilakukan dalam waktu yang sering, dan berulang kali. Meskipun sudah tertangkap dan dipenjara sekalipun, perilaku psikopat ini akan muncul kembali, dan biasanya seorang psikopat akan sangat akrab dengan yang namanya pihak berwajib seperti polisi dan pihak keamanan.

Psikopat juga seringkali menyebabkan munculnya keresahan dan ketidaknyamanan di dalam lingkungan masyarakat. Akan selalu muncul suatu masalah, baik kecil, maupun besar di lingkungan sekitar psikopat.

Apakah Gangguan Psikopat Itu Berbahaya?

Secara teknis, tentu saja orang yang psikopat sangat berbahaya, karena kita sendiri pun akan sulit melihat apakah dia berbicara jujur atau tidak. Kita juga seringkali tidak tahu kapan dia akan melakukan tindakan yang melawan hukum. Salah satu hal yang harus anda lakukan ketika anda sedang berinteraksi atau menjalin suatu hubungan dengan psikopat adalah waspada. Anda tidak akan tahu kapan mereka akan melakukan manipulasi atau memberikan kebohongan, karena mereka cenderung memiliki sikap yang menghasut dan manipulatif.

Mendeteksi Seseorang Adalah Psikopat

Menurut Clarek yang juga merupakan seorang penulis buku The Pcket Psycho yang mana buku tersebut berisikan panduan bagaimana melindungi diri dari seorang psikopat  menyatakan bahwa, psikopat laki – laki maupun perempuan banyak di sekitar lingkup tempat kerja.

Para psikopat ini juga bersembunyi melalui berbohong, memanipulasi, mencurangi, mencuri, menghancurkan dan rekan kerja. Semuanya ini dilakukan tanpa adanya rasa bersalah hingga penyesalan. Lebih dalam lagi, ia pun menilai, mereka yang disebut organisasional psikpat tumbuh subur di dunia bisnis. Hal tersebut dikarenakan dalam dunia bisnis praktek kezaliman dan nafsu menguasai keuntungan tumbuh subur.

Selain itu ambisi dan juga ketermpilan dalam memimpin adalah beberapa bagian dari persaingan saling menjatuhkan di ranah dunia bisnis demi mendapatkan penghargaan lebih lewat jalur promosi jabatan, bonus, dan juga kenaikan upah.

Psikopat yang berada di tempat kerja, dapat melakukan segala macam upaya demi mendapatkan kekuasaan, status dan juga upah yang mereka inginkan. “mereka berpikir seperti halnya para psikopat beraliran kriminal. Yang menjadi pembeda antara psikopat kriminal dan organisasional adalah penghancuran korban secara fisik yang menjadi ciri psikopat kriminal, sedangkan psikopat organisasional di tempat kerja menghancurkan korbannya lewat psikologisnya.

Ciri Umum Dari Gangguan Psikopat

  1. Di awal ia akan menampilkan sebuah sikap yang sangat menarik, cenderung di buat – buat, mempesona, dan juga menebarkan sikap hangat. Hal inilah yang membuat orang mudah dengan sendirinya percaya dan kepercayaan tersebut yang akhirnya mencelakai atau menipu par korbannya.
  2. Beranggapan dirinya yang paling penting dan juga harus diistimewakan. Mereka beranggapan bahwa berciri khas egois, pokoknya milik saya, untuk saya dan lain sebagainya.
  3. Sering pula mereka para psikopat memperlihatkan perlakuan yang sangat implusif (meledak – ledak), yang mana mereka sulit untuk menunda dan juga mengendalikan emosi. Kalaupun mereka memiliki keinginan maka harus sekarang juga harus terturuti, jika tidak mereka akan marah ataupun mengamuk.
  4. Mereka memiliki hubungan pertemanan ataupun hubungan sosial yang sangat singkat, sering kali mereka bergonta – ganti pasangan asmara atau pekerjaan.
  5. Seringkali Berbohong dan menipu, hingga mengkhianati.
  6. Kurang bertanggung jawab atas apa yang mereka telah perbuat, berai untuk mengambil keputusan berisiko dan tak dapat belajar dari pengalaman, yang mana kesalahan selalu diulang terus menerus, meskipun mereka telah diberikan peringatan ataupun hukuman.
  7. Mereka kurang mampu untuk merasakan perasaan yang dialami oleh orang lain, mereka tak peduli orang lain merasakan penderitaan.
  8. Cenderung untuk selalu menyalahkan orang lain daripada kesalahan yang telah dilakukannya.

Cara Mendiagnosis Seorang Psikopat

  1. Mencocokkan kepribadian pasien dengan kriteria para psikopat di dalam panduan psikologi
  2. Memeriksa kesehatan otak dan juga tubuh melalui pemindaian menggunakan sebuah alat yang disebut dengan MRI, elektroensefalogram, dan juga pemeriksaan secara bertahap. Hal ini adalah upaya yang dilakukan demi keakurasian hasil. Hal ini juga dilakukan karena menurut sebuah penelitian gambar, yang mana hasil PET (positron emission tomography) yaitu perbandingan orang yang normal, dengan para pembunuh spontan, dan juga pembunuh terencana berdarah dingin telah menunjukkan hasi perbedaan aktivitas otak di sebelah bagian prefrontal cortex yang rendah. Bagian otak seperti di lobus frontal dipercayai sebagai bagian dalam membentuk kepribadian.
  3. Melakukan wawancara dengan menggunakan DSM IV yang dianggap berhasil dalam menentukan kepribadian antisosial.
  4. Melakukan erhatian gejala – gejala dari pasien. Biasanya hal tersebut telah terjadi semenjak usia 15 tahun. Mereka telah menunjukkan gejala – gejala dari gangguan kejiwaan.
  5. Melakukan psikotes. Biasanya mereka para psikopat cenderung memiliki IQ tinggi.

Cara Melindungi Diri Dari Para Orang yang Memiliki Gangguan Psikopat

  1. Memperhatikan beberapa gejala – gejala psikopat pada diri seseorang
  2. Selalu membawa barang – barang pelindung diri, seperti semprotan cabe
  3. Berpergianlah dengan rekan yang anda percayai
  4. Jika pun harus sendirian, maka sebaiknya anda melewati tempat keramaian
  5. Simpat nomer darurat
  6. Berlatihlah beladiri untuk melindungi diri
  7. Selalu berbuat baik pada sesama

Meski demikian, psikopat pun tetap harus memiliki kesempatan yang sama di bidang sosial. Karena itu, apabila anda mengetahui siapapun yang memiliki kecenderungan psikopat, ada baiknya anda membawa mereka ke tempat pembinaan, agar perilaku psikopat tersebut paling tidak bisa direduksi kemunculannya. Psikologi Mania